Sanksi Komdis PSSI bagi Bambang Suryo Penuh Kejanggalan

Bambang Suryo dihukumlarangan beraktivitas dalam ruang lingkup sepak bola Indonesia seumur hidup.
Frengky AruanFrengky Aruan - Kamis, 27 Desember 2018
Sanksi Komdis PSSI bagi Bambang Suryo Penuh Kejanggalan
Bambang Suryo. (BolaSkor.com/Kristian Joan)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pasca turunnya sanksi berat dari Komisi Disiplin PSSI, Bambang Suryo langsung menggelar konferensi pers. Menurutnya, sanksi berat berupa larangan beraktivitas di sepak bola Indonesia seumur hidup tidak layak baginya dan penuh kejanggalan.

"Saya tidak terima dengan sanksi itu. Sangat tidak adil bagi saya, tapi mungkin adil bagi mereka," cetus Bambang Suryo di salah satu rumah makan Kota Malang, Kamis (27/12) siang tadi.

Oleh Komdis PSSI, ia dianggap melanggar Kode Disiplin PSSI Pasal 75 yang berisi tentang manipulasi hasil pertandingan secara ilegal dan juga Pasal 141 tentang Ruang Lingkup Kode, Kesalahan, Kebiasaan, Doktrin, dan Ilmu Hukum.

Sementara kasus yang menjeratnya adalah ketika ia berusaha melakukan percobaan suap kepada PS Ngada. Ketika menjelang babak lanjutan Liga 3 Nasional di Kediri, ia meminta uang sejumlah Rp 100 juta agar bisa sama-sama naik kasta ke Liga 2 musim depan.

Baca Juga:

Ketum PSSI Edy Rahmayadi Beri Respons Penangkapan Johar Lin Eng

Johar Lin Eng Terancam Kurungan 5 Tahun Penjara

"Janggalnya adalah, sanksi seumur hidup itu seperti mengulangi sanksi saya di tahun 2015. Kalau dulu, saya memang disanksi setelah melakukan match fixing," beber BS, sapaan akrabnya.

Kasus percobaan suap itu baginya tidak layak berujung sanksi seumur hidup. Karena kasus ini hanya sebagian kecil dari gumpalan masalah serupa yang terjadi di sepak bola tanah air.

"Sedangkan sekarang kan tidak masalah match fixing. Komdis seharusnya baca-baca lagi dan meneliti lebih dalam lagi atas sanksi itu," imbuhnya.

Dalam lingkup publik, ia jelas merasa dirugikan dengan sanksi itu. Namanya jelas tercoreng meski sudah berupaya maksimal untuk ikut membuat sepak bola nasional menjadi bersih dari isu pengaturan skor.

"Ini bisa menjadi pembunuhan karakter, sehingga saya tidak lagi dipercaya publik untuk mengungkap match fixing. Saya merasa sudah kooperatif kepada Komdis, malah justru menjadi korban mereka," tutup BS. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)

Breaking News Bambang Suryo Match Fixing Komdis pssi
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Posts

15.464

Berita Terkait

Liga Indonesia
Real Madrid vs Barcelona Legends Akan Getarkan GBK, Sambut 500 Tahun Jakarta
Pertandingan El Clasico akan hadir di Jakarta, dalam tajuk “Clash of Legends Jakarta” di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 18 April 2026.
Tengku Sufiyanto - Senin, 12 Januari 2026
Real Madrid vs Barcelona Legends Akan Getarkan GBK, Sambut 500 Tahun Jakarta
Inggris
Menilik Rekam Jejak Michael Carrick sebagai Manajer Interim Manchester United: Pernah Menumbangkan Arsenal
Michael Carrick masuk radar manajer interim Manchester United. Menilik rekam jejaknya bersama Setan Merah, termasuk kemenangan atas Arsenal.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Januari 2026
Menilik Rekam Jejak Michael Carrick sebagai Manajer Interim Manchester United: Pernah Menumbangkan Arsenal
Liga Indonesia
Persija Melawan Serangan Rasisme terhadap Allano Lima Usai Laga Kontra Persib
Winger Persija, Allano Lima, mendapatkan serangan rasisme di media sosial. Persija tegas berdiri bersama Allano untuk melawan segala tindakan diskriminasi.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
Persija Melawan Serangan Rasisme terhadap Allano Lima Usai Laga Kontra Persib
Prediksi
Prediksi dan Statistik Juventus vs Cremonese: Bianconeri Harus seperti Mobil Ferrari
Prediksi dan statistik Juventus vs Cremonese di Serie A 2025/2026. Bianconeri diunggulkan menang, simak analisis lengkap dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Januari 2026
Prediksi dan Statistik Juventus vs Cremonese: Bianconeri Harus seperti Mobil Ferrari
Italia
Superkomputer Prediksi Hasil Juventus vs Cremonese: Peluang Menang Bianconeri Sangat Besar
Superkomputer Opta memprediksi hasil Juventus vs Cremonese di Serie A 2025/2026. Peluang menang Bianconeri sangat besar. Simak persentasenya!
Johan Kristiandi - Senin, 12 Januari 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Juventus vs Cremonese: Peluang Menang Bianconeri Sangat Besar
Timnas
John Herdman Kurang Fit, Sesi Perkenalan Resmi Diundur ke 13 Januari
PSSI awalnya akan memperkenalkan secara resmi John Herdman kepada awak media di Jakarta pada Senin (12/1).
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
John Herdman Kurang Fit, Sesi Perkenalan Resmi Diundur ke 13 Januari
Liga Indonesia
Mauricio Souza Tanggapi Rumor Fajar Fathurrahman Gabung Persija Jakarta
Fajar Fathurrahman dikabarkan bakal bergabung ke Persija Jakarta setelah berpisah dengan Borneo FC Samarinda.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
Mauricio Souza Tanggapi Rumor Fajar Fathurrahman Gabung Persija Jakarta
Liga Indonesia
Persija Kalah dari Persib Akibat Dua Kesalahan Individu
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menilai kekalahan tim asuhannya dari Persib Bandung disebabkan oleh dua kesalahan individu.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
Persija Kalah dari Persib Akibat Dua Kesalahan Individu
Liga Indonesia
Persija Dikalahkan Persib, The Jakmania Tuntut Manajemen Evaluasi Pemain
Persija Jakarta kembali menelan kekalahan saat bertandang ke markas Persib Bandung. Kali ini, Macan Kemayoran kalah oleh gol tunggal Beckham Putra.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
Persija Dikalahkan Persib, The Jakmania Tuntut Manajemen Evaluasi Pemain
Lainnya
Bandung bjb Tandamata Petik Pelajaran dari Kekalahan Lawan Jakarta Popsivo Polwan
Bandung bjb Tandamata gagal melanjutkan tren positif usai kalah dari Jakarta Popsivo Polwan. Di laga pembuka musim, Bandung bjb Tandamata menang atas Livin.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
Bandung bjb Tandamata Petik Pelajaran dari Kekalahan Lawan Jakarta Popsivo Polwan
Bagikan