Sering Oper Bola ke Lionel Messi, Dani Alves Dimarahi Pep Guardiola
BolaSkor.com - Bek kanan Brasil berusia 36 tahun, Dani Alves, mengungkapkan fakta menarik soal kariernya di Barcelona ketika masih dilatih oleh Pep Guardiola pada tahun 2008-2012. Alves menuturkan bahwa Guardiola pernah memarahinya karena masalah taktik.
Bukan rahasia umum lagi jika Barcelona memainkan sepak bola terbaik di bawah asuhan Guardiola. Era keemasan Barcelona kala itu dimainkan dengan gaya tiki-taka alias permainan bola dari kaki ke kaki yang ofensif dan menghibur penonton.
Improvisasi Guardiola dari permainan total football itu mengharuskan pemain untuk terus bergerak, dengan atau tanpa bola, memainkan satu-dua sentuhan bola, mendominasi penguasaan bola, dan bertahan dengan memainkan pressing (tekanan) kepada lawan.
Baca Juga:
Neymar Mangkir dari Sesi Latihan, PSG Buat Pernyataan Tegas
Putra Gheorghe Hagi Masuk Radar Transfer Barcelona
Badai Kritik Hampiri Neymar, Dani Alves Pasang Badan
Guardiola punya aturan ketat untuk dijalankan anak-anak asuhnya. Alves pun pernah bermasalah dengan sepak bola satu-dua sentuhan bola itu. Produk akademi Bahia terlalu sering mengoper bola kepada Lionel Messi dan itu membuat Guardiola berang.
"Saya punya banyak masalah dengan sepak bola satu sentuhan dengan Guardiola. Saya selalu mencoba bekerja sama dengan Messi, tapi, Guardiola marah," cerita Alves kepada SportTV.
"Suatu hari saya pernah memberitahunya 'Saya tidak terima keluhan Anda. Jika Messi tidak menyentuh bola selama dua menit, dia tidak akan terkoneksi dengan pertandingan. Jika kami akan menyiapkan gaya main yang mencerminkan permainan kami, dia harus selalu terkoneksi. Kemudian, dia bisa bekerja sama dengan kami semua."
"Kemudian, Pep memberitahu saya 'Anda benar'. Tipe-tipe pemain sepertinya (Messi) harus selalu mengontrol bola," lanjut pemain yang juga pernah memperkuat Juventus dan PSG (Paris Saint-Germain) tersebut.
Alves tak lagi bermain dengan Messi. Saat ini, Alves berstatus free agent pasca kontraknya berakhir dengan PSG dan baru saja menjuarai Copa America 2019 bersama timnas Brasil. Titel itu jadi trofi ke-40 dalam karier mantan bek Sevilla tersebut.
Arief Hadi
16.355
Berita Terkait
Prediksi dan Statistik Albacete vs Barcelona: Pantang Ulangi Kesalahan Real Madrid
Ivar Jenner Mendekat ke Dewa United Banten FC
Prediksi dan Statistik Arsenal vs Chelsea: The Gunners di Atas Angin
Arsenal vs Chelsea: The Blues Wajib Putus Rekor Buruk
Buntut Insiden Pelemparan Flare, CEO Inter Milan Puji Emil Audero
Prediksi dan Statistik Bologna vs AC Milan: Misi Menjaga Konsistensi
Dear Anak Dewa, Official Merchandise Dewa United Kini Hardir di Garuda Store GBK
Resmi, Maarten Paes Gabung Ajax Amsterdam
Penyerang Baru Barcelona Mirip dengan Erling Haaland
Sang Istri Menangis Saat Layvin Kurzawa Diperkenalkan di Stadion GBLA