Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Surat Presiden Persebaya Surabaya, Pastikan Berhenti Kejar Andik Vermansah

Presiden klub Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, mengeluarkan surat terbuka. Ini berkaitan dengan rencana merekrut Andik Vermansah.
Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 22 Januari 2018
Surat Presiden Persebaya Surabaya, Pastikan Berhenti Kejar Andik Vermansah
Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda. (persebaya.id)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Presiden klub Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, mengeluarkan surat terbuka. Ini berkaitan dengan rencana merekrut Andik Vermansah.

Lewat surat terbukanya, Azrul Ananda, menyatakan sikap, yakni tak lagi mengharapkan bergabungnya Andik Vermansah. Sikap itu sekaligus mengakhiri keinginan awal tim, harapan besar sejumlah penggemar, dan keinginan Andik Vermansah sendiri.

Azrul Ananda juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan sejumlah langkah sebelum keputusan tersebut dibuat. Lewat surat ini, ia juga ingin pendukung Persebaya Surabaya bisa memahami.

Berikut Surat Terbuka Azrul Ananda:

Kepada semua pihak yang mencintai Persebaya,

Sebagai presiden klub Persebaya, tugas saya yang utama adalah memastikan kelangsungan hidup tim, membuat program dan perencanaan untuk pengembangan masa depan tim yang sustainable, sekaligus mengejar prestasi terbaik.

Mengelola tim ini sama dengan mengelola berbagai perusahaan, bahwa kita harus siap mengambil risiko dan membuat keputusan-keputusan yang tidak populer. Tidak ada satu individual atau satu pihak yang lebih besar dari tim/perusahaan secara keseluruhan.

Dan itu termasuk mengenai pemain.

Karena itu, demi kepentingan tim yang lebih besar, untuk 2018 ini saya memutuskan untuk tidak lagi mengharapkan bergabungnya Sdr. Andik Vermansyah di Persebaya. Walau pun itu sebenarnya merupakan keinginan awal tim, harapan besar sejumlah penggemar, dan keinginan Sdr. Andik sendiri.

Kami sudah berkomunikasi dengan pihak Sdr. Andik sejak lama, walau tidak pernah mempublikasikan atau menunjukkannya secara publik. Belakangan, ketika ada tanda-tanda komplikasi, saya sebagai presiden klub berkomunikasi langsung dengan Sdr. Andik.

Via pesan teks, pihak Sdr. Andik selalu menekankan soal angka. Bagi kami itu wajar. Ini olahraga profesional. Tapi seandainya angka itu bukan masalah bagi kami, tetap ada hal-hal lain yang harus dibicarakan. Ini bicara soal tim, dan rencana masa depan tim. Bukan soal satu orang, dan rencana satu orang tersebut.

Cara terbaik untuk membahasnya adalah dengan bertemu langsung, berbicara baik-baik, dan merancang apa yang terbaik untuk bersama. Bukan hanya untuk satu tahun.

Bulan Desember lalu, kami sudah mengajak bertemu. Tapi pihak Sdr. Andik membatalkan pertemuan tersebut. Belakangan, pihak Sdr. Andik memutuskan untuk berbicara langsung dengan kami, tidak lagi menggunakan agen.

Pada 17 Januari lalu, untuk membicarakan segalanya segala tuntas, kami mengundang Sdr. Andik untuk bertemu bersama saya, manajer tim, serta tim pelatih. Dengan demikian kita bisa tuntas membahas semua perencanaan untuk kebaikan bersama. Bukan hanya soal angka. Bukan hanya untuk satu tahun.

Pihak Sdr. Andik lantas membatalkan pertemuan, dengan alasan sudah telanjur janji dengan pihak dari Malaysia.

Pada 18 Januari, kami kembali bertukar pesan teks. Pihak Sdr. Andik kembali menegaskan soal angka. Apakah kami bersedia atau tidak, dan supaya kami tidak memaksakan kalau memang tidak bersedia.

Saya sampaikan lagi, bahwa tentu saya tidak akan memaksakan diri untuk memenuhi permintaan Sdr. Andik. Dan saya tegaskan bahwa kami memikirkan Persebaya bukan hanya untuk satu tahun. Bagaimana pun tetap yang terbaik adalah duduk bersama. Yaitu Sdr. Andik bersama saya, manajer tim, dan pelatih.

Setelah itu tidak ada balasan sama sekali kepada saya.

Saya pun jadi bertanya, kenapa tidak mau duduk bersama berdiskusi tentang tim? Kenapa hanya soal angka yang untuk setahun? Dan saya harus menegaskan terus kepada semua pihak, bahwa tim ini tidak untuk satu tahun, tidak untuk satu orang.

Kalau saya biarkan ini berlarut-larut, maka ini tidak akan fair kepada tim. Khususnya kepada para pemain yang sekarang sudah berada di Persebaya, yang sudah tampil habis-habisan demi kebaikan tim. Apalagi mereka yang tahun lalu ikut berjuang meloloskan Persebaya kembali ke Liga 1.

Tim ini bak sebuah kereta yang sudah berjalan, dan siap berlari kencang. Dan kereta tidak akan berhenti hanya untuk satu orang.

Persebaya lebih besar dari kita semua. Selama ini kita semua, baik di internal tim dan para suporter, telah berupaya keras untuk memastikan Persebaya eksis dan berjaya dari ancaman pihak-pihak luar yang tidak menginginkan Persebaya sukses.

Tapi ketika tim sudah memasuki era membangun, maka sekarang kita tidak boleh lengah dari ancaman yang lain. Yaitu ancaman dari kita sendiri, atau dari lingkungan di sekitar kita sendiri.

Saya percaya ini semua adalah proses menuju lebih baik. Harus dingin, tidak emosional dalam menanggapi segala hal.

Saya percaya Persebaya bisa menjadi tim yang paling maju di Indonesia. Dan saya yakin Persebaya sudah berada di jalur yang benar, siap melaju kencang.

Kalau Anda memang tulus mencintai dan mendukung Persebaya, saya yakin Anda bisa memahami keputusan ini, dan ikut membantu menciptakan aura positif dan asyik bagi semua pihak yang ingin mendukung kemajuan Persebaya.

Salam satu nyali!

Azrul Ananda

Presiden Klub Persebaya

Persebaya surabaya Andik Vermansah

Berita Terkait

Liga Indonesia
Persib Bertabur Bintang, Persebaya Pilih Pemain Kaya Pengalaman
Persib borong pemain bintang, tetapi Persebaya memilih strategi berbeda. Pengalaman Walber Mota menjadi senjata Bajol Ijo musim depan.
Arief Hadi - Sabtu, 11 Juli 2026
Persib Bertabur Bintang, Persebaya Pilih Pemain Kaya Pengalaman
Liga Indonesia
Francisco Rivera Bawa Energi Piala Dunia ke Persebaya Surabaya
Kapten Persebaya Surabaya, Francisco Rivera, mengaku membawa mentalitas yang didapat saat menyaksikan Piala Dunia 2026 bersama Meksiko. Simak tekadnya membawa Bajul Ijo meraih gelar pada musim Super League 2026/27.
Johan Kristiandi - Jumat, 10 Juli 2026
Francisco Rivera Bawa Energi Piala Dunia ke Persebaya Surabaya
Liga Indonesia
Andie Peci Pentolan Bonek dan Tokoh Penyelamat Persebaya Tutup Usia
Andie Peci meninggal dunia pada usia 60 tahun di Surabaya. Pentolan Bonek dan tokoh penyelamat Persebaya itu juga dikenal memperjuangkan keadilan Tragedi Kanjuruhan.
Rizqi Ariandi - Jumat, 10 Juli 2026
Andie Peci Pentolan Bonek dan Tokoh Penyelamat Persebaya Tutup Usia
Liga Indonesia
Persebaya Umumkan Skuad Sementara, Siap Sambut Musim 2026/2027 dengan Kekuatan Baru dan Dukungan Sports Science
Persebaya Surabaya resmi memperkenalkan 31 pemain yang akan menjadi bagian dari skuad musim 2026/2027.
Yusuf Abdillah - Rabu, 08 Juli 2026
Persebaya Umumkan Skuad Sementara, Siap Sambut Musim 2026/2027 dengan Kekuatan Baru dan Dukungan Sports Science
Liga Indonesia
Pamit dari Dewa United Banten FC, Alex Martins Gabung Persebaya
Alex Martins resmi berpisah dengan Dewa United usai tiga musim penuh gol. Top skor Liga 1 2024/2025 itu kini diperkenalkan sebagai striker anyar Persebaya.
Rizqi Ariandi - Rabu, 08 Juli 2026
Pamit dari Dewa United Banten FC, Alex Martins Gabung Persebaya
Liga Indonesia
Persib, Persebaya, hingga Persija Ditantang Erick Thohir
Erick Thohir menantang Persija, Persib, Persebaya, Arema FC, dan PSMS Medan merebut gelar Piala Presiden 2026 dari juara bertahan Port FC.
Rizqi Ariandi - Selasa, 07 Juli 2026
Persib, Persebaya, hingga Persija Ditantang Erick Thohir
Liga Indonesia
Erick Thohir Ungkap Alasan Oxford United Tak Diundang ke Piala Presiden 2026
Erick Thohir mengungkap alasan Oxford United tidak diundang ke Piala Presiden 2026. Persija Jakarta dan PSMS Medan dipilih, sementara Persib dan Persebaya menjadi tuan rumah.
Rizqi Ariandi - Senin, 06 Juli 2026
Erick Thohir Ungkap Alasan Oxford United Tak Diundang ke Piala Presiden 2026
Liga Indonesia
Persib dan Persebaya Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Juara Dapat Rp6 Miliar
Piala Presiden 2026 berlangsung 25 Juli-6 Agustus. Persib Bandung dan Persebaya Surabaya menjadi tuan rumah, dengan hadiah juara mencapai Rp6 miliar.
Rizqi Ariandi - Senin, 06 Juli 2026
Persib dan Persebaya Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Juara Dapat Rp6 Miliar
Piala Dunia
Gelandang Persebaya Surabaya Turut Menikmati Kiprah Meksiko di Piala Dunia 2026
Gelandang Persebaya, Francisco Rivera, berharap Meksiko terus melaju di Piala Dunia 2026. Ia bangga dengan performa El Tri yang belum kebobolan.
Arief Hadi - Minggu, 05 Juli 2026
Gelandang Persebaya Surabaya Turut Menikmati Kiprah Meksiko di Piala Dunia 2026
Liga Indonesia
Tekad Arief Catur Usai Teken Kontrak Baru: Bawa Persebaya Surabaya Juara Super League
Arief Catur resmi memperpanjang kontrak empat musim bersama Persebaya. Bek asal Mojokerto itu bertekad membawa Bajul Ijo menjuarai Super League.
Arief Hadi - Minggu, 05 Juli 2026
Tekad Arief Catur Usai Teken Kontrak Baru: Bawa Persebaya Surabaya Juara Super League
Bagikan