Soal Bukayo Saka Jadi Eksekutor Kelima, Southgate Berpegang pada Data

Johan KristiandiJohan Kristiandi - Selasa, 13 Juli 2021
Soal Bukayo Saka Jadi Eksekutor Kelima, Southgate Berpegang pada Data
Bukayo Saka (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manajer tim nasional Inggris, Gareth Southgate, mendapatkan banyak kritik terkait pemilihan eksekutor penalti pada laga final Piala Eropa 2020 melawan Italia. Namun, menurut Daily Mail, keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan matang.

Impian Inggris meraih gelar Piala Eropa 2020 pupus. Menghadapi Italia di laga puncak, The Three Lions kalah dalam adu tendangan penalti.

Inggris sempat di atas angin setelah tendangan Andrea Belotti gagal menjadi gol. Namun, keadaan berbanding terbalik karena Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka mengalami kegagalan.

Baca Juga:

Southgate Masih Ingin Latih Timnas Inggris di Piala Dunia 2022

Gagal Juara, Mourinho Sindir Pemain Senior Inggris Termasuk Shaw

Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris, Rashford dan Sancho Dibela Alan Shearer

Bukayo Saka

Akibat kejadian itu, Southgate mendapatkan banyak kritik. Sang manajer dianggap keliru karena membiarkan pemain muda mengambil tendangan penalti.

Apalagi, sang manajer menempatkan Bukayo Saka sebagai penendang kelima. Padahal, eksekutor kelima memiliki tugas yang sangat menentukan.

Pertanyaan besar pun kembali mencuat karena Inggris memiliki eksekutor lainnya yang lebih dewasa. Satu di antaranya adalah Jack Grealish.

Meski demikian, ternyata keputusan Southgate dalam memilih urutan penendang penalti Inggris sudah dipikirkan secara matang. Southgate melalui asistennya, Steve Holland, mengambil data tingkat keberhasilan para pemain Inggris melakukan tendangan penalti pada saat latihan.

Hasilnya, Saka, Rashford, dan Sancho punya nilai yang lebih baik daripada sebagian besar pemain senior Inggris. Tak heran, Southgate memilih memasukkan Rashford dan Sancho sebelum adu tendangan penalti. Sayangnya, yang didapatkan adalah kegagalan.

Akibat kegagalan dalam adu tendangan penalti, Bukayo Saka, Marcus Rashford, dan Jadon Sancho mengalami pelecehan rasial. Tindakan tersebut disayangkan sejumlah pihak termasuk federasi sepak bola Inggris.

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini

Bukayo Saka Breaking News Timnas Inggris Piala Eropa 2020
Ditulis Oleh

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Posts

19.394

Berita Terkait

Piala Dunia
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Kevin De Bruyne tidak menutupi rasa frustrasi. Ia menilai timnya masih terlalu sering melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Piala Dunia
Roberto Martinez Bocorkan Faktor Penting di Balik Kebangkitan Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lionel Messi
Pelatih Portugal, Roberto Martinez, menilai persaingan antara Ronaldo dan para pemain terbaik dunia, khususnya Lionel Messi, telah memberikan dampak positif.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Roberto Martinez Bocorkan Faktor Penting di Balik Kebangkitan Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lionel Messi
Piala Dunia
Imbang Tanpa Gol Lawan Inggris, Pelatih Ghana Tuding Wasit VAR Ngopi
Carlos Queiroz menyindir petugas VAR usai Ghana bermain imbang tanpa gol melawan Inggris. Ia menilai timnya dirugikan karena penalti tak diberikan.
Arief Hadi - Rabu, 24 Juni 2026
Imbang Tanpa Gol Lawan Inggris, Pelatih Ghana Tuding Wasit VAR Ngopi
Prediksi
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Berikut adalah prediksi pertandingan krusial Grup C Piala Dunia 2026 antara Skotlandia vs Brasil, lengkap dengan kabar tim, statistik, dan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Prediksi
Superkomputer Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Akan Juara Grup
Superkomputer Opta menjagokan Brasil saat menghadapi Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026. Selecao memiliki peluang menang hampir 70 persen dan berpeluang besar mengunci tiket ke babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Akan Juara Grup
Piala Dunia
FIFA Pastikan Donald Trump Akan Hadir di Final dan Serahkan Trofi kepada Juara
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipastikan akan turut ambil bagian dalam seremoni penyerahan trofi kepada juara Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
FIFA Pastikan Donald Trump Akan Hadir di Final dan Serahkan Trofi kepada Juara
Klasemen
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Seluruh pertandingan matchday kedua fase grup Piala Dunia 2026 kini telah rampung. Persaingan menuju babak 32 besar semakin menarik. Berikut klasemen lengkap Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Piala Dunia
Ditanya soal Persaingan Pencetak Gol Terbanyak, Cristiano Ronaldo: 'Next Question!'
Cristiano Ronaldo tidak banyak berkomentar ketika ditanya mengenai persaingan gelar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Ditanya soal Persaingan Pencetak Gol Terbanyak, Cristiano Ronaldo: 'Next Question!'
Piala Dunia
Inggris Susah Bikin Gol, Thomas Tuchel Frustrasi
Thomas Tuchel, mengakui timnas Inggris kesulitan membongkar pertahanan rapat Ghana saat bermain imbang tanpa gol pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Inggris Susah Bikin Gol, Thomas Tuchel Frustrasi
Piala Dunia
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis Lawan Norwegia
Didier Deschamps akan absen saat Prancis melawan Norwegia usai ibunya meninggal dunia. Asisten pelatih Guy Stephan akan memimpin Les Bleus sementara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis Lawan Norwegia
Bagikan