BolaSkor.com - Awal musim 2022-2023 tak berjalan mulus bagi juara bertahan Piala Liga dan Piala FA, Liverpool. Dirundung banyak cedera pemain, The Reds bermain inkonsisten di Premier League dan mengawali Liga Champions dengan kekalahan 1-4 lawan Napoli.
Banyak pertanyaan muncul untuk mencari tahu alasan atau faktor penurunan performa Liverpool itu, sebab skuad tak mengalami perubahan besar dibanding musim lalu dan tim sebelumnya juga bersaing kompetitif di empat kompetisi.
Pemain seperti Mohamed Salah, Virgil van Dijk, Alisson, Andy Robertson, Fabinho, masih ada di sana. Minus Sadio Mane (30 tahun) yang memilih pergi ke Bayern Munchen pada bursa transfer musim panas 2022.
Kepergian Mane itulah yang dinilai jadi salah satu faktor menurunnya ketajaman lini depan Liverpool. Mo Salah seperti kehilangan tandem idealnya di lini depan, meski masih ada Roberto Firmino, Luis Diaz, Diogo Jota, dan penyerang anyar Darwin Nunez.
Baca Juga:
Skuad Timnas Brasil: Tiga Pemain Arsenal Absen, Trio Manchester United Dipanggil
Manchester United Saling Sikut dengan Liverpool Rebutan Jude Bellingham
Hasil Pertandingan Liga Europa: Manchester United Dibungkam Real Sociedad, Arsenal Berjaya
Nunez yang dibeli mahal dari Benfica seyogyanya jadi pengganti langsung Mane, meski gaya main keduanya berbeda dan Nunez juga lebih banyak berperan sebagai penyerang tengah.
Tidak mudah menggantikan Mane yang sangat sukses di Liverpool selama enam tahun membela klub, terlebih dengan kualitasnya di sisi sayap permainan dan juga etos kerja yang bagus.
Mantan penyerang Liverpool, Dean Saunders, turut mengikuti perkembangan mantan klubnya itu. Menurutnya akan ideal bagi Liverpool jika merekrut striker Tottenham Hotspur, Son Heung-min, sebagai pengganti Mane.
"Ketika Mane meninggalkan Liverpool, saya pikir hanya ada beberapa pemain yang bisa menggantikannya, dan saya pikir Son akan menjadi penggantinya," kata Saunders kepada talkSPORT Breakfast.
Musim lalu Son mencetak 23 gol di Premier League dan memberikan sembilan assists, musim ini ia kesulitan melakukannya di Tottenham. Saunders menilai itu terjadi karena Son kesulitan bermain dengan cara main Antonio Conte di klub.
"Saya pikir Son menderita saat ini untuk Spurs, dan itu adalah hal serupa yang terjadi ketika saya berada di Blackburn," tambah Saunders.
"Kami memiliki Damian Duff, dia bermain di kiri dan mencetak 15 gol, dan pergi ke Chelsea di bawah Jose Mourinho, dan dia memintanya membantu membantu Ashley Cole dalam fase bertahan di sepanjang laga."