Sisi Negatif Cristiano Ronaldo Ketika Membela Juventus

Leonardo Bonucci menuturkan sisi negatif dari keberadaan Cristiano Ronaldo di Juventus.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 29 September 2021
Sisi Negatif Cristiano Ronaldo Ketika Membela Juventus
Cristiano Ronaldo dan Leonardo Bonucci (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Dalam 19 tahun karier profesional Cristiano Ronaldo sebagai pesepak bola, tiga tahun di antaranya pernah dihabiskan di Italia bersama Juventus. Itu melengkapi kariernya yang pernah bermain di Portugal, Inggris, dan Spanyol.

Pada musim panas 2021 Ronaldo membuat keputusan besar meninggalkan Juventus dan kembali ke mantan klub yang pernah dibelanya dari medio 2003-2009, Manchester United dengan mahar 20 juta euro lebih.

Selama tiga tahun membela Juventus Ronaldo meninggalkan warisan berupa dua titel Serie A, Coppa Italia, dan Piala Super Italia. Dari 134 penampilan untuk Il Bianconeri Ronaldo sudah mencetak 101 gol.

Baca Juga:

Usia 36 Tahun, Sprint Cristiano Ronaldo Mencapai 32 Km per Jam

Leonardo Bonucci Ungkap Cara Hentikan Romelu Lukaku

Juventus Kehilangan Cristiano Ronaldo, Thomas Tuchel Ogah Anggap Remeh

Kepergiannya dari Turin terjadi dadakan karena Ronaldo masih sempat membela Juventus melawan Udinese, serta beberapa hari sebelum deadline, hingga Juventus tak punya banyak waktu untuk mencari penggantinya sebelum Moise Kean datang.

Meski hanya membela Juventus dalam waktu singkat dan tidak berhasil mempersembahkan titel Liga Champions, Ronaldo juga memiliki dampak 'negatif' ketika membela La Vecchia Signora. Itu dituturkan oleh bek Juventus Leonardo Bonucci.

Ketergantungan

Leonardo Bonucci dan Cristiano Ronaldo

Kepada The Athletic, Bonucci berbicara mengenai dampak negatif Ronaldo ketika ia membela Juventus. Di satu sisi, sosoknya yang sudah memenangi lima titel Liga Champions dan lima Ballon d'Or punya pengaruh besar dalam menularkan mentalitas juara.

Akan tapi di satu sisi lainnya, para pemain Juventus menurut Bonucci terlalu bergantung kepadanya untuk memenangi pertandingan. Itu menurunkan kesiagaan dan etos kerja keras selama bertanding.

“Inilah masalahnya, gagasan bahwa satu pemain, bahkan yang terbaik di dunia, dapat menjamin kemenangan Juventus,” kata Bonucci kepada The Athletic.

“Kehadiran Ronaldo memiliki pengaruh besar pada kami. Hanya berlatih dengannya memberi kami sesuatu yang ekstra, tetapi secara tidak sadar para pemain mulai berpikir bahwa kehadirannya saja sudah cukup untuk memenangkan pertandingan."

"Kami mulai gagal dalam pekerjaan sehari-hari kami, kerendahan hati, pengorbanan, keinginan untuk berada di sana untuk rekan tim Anda hari demi hari. Selama beberapa tahun terakhir, saya pikir Anda bisa melihatnya."

Meski begitu menurut Bonucci, Ronaldo juga butuh bantuan dari rekan setimnya untuk sukses, terutamanya dari pemberian suplai bola.

“Musim lalu, kami finis keempat dan memenangkan Coppa Italia karena kami menjadi tim lagi. Jika Anda melempar sepotong kayu ke ruang ganti sebelum pertandingan itu, itu akan terbakar seperti listrik yang mengalir melaluinya," imbuh Bonucci.

“Kami melewatkan itu. Mungkin dianggap biasa bahwa jika kami memberikan bola kepada Ronaldo maka dia akan memenangkan pertandingan untuk kami."

"Tapi Ronaldo membutuhkan tim sebanyak kami membutuhkannya. Harus ada pertukaran karena tim lah yang mengangkat individu bahkan jika individu itu adalah pemain terbaik di planet ini," urainya.

Ronaldo Cristiano Ronaldo Juventus Leonardo Bonucci

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Spanyol
Bukan Hanya Cristiano Ronaldo, Kylian Mbappe Ingin Makan Malam dengan Sosok Ini
Kylian Mbappe mengungkap sosok yang ingin diajak makan malam. Selain Cristiano Ronaldo, ada legenda basket Michael Jordan hingga nama terkenal lainnya.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Bukan Hanya Cristiano Ronaldo, Kylian Mbappe Ingin Makan Malam dengan Sosok Ini
Italia
Miris, Suporter Juventus Membelakangi Lapangan saat Mengheningkan Cipta untuk Legenda Inter
Suporter Juventus di Curva Sud membelakangi lapangan saat penghormatan untuk legenda Inter, Sandro Mazzola. Juventus langsung buka suara.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Miris, Suporter Juventus Membelakangi Lapangan saat Mengheningkan Cipta untuk Legenda Inter
Klasemen
Klasemen Terbaru Serie A 2026-2027: Milan dan Juventus Merangkak Naik, Cagliari Jadi Kejutan di Empat Besar
Cagliari mengejutkan dengan menembus empat besar Serie A 2026-2027. Simak klasemen terbaru setelah Milan dan Juventus meraih kemenangan.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Klasemen Terbaru Serie A 2026-2027: Milan dan Juventus Merangkak Naik, Cagliari Jadi Kejutan di Empat Besar
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: AC Milan Pesta Gol, Juventus Bangkit, PSG Berjaya di Le Classique
Simak hasil bola Eropa: AC Milan menang 3-0 atas Lecce, Juventus menaklukkan Atalanta 2-0, dan PSG berjaya 2-1 di Le Classique.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Hasil Pertandingan: AC Milan Pesta Gol, Juventus Bangkit, PSG Berjaya di Le Classique
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Juventus vs Atalanta: Duel Dua Tim Inkonsisten
Prediksi Juventus vs Atalanta di Serie A 2026/2027: cek skor, head to head, susunan pemain, jadwal, dan link streaming pertandingan.
Johan Kristiandi - Minggu, 20 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Juventus vs Atalanta: Duel Dua Tim Inkonsisten
Liga Dunia
Skuad Portugal Era Jorge Jesus: Berusia 41 Tahun, Cristiano Ronaldo Dilibatkan untuk UEFA Nations League
Jorge Jesus memanggil Cristiano Ronaldo dalam skuad pertama Portugal meski sang megabintang sudah berusia 41 tahun. Simak daftar lengkapnya.
Arief Hadi - Sabtu, 19 September 2026
Skuad Portugal Era Jorge Jesus: Berusia 41 Tahun, Cristiano Ronaldo Dilibatkan untuk UEFA Nations League
Italia
Juventus Pesta Gol: Spalletti Bahagia, Debut Kiper Baru Il Bianconeri
Juventus menang telak 5-0 atas NEC Nijmegen. Luciano Spalletti puas, sementara Kamil Grabara menjalani debut dengan clean sheet.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Juventus Pesta Gol: Spalletti Bahagia, Debut Kiper Baru Il Bianconeri
Klasemen
Klasemen Terbaru Liga Europa: Juventus Urutan Satu, AC Milan Terdampar di Peringkat 29
Juventus memuncaki klasemen Liga Europa 2026-2027 setelah menang 5-0 atas NEC. AC Milan berada di posisi 29 usai kalah dari Benfica.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Klasemen Terbaru Liga Europa: Juventus Urutan Satu, AC Milan Terdampar di Peringkat 29
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Juventus dan Manchester City Sama-sama Pesta Gol
Juventus dan Manchester City sama-sama pesta gol dengan kemenangan 5-0. Simak hasil lengkap Liga Europa dan laga Piala Liga selengkapnya.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Hasil Pertandingan: Juventus dan Manchester City Sama-sama Pesta Gol
Liga Dunia
Gara-gara Cristiano Ronaldo, Pelatih Al Nassr Ribut dengan Reporter
Pelatih Al Nassr, Ange Postecoglou, terlibat adu mulut dengan reporter usai kekalahan 0-4 dari Al Ain demi membela dan pasang badan untuk Cristiano Ronaldo.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Gara-gara Cristiano Ronaldo, Pelatih Al Nassr Ribut dengan Reporter
Bagikan