Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sejarah Liverpool Vs Madrid, dari Paris hingga Pembantaian di Ukraina

Real Madrid dan Liverpool telah bertemu di perempat final Liga Champions dan kenangan di Paris hingga pembantaian di Ukraina
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 07 April 2021
Sejarah Liverpool Vs Madrid, dari Paris hingga Pembantaian di Ukraina
Liverpool ketika menjuarai Liga Champions 1981 (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Dua klub tradisional Eropa Real Madrid dan Liverpool telah bertemu di perempat final Liga Champions musim ini. El Real menjadi tuan rumah di Estadio Alfredo Di Stefano pada leg satu perempat final dan menang 3-1, Rabu (07/04) pukul dini hari WIB, melalui dua gol Vinicius dan Marco Asensio.

Itu jadi pertemuan teranyar kedua tim setelah terakhir bertemu pada final Liga Champions 2018. Real Madrid menang 3-1 melalui dua gol Gareth Bale dan Karim Benzema yang diperkecil Sadio Mane. Laga itu diwarnai cederanya Mohamed Salah dan blunder Loris Karius.

Total keduanya telah menghasilkan 19 titel Liga Champions: 13 untuk Real Madrid dan enam Liverpool. Setiap pertemuan mereka menghasilkan cerita menarik dalam sejarah sepak bola di Eropa, mulai dari kenangan di Paris hingga pembantaian di Ukraina.

Baca Juga:

Real Madrid 3-1 Liverpool: Vinicius Bersinar, The Reds Gagal Balas Dendam

Kenangan Rafael Benitez kala Liverpool Mempermalukan Real Madrid

Ketika Fernando Morientes Memilih antara Liverpool atau Real Madrid

Juara di Paris

Pada medio 1970 hingga 1980-an Liverpool adalah tim yang disegani di Inggris dan Eropa. Puncaknya terjadi pada 1981 usai menjadi juara Liga Champions pada 1977 dan 1978, Liverpool memenangi titel Eropa ketiga.

Sudah 15 tahun berlalu sejak Madrid meraih sukses di kompetisi dan Liverpool-nya Bob Paisley memastikan itu tetap berlanjut untuk raksasa Spanyol.

Liverpool menang 1-0 di final Liga Champions 1981 atas Madrid melalui gol kaki kiri Alan Kennedy, bek kiri Liverpool. Itu jadi salah satu malam bersejarah Liverpool di Paris.

Drama Steve McManaman

Liverpool jadi klub pertama yang menderita aturan Bosman kepada pemainnya Steve McManaman, produk akademi Liverpool yang melegenda dengan klub tapi pergi ke Real Madrid pada 1999 karena kontraknya berakhir.

Meski fans menilai ada motif uang di balik kepergiannya, namun pihak Liverpool juga salah karena bisa-bisanya mereka gagal memperpanjang kontrak gelandang andalannya. Alhasil McManaman ke Madrid dan sukses memenangi dua titel Liga Champions dan LaLiga.

Michael Owen dan Antonio Nunez

Seperti halnya Steve McManaman, Michael Owen juga melegenda di tim utama Liverpool usai promosi dari akademi. Selama hampir tujuh tahun kecepatan, penyelesaian akhir, dan mentalitasnya mengangkat performa Liverpool.

Ketika Rafael Benitez melatih Liverpool Madrid merekrut Michael Owen pada 2004, Antonio Nunez datang ke Anfield sebagai bagian transfer. Nasib keduanya pun sama di klub barunya: tak mampu tampil optimal dan tak pernah sama lagi performanya.

Ironisnya di musim Owen pergi ke Santiago Bernabeu Liverpool memenangi titel Liga Champions 2004-2005.

Pembantaian Liverpool atas Real Madrid

16 besar Liga Champions 2008-2009. Liverpool mengakhiri musim tanpa trofi, tapi dalam perjalanan musim Merseyside Merah menyingkirkan Madrid di 16 besar dengan agregat telak 5-0 tanpa gol balasan tim lawan.

Liverpool menang 1-0 di Santiago Bernabeu dan kemudian menang telak 4-0 di Anfield. Steven Gerrard dan Fernando Torres jadi dua aktor utama Liverpool yang mengacak pertahanan Madrid, tim yang berisikan Sergio Ramos, Iker Casillas, Fabio Cannavaro, Arjen Robben, Raul, dan Gonzalo Higuain.

Pembalasan di Ukraina

Pada 2018 situasinya berubah drastis. Kondisi kedua skuad berbeda dan Madrid sedang gila-gilanya di Eropa pada final Liga Champions 2018. Mohamed Salah cedera dan Loris Karius, kiper Liverpool membuat blunder di laga itu.

Hasilnya Madrid menang 3-1 melalui dua gol Gareth Bale dan Karim Benzema yang diperkecil Sadio Mane. Madrid juara dan memenangi titel Liga Champions ke-13 di Ukraina.

Breaking News Liverpool Real Madrid Liga Champions Trivia Sepak Bola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
RCTI Gandeng Reza Arap Siarkan Piala AFF 2026 Gratis di Youtube
Reza Arap resmi menjadi Official Digital Partner MNC Group untuk menyiarkan seluruh pertandingan Piala AFF 2026 gratis di YouTube dengan izin resmi Sportfive.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
RCTI Gandeng Reza Arap Siarkan Piala AFF 2026 Gratis di Youtube
Piala Dunia
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Kyle Walker buka suara terkait kegagalan timnas Inggris ke final Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Argentina.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Liga Indonesia
NK Istra Tolak Tawaran Persija untuk Eks Striker Hertha Berlin, Dinamo Zagreb Turut Mengintai
Persija Jakarta mendapat penolakan dari NK Istra setelah mengajukan tawaran 500 ribu Euro untuk Smail Prevljak. Macan Kemayoran juga bersaing dengan Dinamo Zagreb.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
NK Istra Tolak Tawaran Persija untuk Eks Striker Hertha Berlin, Dinamo Zagreb Turut Mengintai
Italia
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Masa depan Alejandro Garnacho di Chelsea dipastikan akan segera berakhir. Winger asal Argentina itu disebut tidak masuk dalam rencana pelatih baru Xabi Alonso untuk musim depan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Piala Dunia
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Lionel Scaloni memuji mentalitas Argentina yang selalu mengeluarkan kemampuan terbaik saat berada di bawah tekanan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Piala Dunia
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Kapten Argentina, Lionel Messi, angkat bicara mengenai berbagai tuduhan yang menyebut La Albiceleste mendapat perlakuan istimewa dan kerap diuntungkan sepanjang Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Ragam
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan dua sosok yang pernah memiliki hubungan guru dan murid: Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Piala Dunia
4 Rekor Buruk yang Dicatat Inggris usai Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Timnas Inggris memperpanjang sejumlah catatan buruk dalam sejarah mereka di Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
4 Rekor Buruk yang Dicatat Inggris usai Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia
FA Pasang Badan, Thomas Tuchel Tetap Pimpin Inggris Menuju Euro 2028
Posisi Thomas Tuchel sebagai pelatih timnas Inggris dipastikan tetap aman meski The Three Lions gagal melangkah ke final Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Argentina di semifinal.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
FA Pasang Badan, Thomas Tuchel Tetap Pimpin Inggris Menuju Euro 2028
Inggris
Xabi Alonso Blak-blakan Ungkap Alasan Terima Pinangan Chelsea
Pelatih baru Chelsea, Xabi Alonso, akhirnya buka suara mengenai keputusannya bergabung dengan The Blues.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Xabi Alonso Blak-blakan Ungkap Alasan Terima Pinangan Chelsea
Bagikan