Separuh Klub Peserta Premier League Tetap Raup Untung Meski Stadion Kosong

Sepuluh dari 20 klub Premier League disebut masih bisa meraih keuntungan meski bermain dengan stadion kosong.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Selasa, 14 Agustus 2018
Separuh Klub Peserta Premier League Tetap Raup Untung Meski Stadion Kosong
Ilustrasi hak siar televisi (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sepuluh dari 20 klub Premier League disebut masih bisa meraih keuntungan meski bermain dengan stadion kosong. Hal ini terkait dengan besarnya penerimaan dari hak siar televisi. Temuan ini berdasarkan riset yang dilakukan BBC.

Musim 2016-17, klub-klub mengambil keuntungan dari rekor yang dibuat Premier League. Kala itu Premier League mencatat pemasukan mencapai 8,3 miliar poundsterling dari penjualan siaran televisi secara global. Alhasil pemasukan klub dari pembagian uang hak siar jauh lebih besar ketimbang uang yang masuk dari penjualan tiket.

Bahkan beberapa klub tetap meraup untuk meski pemasukan dari penjualan tiket dicoret dari neraca. Hal tetap terjadi meski harga tiket dinaikkan setiap musimnya.

Dr Rob Wilson, seorang ahli finansial olahraga dari Sheffield Hallam University mengatakan perubahan mulai terjadi pada 2012 lalu. Ketika Premier League berhasil menjual hak siar mereka senilai 3,1 miliar pound. Sejak saat itu bisnis sepak bola Inggris berubah drastis.

"Saat itulah ketika yang menjadi fokus adalah melecut uang dari televisi daripada penjualan tiket pertandingan," ujarnya.

"Saat klub menerima paling tidak 120 juta dari Premier League untuk menendang bola, mereka bisa bermain meski stadion kosong," dia menambahkan.

Dengan kata lain, menurut Wilson dari sisi menggalang pemasukan, klub tidak lagi tergantung dari penjualan tiket.

Sebagai contoh Bournemouth yang merupakan klub dengan stadion terkecil, hanya 11.450 tempat duduk, mampu mencatat pemasukan 136 juta pound, hanya 5,2 juta pound datang dari penjualan tiket.

Jadi sepenting apakah arti kedatangan suporter ke stadion? Jawabannya tidak bisa diukur.

Premier League

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Vonis Bersalah Manchester City Tak Bisa Menghapus Masa-masa Kejayaan Pemain
Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial. Kyle Walker menegaskan vonis tersebut tak bisa menghapus kenangan kejayaan para pemain.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Vonis Bersalah Manchester City Tak Bisa Menghapus Masa-masa Kejayaan Pemain
Inggris
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Jamie Carragher menilai Manchester City seharusnya mendapat hukuman 3-5 tahun atas kasus pelanggaran finansial Premier League.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Inggris
Virus FIFA, 2 Pemain Arsenal Kembali dalam Kondisi Cedera
Virus FIFA kembali menghantam Arsenal. Christos Tzolis dan Kai Havertz mengalami cedera hamstring saat membela timnas masing-masing.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Virus FIFA, 2 Pemain Arsenal Kembali dalam Kondisi Cedera
Inggris
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Vonis Manchester City memicu ketegangan Inggris-UEA. Pemerintah UEA dilaporkan mengancam menarik investasi miliaran poundsterling dari Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Bagikan