Serunya 'Duel' Jurgen Klopp Kontra Roy Keane

Jurgen Klopp bantah pendapat Roy Keane yang menyebut lini pertahanan Liverpool selalu tampil ceroboh.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Selasa, 29 September 2020
Serunya 'Duel' Jurgen Klopp Kontra Roy Keane
Jurgen Klopp (twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Liverpool berhasil menang 3-1 atas Arsenal di Stadion Anfield, Selasa (29/9) dini hari WIB. Namun, kejadian menarik terjadi setelah kemenangan tersebut.

Pada saat melawan Arsenal, Liverpool tampil dominan di segala lini. Opta mencatat, juara bertahan Premier League tersebut menguasai bola 66 persen dan melepaskan 21 tembakan dan delapan yang on target.

Sementara itu, lini belakang Liverpool terbilang sibuk. Virgil van Dijk dkk membuat 10 tekel dan 13 sapuan bola. Performa tersebut yang menjadi sorotan eks Manchester United yang saat ini menjadi pandit, Roy Keane.

Baca Juga:

Liverpool 3-1 Arsenal: Rekor Anfield Bertahan, Diogo Jota Cetak Gol di Laga Debut

Debut Indah Diogo Jota, Liverpool Era Jurgen Klopp Cetak Gol ke-400 di Premier League

Liverpool Vs Arsenal: Lanjutkan Tradisi Banjir Gol di Anfield

Mantan kapten Manchester United tersebut menilai lini belakang Liverpool tampil ceroboh saat melawan Arsenal. Sebuah gol Arsenal diciptakan menyusul kesalahan bek Andrew Robertson.

"Aneh jika Anda melihat Liverpool, mereka ceroboh melawan Leeds, lalu melawan Chelsea, kemudian ceroboh lagi malam ini. Tapi mereka mendapatkan sembilan poin, jadi mereka akan tahu di mana yang perlu diperbaiki," ungkap Keane yang menjadi komentator SkySports.

"Sepertinya mereka bisa memenangkan pertandingan sepak bola tanpa menjadi yang terbaik dan itu pertanda tim yang bagus," lanjutnya.

Mendengar tanggapan Keane, Jurgen Klopp langsung memabalasnya. "Apakah saya mendengar bahwa Tuan Keane mengatakan itu adalah pertunjukkan yang buruk malam ini? Saya hanya ingin mendengarnya. Saya tidak yakin mendengarnya dengan benar, mungkin dia berbicara tentang pertandingan lain, tidak mungkin pertandingan ini, maaf!" ucap Klopp.

Klopp kemudian menguraikan penilaiannya sendiri. Menurut Klopp pasukannya jauh dari kata ceroboh, meski memang Arsenal memiliki peluang emas.

"Kami bermain dominan melawan tim dengan performa 100 persen. Kami sangat mewaspadai serangan balik mereka. Kami bisa mengatasi serangan balik. Di luar peluang yang didapat Arsenal, kami tampil luar biasa," papar Klopp.

Mendengar jawaban Klopp yang terkesan keras, Keane mencoba meredam situasi dengan mengoreksi ucapannya.

"Mungkin Anda salah mendengar saya. Saya katakan ada momen kecerobohan. Saya pikir (tim) Anda luar biasa. Saya selalu memuji klub Anda. Saya tidak yakin Anda mendengar dengan benar," kata Keane.

Penulis: Alexander Matthew

Premier League Liverpool Breaking News
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

10.869

Berita Terkait

Inggris
Keluarga Glazer Pertimbangkan Jual Saham Manchester United
Beberapa anggota keluarga Glazer disebut tengah mempertimbangkan kemungkinan menjual sebagian atau bahkan seluruh saham mereka di Manchester United.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Keluarga Glazer Pertimbangkan Jual Saham Manchester United
Piala Dunia
Kabar Piala Dunia 2026: Mendadak Revisi Aturan, FIFA Kini Melarang Penonton Bawa Botol Minum Isi Ulang ke Stadion
FIFA telah melarang suporter membawa botol air isi ulang ke tempat penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Kabar Piala Dunia 2026: Mendadak Revisi Aturan, FIFA Kini Melarang Penonton Bawa Botol Minum Isi Ulang ke Stadion
Piala Dunia
Survei: Piala Dunia Berpotensi Ganggu Produktivitas Karyawan dan Rugikan Perusahaan
Piala Dunia bukan hanya menjadi pesta besar bagi para penggemar sepak bola, tetapi juga bisa menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Survei: Piala Dunia Berpotensi Ganggu Produktivitas Karyawan dan Rugikan Perusahaan
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Sempat Cemas, Spanyol Pede Lamine Yamal Siap Tampil di Laga Pembuka
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, mengungkapkan keyakinannya bahwa Lamine Yamal akan fit untuk bermain di pertandingan pembuka Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Sempat Cemas, Spanyol Pede Lamine Yamal Siap Tampil di Laga Pembuka
Lainnya
Ratusan Pebiliar Dunia Siap Bertarung di Indonesia International Open 2026
128 pebiliar dunia dari 20 negara lebih akan bertarung di ajang Indonesia International Open 2026 pada 29 Juni hingga 4 Juli 2026.
BolaSkor - Kamis, 04 Juni 2026
Ratusan Pebiliar Dunia Siap Bertarung di Indonesia International Open 2026
Lainnya
Raja Sapta Oktohari Optimistis Indonesia Bisa Lampaui Target 4 Emas di Asian Games 2026
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, yakin Pasukan Merah Putih bisa lampau target 4 medali emas di Asian Games 2026.
BolaSkor - Kamis, 04 Juni 2026
Raja Sapta Oktohari Optimistis Indonesia Bisa Lampaui Target 4 Emas di Asian Games 2026
Spanyol
Kandidat Presiden Real Madrid Janjikan Erling Haaland, Manchester City Ancam Ambil Jalur Hukum
Manchester City dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah hukum setelah kandidat presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, secara terbuka berjanji akan mendatangkan Erling Haaland.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Kandidat Presiden Real Madrid Janjikan Erling Haaland, Manchester City Ancam Ambil Jalur Hukum
Ragam
Piala Dunia 2026: Panama Tertua, Pantai Gading Paling Muda
Tim mana yang memiliki skuad dengan rata-rata usia tertua dan termuda pada Piala Dunia 2026?
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Panama Tertua, Pantai Gading Paling Muda
Piala Dunia
Kyle Walker Ungkap 3 Pemain yang Seharusnya Dibawa Thomas Tuchel ke Piala Dunia 2026
Legenda Timnas Inggris dan Manchester City, Kyle Walker, mengungkapkan 3 pemain yang seharusnya dibawa Thomas Tuchel ke Piala Dunia 2026.
BolaSkor - Kamis, 04 Juni 2026
Kyle Walker Ungkap 3 Pemain yang Seharusnya Dibawa Thomas Tuchel ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Mimpi Besar Jepang: Piala Dunia 2026 Jadi Pijakan Menuju Target Juara 2050
Pada 2005, setelah dua kali tampil di Piala Dunia, Asosiasi Sepak Bola Jepang mamatok 2050 menjadi target untuk menjadi juara.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Mimpi Besar Jepang: Piala Dunia 2026 Jadi Pijakan Menuju Target Juara 2050
Bagikan