Selinting Basket dalam Isapan Tuan Tiga Belas

Tuan Tiga Belas mengaku mencintai basket terlebih dahulu sebelum Hip Hop.
Andhika PutraAndhika Putra - Selasa, 02 April 2019
Selinting Basket dalam Isapan Tuan Tiga Belas
Tuan Tiga Belas (Dok Instagra, Tuan Tiga Belas/ Didi Trihadi)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bagi Tuan Tiga Belas, musik adalah wadah bagi dirinya menemukan jati diri. Hip Hop menjadi aliran yang dipilih pria yang memiliki nama asli Upi tersebut.

Hip Hop menjadi terapi bagi Tuan Tiga Belas, musik juga membuat Upi sadar, bahwa segala sesuatu di dunia ini bukan untuk dirinya sendiri, tetapi juga tentang legacy. Hip Hop membawa Tuan Tiga Belas melihat berbagai masalah dalam sudut pandang lebih jelas, tercermin dalam liriknya yang selalu tajam.

Namun, siapa sangka, ternyata Hip Hop bukan cinta pertamanya. Jauh sebelum berkarier sebagai rapper, Upi lebih dahulu memadu kasih dengan olahraga bernama basket.

Bisa dibilang, Tuan Tiga Belas tidak terlalu melenceng jauh. Basket dan Hip Hop memang memiliki hubungan yang erat sebagai sebuah kultur.

Baca Juga:

Lucas Hernandez, Si Raja Tekel dari Tanah Matador

Nicolo Barella, Talenta Italia Rasa Gelandang Tipikal Negeri Ratu Elizabeth

Pertumbuhan kultur basket dan Hip Hop pada era 1980 hingga 1990 membuat keduanya tak bisa dipisahkan, Mulai dari gaya busana, tarian, hingga adu gengsi seakan melekat dengan kehidupan pebasket.

"Dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga kuliah, cinta pertama saya itu basket. Namun, karena cedera dan tidak boleh main basket dalam porsi berat, hati ini akhirnya beralih ke Hip Hop," ujar Tuan Tiga Belas kepada BolaSkor.com.

Memahami kultur dan fenomena yang terjadi di Amerika Serikat, Upi tak menampik basket dan Hip Hop memiliki elemen yang tidak bisa dipisahkan.

"Secara teori, tidak ada hubungan antara basket dan Hip Hop, namun vibe dan semangat bragging keduanya memang mirip. Itu yang menjadikan keduanya tidak bisa dilepaskan," tutur Tuan Tiga Belas.

"Kebanyakan di acara basket, pasti lagu Hip Hop yang diputar. Begitu juga sebaliknya, pasti pelaku Hip Hop suka basket. Karena basket, saya juga jadi suka Hip Hop," sambungnya.

Di Indonesia, basket belum menjadi olahraga favorit masyarakat. Popularitasnya masih kalah jauh ketimbang bulu tangkis atau sepak bola.

Upi menyadari, tak mudah membuat masyarat Indonesia jatuh cinta dengan basket. Namun, bukan tidak mungkin hal itu bisa dilakukan.

Pekerjaan rumah terbesar saat ini adalah bagaimana mengemas basket menjadi tontonan menarik. Sebuah hal yang belum bisa dilakukan Indonesia Basketball League (IBL) selaku liga basket tertinggi di tanah air.

Upi merasa kemasan basket di Indonesia terlalu kaku. Tidak ada sisi hiburan yang ditonjolkan, pengemasannya juga tak mengikuti sebagaimana kultur yang ada di mana Hip Hop dan basket saling berkaitan.

"Menurut saya pengemasannya kurang dari segi hiburan. Seperti anthem lagu IBL All Star di mana saat itu saya jadi pengisi acara, itu bukan basket banget," terang Upi.

"Kalau mau melebar, harusnya bisa inline dan disesuaikan dengan pop culture yang digandrungi anak muda. Biar basket itu sendiri tidak cuma sekedar olahraga, tetapi jadi lifestyle ke depannya," imbuh penggemar berat Kobe Bryant ini.

Di era 1990, Hip Hop dan basket Indonesia sempat memiliki hubungan erat. Sebuah lagu dari Iwa K yang berjudul Nombok Dong menjadi bukti dua budaya ini pernah populer di tanah air.

Tongkat estafet yang berjalan dari Iwa K itu, kini ingin dilanjutkan Tuan Tiga Belas. Beberapa aransemen sudah dibuat Upi, namun masih perlu waktu untuk merilisnya.

"Ingin sekali. Insyallah, suatu hari nanti, saya akan buat lagu tentang pacar lama yakni basket," ujar Tuan Tiga Belas.

Seperti lirik yang tertulis dalam lagu Rappers Delight yang dibawakan Sugarhill Gang, basket Indonesia seharusnya menjadi tontonan yang bisa dinikmati masyarakat. Harapan tersebut bukan tidak mungkin bisa terwujud, suatu saat nanti.

~ I got a colors TV so I can see the Knicks play basketball~ Sugarhill Gang

Breaking News Basket IBL
Ditulis Oleh

Andhika Putra

Posts

8.253

Berita Terkait

Jadwal
Jadwal dan Link Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Jumat 26 Juni 2026
Berikut jadwal lengkap pertandingan Piala Dunia 2026 pada Jumat (26/6), termasuk Ekuador vs Jerman, Curacao vs Pantai Gading, Jepang vs Swedia, serta Tunisia vs Belanda lengkap dengan jadwal siaran langsungnya.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Jumat 26 Juni 2026
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Neymar Samai Rekor Pele hingga Ronaldo Usai Comeback Lawan Skotlandia
Neymar menjadi pemain kesembilan yang tampil di empat edisi Piala Dunia bersama Brasil. Siapa saja legenda Brasil yang punya catatan serupa?
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Neymar Samai Rekor Pele hingga Ronaldo Usai Comeback Lawan Skotlandia
Inggris
Marc Cucurella Blak-blakan Mengajak Enzo Fernandez Gabung Real Madrid
Marc Cucurella secara terbuka mengajak Enzo Fernandez bergabung dengan Real Madrid. Apakah Los Blancos akan kembali membajak pemain Chelsea pada bursa transfer musim panas 2026?
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Marc Cucurella Blak-blakan Mengajak Enzo Fernandez Gabung Real Madrid
Prediksi
Prediksi dan Statistik Curacao vs Pantai Gading: Mencari Teman untuk Jerman
Prediksi Curacao vs Pantai Gading pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Les Elephants hanya membutuhkan hasil positif untuk menjaga peluang lolos, sementara Curacao memburu kemenangan perdana di ajang Piala Dunia.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Curacao vs Pantai Gading: Mencari Teman untuk Jerman
Piala Dunia
Assim Madibo Dijatuhi Sanksi oleh FIFA Usai Sebabkan Ismael Kone Cedera
Pemain Timnas Qatar, Assim Madibo, dijatuhi sanksi larangan bermain dalam lima pertandingan setelah melakukan pelanggaran yang membuat pemain Kanada, Ismael Kone, patah kaki sehingga mengakhiri Piala Dunia 2026 lebih cepat.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Assim Madibo Dijatuhi Sanksi oleh FIFA Usai Sebabkan Ismael Kone Cedera
MotoGP
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Pedro Acosta resmi menggantikan posisi Francesco Bagnaia di Ducati Lenovo dan akan menemani Marc Marquez hingga MotoGP 2028.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Klasemen
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Brasil menutup Grup C Piala Dunia 2026 sebagai juara grup, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar. Skotlandia belum menyerah dan masih menunggu peluang lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Brasil sukses menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan atas Skotlandia. Vinicius Junior tampil gemilang membawa Selecao menjadi juara Grup C, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar setelah menaklukkan Haiti.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Lainnya
Program Next Generation Hadir Sebagai Platform Pengembangan Atlet Muda Indonesia
Program ini jadi kabar baik bagi para atlet muda dari semua cabang olahraga di Indonesia dan Malaysia.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Program Next Generation Hadir Sebagai Platform Pengembangan Atlet Muda Indonesia
Prediksi
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Prediksi Ekuador vs Jerman pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Der Panzer memburu kemenangan ketiga beruntun, sementara Ekuador masih berjuang menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Bagikan