Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sejarah Panjang Aturan Kick Off dalam Sepak Bola

Aturan kick off mengalami banyak perubahan sejak sepak bola modern ditemukan Inggris pada tahun 1800-an.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Sabtu, 09 Mei 2020
Sejarah Panjang Aturan Kick Off dalam Sepak Bola
Ilustrasi kick off (FIFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kick off atau sepak mula merupakan sebuah cara untuk mengawali atau memulai kembali permainan dalam suatu pertandingan sepak bola. Namun tahukah anda jika prosesi ini dalam perjalanannya sempat mengalami beberapa perubahan.

Inggris yang mengklaim sebagai penemu sepak bola modern pada 1863 turut berperan penting dalam hal ini. Aturan kick off sudah dijalankan di sana meski dengan cara sangat jauh berbeda dengan yang kita kenal sekarang.

Awalnya sebuah pertandingan sepak bola di Inggris diawali dengan lemparan di tengah lapangan yang dilakukan seorang wasit. Hal ini sangat mirip dengan jumpball dalam pertandingan bola basket.

Pada tahun 1841, sebuah pertandingan pada hari natal di Inggris diawali dengan peletakan bola di tengah lapangan. Permainan dimulai setelah wasit menembakkan pistol ke udara.

Baca Juga:

Serba-serbi Bola Menurut Aturan FIFA: Tekanan Udara hingga Berat

FIFA Berencana Larang Pemain Meludah di Lapangan

FIFA Usulkan Lima Pergantian Pemain di Tiap Pertandingan

Tata cara kick off terus mengalami perkembangan. Mulai tahun 1857, mulai diberlakukan pengundian koin untuk menentukan tim mana yang berhak melakukan sepak mula dari tengah lapangan.

Federasi sepak bola Inggris (FA) yang berdiri tahun 1863 akhirnya mematangkan aturan tersebut. Mereka merangkumnya ke dalam sebuah laws of the game bersama aturan sepak bola lainnya.

Awalnya, FA menentukan tim yang kalah dalam undian berhak melakukan kick off. Sementara lawannya memilih gawang atau daerah permainan mereka.

Pertandingan dimulai dengan tendangan dari tengah lapangan. Tim lawan harus berdiri di daerah pertahanannya sejauh sepuluh meter dari bola.

Sepuluh tahun kemudian, aturan tersebut kembali berubah. Kali ini tim yang memenangkan undian berhak memilih untuk melakukan kick off atau memilih gawang.

Kick off lalu tidak hanya dilakukan pada awal tiap babaknya. Ini juga dijadikan cara untuk memulai permainan kembali usai terjadi gol.

Aturan terkait kick off semakin disempurnakan ketika memasuki abad ke-20. Hal itu ditandai dengan berdirinya federasi sepak bola dunia (FIFA) pada 1904.

Pada tahun 2016, FIFA bersama asosiasi sepaka bola internasional (IFAB) melakukan sejumlah modifikasi terkait peraturan sepak bola. Kick off termasuk salah satunya.

Sebelum tahun tersebut, dibutuhkan dua orang untuk melakukan kick off. Hal itu karena bola harus digulirkan ke pertahanan lawan.

Namun sejak Piala Eropa 2016, FIFA mengizinkan bola kick off ditendang ke berbagai arah. Jadi satu pemain saja sudah cukup untuk melakukannya.

"Tujuan kami adalah membuat aturan mudah bagi siapa pun yang terlibat dengan sepak bola untuk mengerti dan memahami aturan," bunyi pernyataan IFAB.

Kick Off Fifa Sepak Bola Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Liga Indonesia
Breaking News! Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija, Dikontrak 5 Tahun
Nadeo Argawinata resmi berlabuh ke Persija Jakarta dengan kesepakatan transfer yang juga mengirimkan dua pemain muda Persija ke Borneo FC.
BolaSkor - Rabu, 22 Juli 2026
Breaking News! Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija, Dikontrak 5 Tahun
Inggris
John Stones Masuk Radar Chelsea, The Blues Siapkan Perombakan Lini Belakang
Chelsea dikabarkan tertarik merekrut bek senior Inggris, John Stones, yang kini berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama Manchester City berakhir.
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
John Stones Masuk Radar Chelsea, The Blues Siapkan Perombakan Lini Belakang
Inggris
Diminati Tottenham, Chelsea, dan Arsenal, Rashford Condong Bertahan di MU
Meski sempat santer dikabarkan akan hengkang pada bursa transfer musim panas 2026, Marcus Rashford kini justru berpeluang bertahan di Old Trafford.
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
Diminati Tottenham, Chelsea, dan Arsenal, Rashford Condong Bertahan di MU
Italia
Peluang Guardiola Latih Italia Makin Terbuka, Gaji Bukan Lagi Menjadi Penghalang
Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giovanni Malago, mengakui bahwa pihaknya siap membuat pengecualian soal anggaran demi mendatangkan Pep Guardiola
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
Peluang Guardiola Latih Italia Makin Terbuka, Gaji Bukan Lagi Menjadi Penghalang
Spanyol
Presiden LaLiga Desak Gianni Infantino Mundur dari FIFA: Kebijakannya Merusak Sepak Bola
Presiden LaLiga, Javier Tebas, melontarkan kritik keras kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
Presiden LaLiga Desak Gianni Infantino Mundur dari FIFA: Kebijakannya Merusak Sepak Bola
Inggris
Iraola Buka Suara soal Masa Depan Mac Allister dan Alisson di Liverpool
Iraola menyebut Mac Allister dan Alisson sebagai dua sosok penting dalam proyek yang sedang dibangunnya di Anfield.
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
Iraola Buka Suara soal Masa Depan Mac Allister dan Alisson di Liverpool
Piala Dunia
Anthony Taylor Akhiri Karier sebagai Wasit, Ungkap Beratnya Tekanan di Lapangan
Salah satu wasit paling berpengalaman di dunia, Anthony Taylor, resmi mengumumkan pensiun dari dunia perwasitan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
Anthony Taylor Akhiri Karier sebagai Wasit, Ungkap Beratnya Tekanan di Lapangan
Piala Dunia
7 Pemain Termuda yang Juara Piala Dunia, Lamine Yamal dan Pau Cubarsi Masuk Daftar Elite
Berikut daftar tujuh pemain termuda dalam sejarah yang menjadi juara Piala Dunia. Penyerang Spanyol Lamine Yamal masuk lima besar.
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
7 Pemain Termuda yang Juara Piala Dunia, Lamine Yamal dan Pau Cubarsi Masuk Daftar Elite
Inggris
Resmi Gabung Chelsea, Morgan Rogers: The Blues Klub Terbesar di London
Chelsea resmi memperkenalkan Morgan Rogers sebagai rekrutan anyar pada bursa transfer musim panas 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
Resmi Gabung Chelsea, Morgan Rogers: The Blues Klub Terbesar di London
Timnas
Mauro Zijlstra Terancam Absen pada Awal Piala AFF 2026, John Herdman Ungkap Penyebabnya
John Herdman mengungkap Mauro Zijlstra mengalami cedera paha belakang dan terancam absen pada awal Piala AFF 2026. Timnas Indonesia siapkan opsi lain.
Rizqi Ariandi - Selasa, 21 Juli 2026
Mauro Zijlstra Terancam Absen pada Awal Piala AFF 2026, John Herdman Ungkap Penyebabnya
Bagikan