Shin Tae-yong Harus Ikuti Budaya di Tanah Air Selama Latih Timnas
BolaSkor.com - Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, tentu memiliki hambatan selama melatih Timnas Indonesia sekiat dua tahun ke belakang ini. Shin Tae-yong mengaku harus mengubah gaya hidupnya menyesuaikan apa yang menjadi budaya di Tanah Air, selama melatih Timnas Indonesia.
Shin Tae-yong dikontrak selama 4 tahun oleh PSSI. Pelatih asal Korea Selatan itu menjabat pelatih kepala di tiga Timnas Indonesia, yakni senior, U-23, dan U-19/U-20.
Target utamanya adalah membawa Timnas Indonesia U-20 berprestasi di Piala Dunia U-20 2021. Di samping membuat ekosistem Timnas Indonesia lebih baik lagi, yakni para pemain harus memiliki fisik, mental, attitude, hingga teknik dasar sepak bola yang bagus (passing, shooting, dan control). Pengembangan usia muda juga tak luput dari targetnya.
Baca Juga:
Shin Tae-yong: Bulu Tangkis Paling Berprestasi, Sepak Bola Lebih Familier di Indonesia
Cerita Shin Tae-yong Ubah Kedisplinan Buruk di Timnas Indonesia
"Yang paling sulit adalah mengubah gaya hidup yang ada di negara itu. Dari segi perbedaan budaya, banyak yang harus saya ikuti untuk memahami mereka. Masalah dukungan dari pihak administratif. Ada juga kendala bahasa yang bisa membuat timbulnya kesalahpahaman," ucap Shin Tae-yong, dalam wawancaranya dengan Myeongjangdeul yang diterjemahkan channel YouTube BAL.
Kini, Shin Tae-yong perlahan mulai membangun Timnas Indonesia ke arah yang lebih baik. Timnas Indonesia mampu menjadi runner-up Piala AFF 2020 dengan rata-rata pemain berumur 23,8 tahun. Timnas Indonesia pun menjadi tim paling produktif dengan 20 gol selama turnamen.
Tak melulu soal dalam lapangan, Shin Tae-yong juga memberikan warna baru bagi Timnas Indonesia. Beberapa pemain dicoret karena jadi korban keganasan Shin Tae-yong, akibat tidak disiplin dengan peraturan.
Tengku Sufiyanto
17.966
Berita Terkait
Terungkap, Manajemen AC Milan Ogah Menuruti Permintaan Massimiliano Allegri pada Jendela Transfer Musim Dingin
Prediksi Starting XI Manchester United vs Tottenham Hotspur: Setan Merah Ulangi Formula yang Sama
Timnas Indonesia U-17 Tanpa Target Lawan China, Jadikan Momen Transisi Pelatih ke Kurniawan Dwi Yulianto
Persija Lepas Ryo Matsumura dengan Status Pinjaman, ke Arema atau Bhayangkara FC?
Superkomputer Prediksi Hasil Arsenal vs Sunderland: Peluang Menang The Gunners Nyaris 80 Persen
Superkomputer Prediksi Hasil Manchester United vs Tottenham Hotspur: Kemenangan Setan Merah Berlanjut
Prediksi dan Statistik Wolves vs Chelsea: Mumpung Lawan Sedang Limbung
IIMS 2026 Diwarnai Beragam Inovasi, Termasuk Peluncuran Produk Baru dan Turnamen Padel
Prediksi dan Statistik Barcelona vs Mallorca: Awas Ditikung Real Madrid!
Prediksi dan Statistik Arsenal vs Sunderland: Kans The Gunners Memperlebar Jarak