Skenario Terburuk bagi Man City Terkait Hukuman UEFA

Risiko kerugian finansial hingga terdepak dari Premier League dihadapi Manchester City terkait hukuman UEFA.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 17 Februari 2020
Skenario Terburuk bagi Man City Terkait Hukuman UEFA
Pep Guardiola (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kabar Manchester City dihukum larangan tampil di kompetisi Eropa oleh UEFA menjadi topik utama di jagat sepak bola beberapa hari ini. Bagi City, mereka tentu harus bersiap dengan skenario terburuk yang bisa terjadi.

Pihak Manchester City sudah menyatakan akan mengajukan bading ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Seperti diketahui, apapun bisa terjadi di CAS, City bisa saja lepas dari hukuman atau pengurangan hukuman, hingga banding ditolak.

Baca Juga:

Ketika Kesetiaan Penggawa Manchester City Diuji

Rui Pinto, Sosok di Balik Hukuman Manchester City

Terbukti Langgar Aturan FFP, UEFA Larang Man City Tampil di Kompetisi Eropa Selama 2 Musim Beruntun

Banding ditolak tentu menjadi kabar yang tidak diinginkan City. Pasalnya dampaknya akan sangat besar. Yang paling dekat adalah nasib para pemain bintang dan tentu saja sang manajer Pep Guardiola.

Akan menjadi petaka besar bagi Man City jika mereka ditinggal Guardiola dan pemain-pemain andalan seperti Kevin De Bruyne, Sergio Aguero, dan Raheem Sterling. Meski para pemain dikabarkan tidak peduli dengan hukuman yang didapat, kemungkinan mereka hengkang terbuka lebar jika banding City ke CAS ditolak.

Sehubungan dengan pengajuan banding, CAS sejatinya memiliki kewenangan terbatas. Dengan kata lain tidak semua kasus bisa diajukan ke CAS. Selain itu, sebagai anggota ECA (European Club Association) City sudah menandatangani kesepakatan dengan UEFA yang menyatakan mereka tidak akan pergi ke pengadilan internasional untuk menyelesaikan perselisihan.


Kerugian Finansial

Pakar keuangan sepak bola Kieran Maguire seperti dilansir Sky Sports memaparkan seberapa besar dampak ekonomi yang ditanggung City jika tidak tampil di kompetisi Eropa selama dua musim.

"Sulit menghitung secara persis, tapi kami melihat minimal sekitar 100 juta pounds per tahun. Itu berdasarkan dari uang siaran dan hadiah."

"Tapi kemudian masih ada faktor lain seperti perjanjian komersial yang tergantung pada apakah City tampil di Liga Champions atau tidak. Angkanya bisa mencapai 200 juta pounds."

Maguire juga menjelaskan mengapa City sangat berisiko ditinggalkan pemain bintang mereka. "Banyak dari mereka yang memiliki klausul terkait penampilan di Liga Champions, dari penampilan hingga bonus gol."

Selanjutnya, City juga harus tetap taat kepada aturan FFP. Dengan kata lain mereka tidak bisa lagi "bermain-main" dengan aturan ini. Artinya, ke depan City tidak bisa lagi dengan mudah meminta suntikan dana kepada pemilik klub.


Di Premier League

Selain hukuman dari UEFA, Manchester City juga kemungkinan akan mendapatkan sanksi domestik. Muncul kabar yang menyebut City bisa kehilangan gelar juara Premier League.

Hal itu terjadi jika penyelidikan terpisah yang dilakukan Premier League menetapkan bahwa City juga melanggar aturan keuangan. Untuk kasus ini City akan mendapatkan pengurangan poin pada musim tersebut yang artinya mereka akan kehilangan titel juara.

Selain pemotongan poin dan kehilangan titel juara, City juga bisa saja terdepak dari Premier League. Akan tetapi hal ini sepertinya tidak akan terjadi karena berbeda dengan Football League, Premier League tidak memiliki aturan turun kasta jika ada pelanggaran aturan keuangan.

Liga Champions Premier League Manchester City

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Liga Indonesia
Persib Hanya Memiliki 27 Pemain, Igor Tolic Santai dan Membandingkannya dengan Manchester City
Persib Bandung hanya memiliki 27 pemain untuk empat kompetisi. Igor Tolic tetap santai dan membandingkan kedalaman skuadnya dengan Manchester City.
Arief Hadi - Sabtu, 26 September 2026
Persib Hanya Memiliki 27 Pemain, Igor Tolic Santai dan Membandingkannya dengan Manchester City
Inggris
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak potensi hukuman, dari pengurangan poin hingga pencabutan gelar.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Inggris
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran regulasi Premier League. Sanksi belum diputuskan dan City diperkirakan banding.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Liga Dunia
Erling Haaland Lagi-lagi Buat Tren, Wortel Kini Semakin Populer
Efek Erling Haaland membuat penjualan wortel di Norwegia naik 25 persen. Kebiasaan sang striker mengonsumsi wortel ikut memicu tren.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Erling Haaland Lagi-lagi Buat Tren, Wortel Kini Semakin Populer
Inggris
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Eric Cantona mengkritik pandangan Sir Jim Ratcliffe soal imigrasi. Legenda Man United itu menilai sepak bola dibangun dari berbagai gelombang imigrasi.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Inggris
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Dulu Barcelona diejek karena menjual rumput Camp Nou, kini Manchester United melakukan hal serupa dengan potongan rumput Old Trafford.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Inggris
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Rumor Manchester United tidak memengaruhi Lewis Hall. Full-back Newcastle itu memilih bertahan dan meneken kontrak baru hingga 2031.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Inggris
Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal, Gajinya Jadi Sebegini
Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal dengan kenaikan gaji signifikan. Berapa gaji sang manajer? Simak nominal dan bonusnya.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal, Gajinya Jadi Sebegini
Bagikan