Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Soal Kegagalan Penalti Saka, Roy Keane Salahkan Pemain Senior Inggris

Roy Keane menyalahkan pemain senior Inggris yang membiarkan Bukayo Saka mengambil tendangan penalti.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 12 Juli 2021
Soal Kegagalan Penalti Saka, Roy Keane Salahkan Pemain Senior Inggris
Bukayo Saka dan Gareth Southgate (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Timnas Inggris kembali dihadapkan pada situasi drama adu penalti di final Piala Eropa 2020. Dalam situasi itu Three Lions kembali dihantui dengan bayang-bayang kegagalan penalti dari Piala Eropa 1996.

Italia yang menjadi lawan Inggris di final Piala Eropa 2020 di Wembley, Senin (12/07) dini hari WIB, mampu memaksakan pertandingan berlanjut ke babak tambahan dan adu penalti pada skor sama kuat 1-1 di waktu normal.

Leonardo Bonucci membalas gol Luke Shaw dan setelahnya tidak ada gol yang tercipta, meski Italia menguasai penguasaan bola 66 persen dan melepaskan 19 percobaan tendangan, enam tepat sasaran. Pertahanan kuat Inggris begitu sulit dilalui Italia.

Ketika dihadapkan pada situasi adu penalti dua dari penendang penalti Italia, Andrea Belotti dan Jorginho gagal mencetak gol. Akan tapi Inggris lebih parah lagi: tiga penendang gagal mencetak gol dan ketiganya baru dimainkan Gareth Southgate dari bangku cadangan.

Baca Juga:

Bintang Laga Inggris Vs Italia: Leonardo Bonucci, Benteng Kuat Pertahanan Azzurri

Inggris Gagal Juara Piala Eropa, Kane: Menang-Kalah Ditanggung Bersama

Inggris 1-1 Italia (2-3): Gli Azzurri Juara Piala Eropa 2020

Bukayo Saka

Mereka adalah Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka. Di antara mereka nama yang disebut terakhir menjadi sorotan, sebab Saka yang baru berusia 19 tahun menanggung beban satu negara ketika tekanan besar dihadapkan kepada pemain Arsenal tersebut.

Sepakan Saka mampu ditepis Gianluigi Donnarumma dan setelahnya ia menangis, kemudian dihibur oleh rekan setimnya, Southgate dan juga kapten Inggris Harry Kane.

"Anda harus mengangkat kepala Anda tinggi-tinggi. Ini adalah turnamen yang fantastis. Siapa pun bisa gagal mengeksekusi penalti. Kami menang bersama, kami kalah bersama," tegas Kane.

"Kami akan belajar dan tumbuh darinya. Para pemain akan tumbuh darinya dan itu akan memberi kami lebih termotivasi untuk Piala Dunia tahun depan."

Perdebatan Penalti Bukayo Saka

Pandit sepak bola, Roy Keane menyalahkan para pemain senior yang membiarkan Saka mengambil tendangan penalti kelima yang notabene senior, padahal dalam skuad Inggris ada yang lebih berpengalaman seperti Raheem Sterling, Jack Grealish, atau John Stones.

Harry Kane menghibur Bukayo Saka

"Jika Anda (Raheem) Sterling atau (Jack) Grealish, Anda tidak bisa duduk di sana dan meminta seorang anak muda (Saka) melakukan tendangan penalti di depan Anda, Anda tidak bisa begitu," kata Keane kepada ITV.

"Anda tidak bisa membiarkan seorang pemalu berusia 19 tahun naik di depan Anda. Mereka memiliki lebih banyak pengalaman, Sterling telah memenangkan trofi (dengan Manchester City), mereka harus berada di depan anak muda itu dan berdiri."

Sementara Gareth Southgate memberikan pembelaan mengenai pilihannya untuk eksekutor penalti Inggris.

"Saya memilih penendang penalti berdasarkan apa yang telah kami lakukan dalam latihan dan tidak ada yang sendirian. Kami telah menang bersama sebagai tim dan itu mutlak pada kami semua dalam hal tidak bisa memenangkan pertandingan malam ini," timpal Southgate.

"Tetapi dalam hal penalti, itu panggilan saya dan sepenuhnya ada pada saya (tanggung jawab Southgate)," tegasnya.

Meski begitu banyak juga yang memberikan pembelaan kepada Saka, menunjukkan keberaniannya dalam mengambil tendangan penalti di momen krusial.

"Sepak bola bisa jadi kejam. Tapi untuk karaktermu, keberanianmu, kami akan selalu bangga kepadamu dan tak sabar menantikanmu kembali kepada kami, Bukayo Saka," tutur Twitter resmi Arsenal.

"Saka, 19 tahun, maju mengambil penalti kelima. Pemain-pemain dengan pengalaman yang lebih hebat, bahkan mereka yang digantikan atau bermain, jelas tak bisa melakukannya. Keberanian besar. Kegagalan penalti itu tidak akan menghancurkannya," tutur jurnalis Sky Sports, Ben Grounds.

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini

Breaking News Timnas Inggris Piala eropa Piala Eropa 2020 Bukayo Saka

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Susunan Pemain Timor Leste vs Timnas Indonesia: Rizky Ridho Cadangan, Mitchell Baker Kembali Jadi Andalan
Simak susunan pemain Timor Leste vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. John Herdman merotasi skuad, Jordi Amat memimpin lini belakang menggantikan Rizky Ridho.
Rizqi Ariandi - Jumat, 31 Juli 2026
Susunan Pemain Timor Leste vs Timnas Indonesia: Rizky Ridho Cadangan, Mitchell Baker Kembali Jadi Andalan
Timnas
Pelatih Malaysia Akui Timnas Indonesia Tim Terkuat di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026
Tan Cheng Hoe mengakui Timnas Indonesia menjadi tim terkuat di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Singapura juga disebut berpotensi menjadi kuda hitam.
Rizqi Ariandi - Jumat, 31 Juli 2026
Pelatih Malaysia Akui Timnas Indonesia Tim Terkuat di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026
Inggris
Manchester United Jatuh Hati dengan Winger Juventus
Michael Carrick dikabarkan menginginkan Francisco Conceicao untuk memperkuat Manchester United. Juventus pun terancam kehilangan winger andalannya jika tawaran besar datang.
Johan Kristiandi - Jumat, 31 Juli 2026
Manchester United Jatuh Hati dengan Winger Juventus
E-sports
Jadwal dan Link Streaming ONIC vs Team Spirit di MSC MLBB 2026, Live Jumat (31/7)
Simak jadwal ONIC vs Team Spirit pada semifinal MSC MLBB 2026 yang berlangsung Jumat, 31 Juli 2026. Dapatkan link live streaming, jam tayang, serta peluang ONIC melaju ke grand final.
Johan Kristiandi - Jumat, 31 Juli 2026
Jadwal dan Link Streaming ONIC vs Team Spirit di MSC MLBB 2026, Live Jumat (31/7)
Italia
Marcus Rashford Tidak Menyimpan Dendam kepada Barcelona
Marcus Rashford resmi mengucapkan salam perpisahan kepada Barcelona setelah tak dipermanenkan. Simak pesan emosional Rashford, alasan Barca melepasnya, dan peluang bertahan di Manchester United.
Johan Kristiandi - Jumat, 31 Juli 2026
Marcus Rashford Tidak Menyimpan Dendam kepada Barcelona
Inggris
Daftar Pemain Indonesia All Stars Lawan Aston Villa di Jakarta: Ada Ezra Walian hingga Hokky Caraka
Simak daftar lengkap pemain Indonesia All Stars yang akan menghadapi Aston Villa di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Ezra Walian, Arkhan Kaka, Jordy Wehrmann, Hokky Caraka, hingga Brandon Scheunemann siap menantang The Villans.
Johan Kristiandi - Jumat, 31 Juli 2026
Daftar Pemain Indonesia All Stars Lawan Aston Villa di Jakarta: Ada Ezra Walian hingga Hokky Caraka
Timnas
Timor Leste Kebobolan 9 Gol, John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Kelewat Pede
John Herdman meminta Timnas Indonesia tidak meremehkan Timor Leste pada laga Grup A Piala AFF 2026. Fokus utama Skuad Garuda adalah meraih tiga poin.
Rizqi Ariandi - Jumat, 31 Juli 2026
Timor Leste Kebobolan 9 Gol, John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Kelewat Pede
Timnas
John Herdman Bikin Penasaran, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste Masih Dirahasiakan
John Herdman masih merahasiakan susunan pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi Timor Leste di Piala AFF 2026. Pelatih asal Inggris itu memberi sinyal rotasi, tetapi memastikan seluruh pemain fit kecuali Marselino Ferdinan.
Rizqi Ariandi - Jumat, 31 Juli 2026
John Herdman Bikin Penasaran, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste Masih Dirahasiakan
Prediksi
Prediksi dan Statistik Juventus vs Nice: Ujian Berat bagi Bianconeri
Prediksi Juventus vs Nice dalam laga uji coba pramusim 2026. Simak head to head, statistik, kondisi tim, prediksi susunan pemain, hingga perkiraan skor Juventus vs Nice.
Johan Kristiandi - Jumat, 31 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Juventus vs Nice: Ujian Berat bagi Bianconeri
Piala Dunia
FIFA Ngotot Jual Piala Dunia, UEFA Tegaskan Ogah Main di Seluruh Kompetisi
UEFA secara resmi menolak rencana FIFA menjual sebagian saham Piala Dunia kepada investor. Bahkan, federasi sepak bola Eropa itu mengancam memboikot seluruh kompetisi FIFA jika proposal tetap dijalankan.
Johan Kristiandi - Jumat, 31 Juli 2026
FIFA Ngotot Jual Piala Dunia, UEFA Tegaskan Ogah Main di Seluruh Kompetisi
Bagikan