Sejarah Membuktikan, 3 Tim Juara Piala Dunia meski Tak Menang di Laga Pembuka

Timnas Argentina tak perlu khawatir meski kalah dari Arab Saudi.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 23 November 2022
Sejarah Membuktikan, 3 Tim Juara Piala Dunia meski Tak Menang di Laga Pembuka
Laga Argentina vs Arab Saudi (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Piala Dunia 2022 baru dimulai dan kejutan sudah terjadi di grup C yang berisikan Argentina, Polandia, Meksiko, dan Arab Saudi. Kejutan itu diberikan oleh Arab Saudi kala menang 2-1 melawan Argentina di Lusail Stadium, Selasa (22/11) malam WIB.

Argentina sempat unggul dari gol penalti Lionel Messi (10') dan bertahan hingga turun minum. Tetapi di babak kedua Arab Saudi tiba-tiba memiliki momentum bermain dan determinasi hingga comeback tercipta.

Dua gol dicetak Saleh Alshehri (48') dan Salem Aldawsari (53') memastikan comeback bersejarah Arab Saudi atas Argentina. Arab Saudi kalah penguasaan bola 30 persen tetapi efektif mengubah tiga percobaan tendangan jadi dua gol.

Baca Juga:

Argentina 1-2 Arab Saudi: Green Falcons Akhiri Rekor Tak Pernah Kalah Albiceleste

Bintang Laga Argentina Vs Arab Saudi: Mohammed Al-Owais Buat Frustrasi Albiceleste

Hasil dan Klasemen Grup A-B Piala Dunia 2022: Amerika Gagal Pepet Inggris

Kejutan itu terjadi karena Arab Saudi tim non unggulan sementara Argentina salah satu kandidat juara Piala Dunia 2022. Akan tapi fans Argentina tak perlu berkecil hati, sebab masih ada dua pertandingan lainnya di grup.

Selain itu sejarah membuktikan bahwa ada tiga tim yang sukses keluar sebagai juara meski kalah di laga pembuka grup. Berikut ketiga negara tersebut.

1. Timnas Inggris

Tahun 1966 menjadi tahun terakhir timnas Inggris menjadi juara dunia dan itu terjadi di depan fans mereka sendiri. Semenjak saat itu pencapaian terbaik Inggris adalah mencapai semifinal pada Piala Dunia 2018 Rusia.

Bahkan era keemasan di kala tim diperkuat Wayne Rooney, Frank Lampard, Steven Gerrard, dan David Beckham tak mampu mengulangi kesuksesan tersebut.

Pada 1966 empat tim mencapai semifinal yakni Inggris, Jerman Barat, Portugal, dan Uni Soviet. Jerman menang 2-1 atas Uni Soviet dan Inggris mengalahkan Portugal 2-1. Di final Inggris jumpa Jerman dan Geoff Hurst jadi pahlawan Inggris.

Hurst mencetak dua gol Inggris di waktu tambahan dan memberikan titel Piala Dunia. Ia menorehkan hat-trick di final itu jadi satu-satunya hat-trick gol yang tercipta di final Piala Dunia. Inggris menang 4-2.

Inggris menjadi juara di kala pada laga pembuka grup 1 yang berisikan Uruguay, Meksiko, dan Prancis, Inggris hanya bermain imbang tanpa gol lawan Uruguay di Wembley. Setelah laga itu Inggris menang dua kali beruntun.

2. Timnas Italia

Tim peraih titel Piala Dunia terbanyak (empat kali) setelah Brasil. Italia berpatisipasi di Piala Dunia 1982 Spanyol dan di turnamen ini juga drama adu penalti dikenalkan. Italia terus melaju ke final dan memenangi titel Piala Dunia ketiga.

Gli Azzurri mengalahkan Jerman Barat dengan skor 3-1 di Santiago Bernabeu. Tiga gol tim arahan Enzo Bearzot dilesakkan oleh Paolo Rossi, Marco Tardelli, dan Alessandro Altobelli yang diperkecil gol Paul Breitner.

Perjalanan Italia ke final sebelum jadi juara cukup unik. Italia jadi satu-satunya tim yang memenangi titel meski tidak memenangi satu pun laga di fase grup. Pertama mereka imbang tanpa gol lawan Polandia, lalu seri 1-1 kontra Peru, sebelum kembali imbang 1-1 melawan Kamerun. Italia lolos sebagai runner-up grup 1.

3. Timnas Spanyol

Timnas Spanyol jadi contoh bagi Argentina untuk tidak mudah menyerah dan menjaga asa. Pada 2008 Spanyol juara Piala Eropa dan mempertahankannya pada 2012, di sela-sela tahun tersebut yakni pada 2010 Spanyol menjadi juara dunia.

La Furia Roja mengawali laga pertama grup H dengan kekalahan 0-1 melawan Swiss dari gol yang dicetak Gelson Fernandes. Namun Spanyol memenangi dua laga sisa, kemudian melewati Portugal, Paraguay, Jerman, sebelum menang 1-0 di final melawan Belanda.

Sampai saat ini hal tersebut diingat sebagai era keemasan sepak bola Spanyol dengan permainan sepak bola yang menghibur, serta mendapatkan pengaruh dari tiki taka yang dibawa pemain Barcelona ke timnas.

Trivia Sepak Bola Piala dunia 2022 Piala Dunia 2022 Qatar Argentina Timnas Argentina

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Ragam
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane menjadi delapan pelatih baru di UEFA Nations League 2026-2027. Simak daftar lengkapnya.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Liga Dunia
Timnas Argentina Menatap Era Baru Tanpa Sang GOAT, Lionel Messi
Argentina memasuki era baru tanpa Lionel Messi. Alexis Mac Allister meminta Tim Tango lebih kuat sebagai tim setelah kehilangan sang GOAT.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Timnas Argentina Menatap Era Baru Tanpa Sang GOAT, Lionel Messi
Liga Dunia
Portofolio Bisnis Lionel Messi: dari Properti, Lelang Karya Digital, hingga Rumah Sakit Anak
Lionel Messi membangun portofolio bisnis di luar sepak bola, dari properti dan perhotelan hingga seni digital serta proyek kemanusiaan.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Portofolio Bisnis Lionel Messi: dari Properti, Lelang Karya Digital, hingga Rumah Sakit Anak
Ragam
5 Fakta Unik Derby Madrid: Lebih Bergengsi daripada El Clasico
5 fakta unik Derby Madrid antara Atlético Madrid dan Real Madrid yang jarang diketahui. Simak sejarah rivalitas, Cibeles, hingga awal berdirinya Atlético.
Johan Kristiandi - Minggu, 20 September 2026
5 Fakta Unik Derby Madrid: Lebih Bergengsi daripada El Clasico
Ragam
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Floyd Samba mencetak dua gol pada debut bersama Manchester City. Striker 17 tahun itu merupakan putra mantan bek Blackburn Rovers, Christopher Samba.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Ragam
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Brentford vs Chelsea menjanjikan laga seru di Premier League. Simak lima alasan yang membuat duel ini layak dinanti, dari hujan gol hingga H2H.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Internasional
Catat! Lionel Messi Akan Mainkan Laga Terakhir dengan Argentina, Ini Tanggalnya
Lionel Messi akan menjalani laga perpisahan bersama Timnas Argentina melawan Benin pada 6 Oktober 2026 di Stadion Monumental, Buenos Aires.
Rizqi Ariandi - Rabu, 16 September 2026
Catat! Lionel Messi Akan Mainkan Laga Terakhir dengan Argentina, Ini Tanggalnya
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Ragam
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
AS Roma memuncaki klasemen Serie A 2026/2027 dengan rekor sempurna. Simak 5 alasan Giallorossi melaju kencang bersama Gasperini dan Donyell Malen.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Ragam
Momen-momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Manchester
Simak tujuh momen ikonik Derby Manchester, dari gol salto Wayne Rooney hingga selebrasi legendaris Mario Balotelli.
Arief Hadi - Minggu, 13 September 2026
Momen-momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Manchester
Bagikan