Sekelumit Masalah dan Suasana Mencekam Jelang Final Liga Europa 2018-19 di Azerbaijan

Final Liga Europa 2018-19 antara Chelsea dengan Arsenal diwarnai dengan beberapa masalah.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 21 Mei 2019
Sekelumit Masalah dan Suasana Mencekam Jelang Final Liga Europa 2018-19 di Azerbaijan
Stadion Olympic di Baku, Azerbaijan (Laman Resmi UEFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Final Liga Europa 2018-19 akan berlangsung di Baku, Azerbaijan, antara dua tim Inggris yang bermarkas di London, Chelsea dan Arsenal, Kamis (30/5) pukul 02.00 dini hari WIB. Jelang laga itu, ada saja masalah yang menganggu persiapan kedua tim.

Chelsea, meski sempat dikeluhkan oleh fans dan Maurizio Sarri, tetap berangkat ke Amerika Serikat dan memainkan laga uji coba melawan New England. Chelsea menang 3-0 melalui dua gol Ross Barkley dan Olivier Giroud di laga persahabatan itu.

Laga itu memang bertajuk persahabatan dan ditujukan sebagai laga pemanasan Chelsea sebelum melawan Arsenal. Akan tapi, pertandingan tersebut dinilai tidak penting bagi Chelsea karena riskan memberikan efek cedera kepada pemain yang sudah letih jelang akhir musim 2018-19.

Benar saja, Ruben Loftus-Cheek menjadi tumbal karena cedera dan divonis absen panjang hingga musim depan. Kabar itu cukup disayangkan karena Loftus-Cheek belakangan ini tengah tampil bagus dengan Chelsea.

Baca Juga:

4 Klub di Final Kompetisi Eropa, Inggris Runtuhkan Dominasi Spanyol

Loftus-Cheek Cedera, Kecemasan Sarri Benar-benar Terjadi

Ruben Loftus-Cheek cedera

Sementara bagi Arsenal, permasalahannya terfokus kepada isu keamanan gelandang serang asal Armenia, Henrikh Mkhitaryan. Mengingat isu panas Armenia dengan Azerbaijan, yang tidak memiliki hubungan diplomatis, kedua negara bagian Kaukasus itu juga terlibat perseteruan zona wilayah Nagorno-Karabakh.

Arsenal sedianya sudah meminta UEFA agar Mkhitaryan diberikan kemudahan dalam mendapatkan visa bepergian ke Azerbaijan dan mereka bersedia membantunya.

Begitu juga Asosiasi Sepak Bola Azerbaijan yang siap membantu memberikan keamanan bagi Mkhitaryan dan skuat Arsenal. Tapi, tetap saja suasana mencekam tercipta jelang laga tersebut karena warga Azerbaijan disinyalir tak bisa menerimanya begitu saja.

Tahir Taghizadeh, Duta Besar Azerbaijan di Inggris, bersedia turun tangan dan membantu Mkhitaryan agar bisa bermain dengan tenang di Azerbaijan. Dia menjamin keselamatan eks pemain Borussia Dortmund itu.

"Saya akan dengan senang hati untuknya berbincang kepada saya," ujar Taghizadeh kepada Sky Sports.

"Ini event kelas A (tinggi), jika tujuan kami untuk memainkan laga-laga politis maka ini sesuatu yang berbeda, Anda dibayar sebagai pesepakbola, bukan politisi, mari tinggalkan isu-isu lainnya," lanjutnya.

Henrikh Mkhitaryan

Taghizadeh juga menjelaskan alasan munculnya isu Mkhitaryan terjadi karena kunjungannya ke tempat militer yang ada di Azerbaijan.

"Masalahnya adalah dia mengunjungi markas militer dibagian Azerbaijan dan melakukannya tanpa alasan dari Pemerintahan Azerbaijan. Konsekuensinya termasuk di-blacklist oleh pemerintah," tambah Taghizadeh.

"Tapi kami bisa menjamin keamanan dan keselamatan. Pesan saya kepada Mkhitaryan adalah: Anda pesepakbola, Anda ingin bermain sepak bola? Pergi ke Baku, Anda aman di sana, jika Anda ingin memainkan isunya maka ceritanya bakal berbeda."

"Apa yang bisa saya jamin adalah Pemerintahan Azerbaijan akan melakukan apa yang harus dilakukan dan menjamin keselamatan dan keamanan untuk setiap fans, pemain, bagian staf di laga tersebut," pungkas Taghizadeh.

Fans Arsenal dan Chelsea sebelumnya sudah diperingatkan oleh Pemerintah Azerbaijan untuk mewaspadai serangan teroris yang bisa terjadi di tempat umum.

"Teroris kemungkinan melanjutkan serangan di Azerbaijan. Serangan bisa jadi tidak pandang buluh dan menyasar ke penduduk sipil, termasuk tempat-tempat yang dikunjungi orang asing seperti hotel internasional, restoran, dan bar," demikian pernyataan dari Pemerintah Azerbaijan.

UEFA coba mengantisipasinya dengan hanya memberi jatah masing-masing 6.000 tiket untuk fans Arsenal dan Chelsea, meski Stadion Olympic punya kapasitas 69.870 penonton.

Breaking News Arsenal Chelsea Liga Europa Azerbaijan Henrikh Mkhitaryan

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Update Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup Usai Indonesia Ditahan Malaysia: Begini Peluang Garuda ke Final
Update klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 usai Indonesia vs Malaysia 0-0. Simak posisi Garuda, hitung-hitungan lolos ke final, dan laga penentu!
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Update Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup Usai Indonesia Ditahan Malaysia: Begini Peluang Garuda ke Final
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Jepang Comeback Lawan Venezuela, Uruguay Bantai Korea Selatan
Hasil pertandingan Jepang vs Venezuela dan Uruguay vs Korea Selatan. Jepang comeback 2-1, sementara Uruguay menang telak 4-1 atas Korea Selatan.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Hasil Pertandingan: Jepang Comeback Lawan Venezuela, Uruguay Bantai Korea Selatan
Italia
Milan dan Inter Rebutan Striker Cagliari, Satu Tim Kini Lebih Unggul
Inter Milan dan AC Milan berebut striker muda Cagliari, Paul Mendy. Inter disebut lebih unggul, tetapi Cagliari belum berniat melepas sang striker.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Milan dan Inter Rebutan Striker Cagliari, Satu Tim Kini Lebih Unggul
Liga Indonesia
Sandy Walsh Punya Kabar Baik untuk Persib
Sandy Walsh membawa kabar baik untuk Persib Bandung. Bek Timnas Indonesia itu mulai kembali berlatih di lapangan setelah menjalani pemulihan cedera.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Sandy Walsh Punya Kabar Baik untuk Persib
Timnas
Link Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia: Live Gratis di Youtube
FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia vs Malaysia, Senin (28/9), SUGBK, Jakarta, kick off pukul 19.30 WIB, Live Indosiar, Rans Entertainment, dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Link Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia: Live Gratis di Youtube
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Korea Selatan vs Uruguay, Live Sebentar Lagi di Sini!
Korea Selatan vs Uruguay berlangsung malam ini. Simak cara menonton, link streaming, jadwal, dan live score Korea Selatan vs Uruguay di sini!
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Korea Selatan vs Uruguay, Live Sebentar Lagi di Sini!
Timnas
Timnas Indonesia vs Malaysia, John Herdman Ajak Suporter Jaga Keangkeran GBK
John Herdman mengajak suporter Timnas Indonesia menciptakan atmosfer SUGBK yang intimidatif saat menghadapi Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Timnas Indonesia vs Malaysia, John Herdman Ajak Suporter Jaga Keangkeran GBK
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Venezuela, Live Sebentar Lagi di Sini!
Cara menonton Jepang vs Venezuela, lengkap dengan jadwal, link streaming, dan live score. Saksikan laga Jepang vs Venezuela hari ini, Senin (28/9).
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Venezuela, Live Sebentar Lagi di Sini!
Timnas
Ditantang Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Tetap Tenang
John Herdman meminta suporter Timnas Indonesia tetap realistis soal target juara FIFA ASEAN Cup 2026 karena membangun tim juara membutuhkan proses.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Ditantang Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Tetap Tenang
Timnas
John Herdman Minta Timnas Indonesia Lindungi 'Rumah' dari Malaysia
John Herdman meminta Timnas Indonesia menunjukkan identitas dan karakter saat menghadapi Malaysia di SUGBK pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
John Herdman Minta Timnas Indonesia Lindungi 'Rumah' dari Malaysia
Bagikan