Shin Tae-yong: Saya Jadi Kolumnis Bukan Komentator

Shin Tae-yong telat datang TC ke Indonesia juga, karena ingin vaksinasi COVID-19 dosis kedua.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Selasa, 27 Juli 2021
Shin Tae-yong: Saya Jadi Kolumnis Bukan Komentator
Manajer Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (PSSI)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, membantah menjadi komentator cabang olahraga sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020 di salah satu stasiun televisi.

Sebelumnya, Shin Tae-yong dijadwalkan bertolak dari Korea Selatan ke Indonesia pada 24 Juni lalu. Alasannya Shin Tae-yong ingin melakukan perawatan kesehatan.

Ia pun meminta izin kepada PSSI untuk telat gabung dalam pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia pada 1 Agustus mendatang. TC ini sebagai persiapan Timnas Indonesia menghadapi Taiwan, pada laga play-off Kualifikasi Piala Asia 2023, 7 September dan 12 Oktober 2021.

TC ini dijadwalkan berlangsung di Samarinda atau Palembang, jika Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4 di Pulau Jawa dan Bali diperpanjang. Jika tidak akan berlangsung di Jakarta.

Baca Juga:

Shin Tae-yong Menunggu Vaksinasi Kedua Sebelum ke Indonesia

TKA Dilarang Masuk, Bagaimana Nasib Shin Tae-yong?

Namun, kabarnya Shin Tae-yong di Korea Selatan menjadi komentator cabang olahraga sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020 di salah satu stasiun televisi. Hal ini membuat PSSI geram.

Akan tetapi, Shin Tae-yong membantah hal tersebut. Ia hanya menjadi kolumnis. Ia telat datang TC Timnas Indonesia, karena ingin vaksinasi COVID-19 dosis kedua. Selanjutnya baru datang ke Indonesia pada 9 Agustus mendatang.

"Saya menulis ulasan sebagai penonton, bukan mengomentari permainan," kata Shin Tae-yong dikutip dari media Korea Selatan, Hankook Ilbo.

"Jadi saya menjelaskannya kepada PSSI dan meminta pengertian mereka," tambahnya.

Shin Tae-yong Timnas Indonesia Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Internasional
FIFA ASEAN Cup: Kapten Malaysia Puji Ketangguhan Timnas Indonesia
Kapten Timnas Malaysia, Dion Cools, beri pujian kepada Timnas Indonesia usai berjumpa di FIFA ASEAN Cup 2026.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 29 September 2026
FIFA ASEAN Cup: Kapten Malaysia Puji Ketangguhan Timnas Indonesia
Timnas
Ditahan Imbang Malaysia, Justin Hubner Tetap Pede Indonesia Bisa Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Justin Hubner percaya diri Timnas Indonesia bisa menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 meski baru saja ditahan imbang Malaysia.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 29 September 2026
Ditahan Imbang Malaysia, Justin Hubner Tetap Pede Indonesia Bisa Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas
Timnas Indonesia Imbang karena Bermain dengan 10 Pemain, John Herdman Tak Banyak Evaluasi
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyebutkan bahwa hasil imbang kontra Malaysia hanya karena Skuad Garuda bermain dengan 10 pemain.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 29 September 2026
Timnas Indonesia Imbang karena Bermain dengan 10 Pemain, John Herdman Tak Banyak Evaluasi
Timnas
10 Pemain Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap Pekerjaan Rumah Timnas Indonesia
Indra Sjafri mengapresiasi mental Timnas Indonesia saat bermain 10 pemain melawan Malaysia, tetapi menilai sistem permainan masih perlu dibenahi.
Rizqi Ariandi - Selasa, 29 September 2026
10 Pemain Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap Pekerjaan Rumah Timnas Indonesia
Timnas
RD Bela Perjuangan Timnas Indonesia Usai Imbang Lawan Malaysia dengan 10 Orang
Rahmad Darmawan mengapresiasi perjuangan Timnas Indonesia yang bermain dengan 10 pemain saat imbang 0-0 melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Selasa, 29 September 2026
RD Bela Perjuangan Timnas Indonesia Usai Imbang Lawan Malaysia dengan 10 Orang
Jadwal
Link Streaming Australia vs Brasil pada Selasa (29/9), Live Sebentar Lagi di Sini!
Link streaming Australia vs Brasil tersedia di sini. Saksikan duel uji coba Australia vs Brasil yang berlangsung Selasa (29/9) pukul 17.00 WIB.
Johan Kristiandi - Selasa, 29 September 2026
Link Streaming Australia vs Brasil pada Selasa (29/9), Live Sebentar Lagi di Sini!
Timnas
Shin Tae-yong Diminta Balik ke Timnas Indonesia, Ketum The Jakmania Beri Respons
Ketum The Jakmania Muhammad Aditya Putra buka suara soal wacana Shin Tae-yong kembali ke Timnas Indonesia dan menegaskan kontraknya dengan Persija wajib dihormati.
Rizqi Ariandi - Selasa, 29 September 2026
Shin Tae-yong Diminta Balik ke Timnas Indonesia, Ketum The Jakmania Beri Respons
Timnas
Nama Shin Tae-yong Menggema di SUGBK, Kevin Diks Kecewa dengan Suporter Timnas Indonesia
Sorakan dan menggemanya nama Shin Tae-yong usai laga Timnas Indonesia vs Malaysia di SUGBK, Senin (28/9) membuat Kevin Diks kecewa.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 29 September 2026
Nama Shin Tae-yong Menggema di SUGBK, Kevin Diks Kecewa dengan Suporter Timnas Indonesia
Timnas
Tak Lelah, Herdman dan Paes Minta Dukungan Fans untuk Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas Indonesia ditahan Malaysia 0-0. John Herdman dan Maarten Paes mengajak suporter terus memberikan dukungan jelang laga kontra Bangladesh.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Tak Lelah, Herdman dan Paes Minta Dukungan Fans untuk Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas
Kartu Merah Thom Haye, Berkah atau Kutukan untuk Timnas Indonesia
Thom Haye mendapat kartu merah saat Indonesia ditahan Malaysia 0-0. John Herdman menyebutnya sebagai berkah sekaligus kutukan bagi Timnas Indonesia.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Kartu Merah Thom Haye, Berkah atau Kutukan untuk Timnas Indonesia
Bagikan