Soal Kartu Merah, Pelatih Arema FC Berpikir Objektif
BolaSkor.com - Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, berbicara dengan cara objektif terkait kepemimpinan wasit dan juga kartu merah yang diterima pemain Arema FC dalam pertandingan melawan PSM Makassar di Stadion Pakansari Bogor, Minggu (5/9).
Kartu merah itu sebenarnya sangat mengejutkan dikeluarkan oleh Agus Fauzan Arifin. Namun, keputusan wasit DI Yogyakarta dipandang cukup tepat karena pelanggaran keras yang dilakukan Jayus Hariono terhadap Sutanto Tan.
Imbas keputusan itu, Arema FC mesti bermain dengan 10 orang sejak menit 3 alias 87 menit di lapangan. Tapi beruntungnya, tim Singo Edan sukses meraih satu angka dari hasil imbang 1-1 melawan PSM Makassar.
Baca Juga:
Imbang Lawan PSM dengan 10 Orang, Perjuangan Arema FC Luar Biasa
"Sebenarnya, saya tidak mau memberikan komentar apa pun untuk kepemimpinan wasit. Yang pasti, saya harus menghormati apa pun keputusannya," tutur Eduardo Almeida dalam konferensi pers secara virtual seusai pertandingan.
Meski demikian, ia memilih bicara lebih objektif terhadap kartu merah Jayus Hariono. Menurut Eduardo, gelandang mudanya itu sama sekali tidak berniat mencederai Sutanto Tan.
"Kalau dalam pandangan saya, permainan dengan determinasi tinggi menjadi penyebabnya. Itu sangat wajar, mengingat sudah sekian lama kami tidak merasakan atmosfer kompetisi," beber pelatih Arema FC asal Portugal itu.
"Permainan seperti itu lah yang kemudian tidak bisa menghindarkan pemain kedua tim dari berbagai pelanggaran. Sekali lagi, saya respek dengan keputusan wasit," imbuhnya. (Laporan Kontributor Bimaswara Dumugi/Malang)
Tengku Sufiyanto
17.720
Berita Terkait
Hadapi Putaran Kedua, Dewa United Banten FC Akan Datangkan Pemain Asing Baru
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Barcelona vs Alaves, Live Sebentar Lagi
Dewa United Banten FC Persembahkan Kemenangan untuk Founder dan Owner yang Berulang Tahun
Hasil Super League 2025/2026: Bungkam Persita Tangerang, Dewa United Banten FC Akhiri Paceklik Kemenangan
Mauricio Souza Tak Mau Bertemu Pemain Persija Dulu Usai Kalahkan PSIM di SUGBK
Persija Berharap Kembali ke JIS saat Jamu Bhayangkara FC
Pelatih Persija Sebut Rumput SUGBK Lebih Baik dari JIS
Terkesan dengan Atmosfer Jakmania dan Brajamusti di SUGBK, Pelatih PSIM Bandingkan dengan Fans Feyenoord hingga Besiktas
Jadi Top Skorer Persib di Kompetisi Asia, Andrew Jung Main Termotivasi
Merasa Seimbang dengan An Se-young, Putri KW Termotivasi Raih Peringkat 1 Dunia