Sambut Musim 2021-2022, Premier League Modifikasi Regulasi VAR

Tugas VAR akan lebih dikurangi ketimbang musim lalu.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Selasa, 03 Agustus 2021
Sambut Musim 2021-2022, Premier League Modifikasi Regulasi VAR
Momen wasit Premier League tengah mengecek VAR. (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sebuah keputusan penting diambil operator Premier League jelang bergulirnya musim 2021-2022. Penggunaan Video Assistant Referee (VAR) akan dikurangi secara signifikan.

Penerapan VAR di Premier League sudah dilakukan sejak musim 2019-2020. Namun teknologi yang bertujuan membantu tugas wasit itu justru menimbulkan banyak kontroversi.

Musim lalu, kontroversi VAR justru semakin bertambah. Tak heran jika banyak yang menyarankan untuk menghapusnya.

Baca Juga:

Fenomena Anti-Vaksin COVID-19 Merambat ke Premier League

Solskjaer Targetkan Manchester United Langsung Tancap Gas

Berstatus Juara Liga Champions, Chelsea Bisa Raih Double Winners Musim Ini

Operator Premier League menyadari penggunaan VAR belum sempurna. Maka dari itu mereka terus melakukan perbaikan untuk mengurangi kesalahan yang menimbulkan polemik.

Salah satu kontroversi yang ditimbulkan VAR adalah saat menentukan suatu insiden yang berpotensi hukuman penalti. Pertandingan kadang harus berhenti selama beberapa menit untuk menentukan keputusan.

Pada musim 2021-2022, pemandangan tersebut akan berkurang secara signifikan. Wasit Premier League tidak akan diminta melihat VAR saat ada kontak minim di kotak penalti.

"Pesan yang jelas melalui survei yaitu sepak bola adalah tentang kontak. Wasit harus mencari kontak, dan membangun kontak yang jelas, lalu tanyakan pada diri mereka sendiri pertanyaannya: 'Apakah kontak itu memiliki konsekuensi?" kata kepala wasit Premier League, Mike Riley.

"Saya pikir, sebagian dari kami masuk ke kerangka berpikir itu dengan analisis forensik yang berlanjut ke VAR. Jadi, kontak itu sendiri hanyalah bagian dari apa yang wasit harus mencari."

"Pertimbangkan motivasi pemain juga. Jika Anda melihat kontak yang jelas memiliki konsekuensi, maka itulah yang harus Anda putuskan penalti. Jika Anda ragu dalam elemen itu, Anda cenderung tidak akan memberikannya," tambahnya.

VAR memang dimanfaatkan segelintir pemain untuk mencari keuntungan. Mereka kerap mencoba membenturkan dirinya dengan bagian tubuh lawan di kotak penalti yang memaksa wasit mengecek VAR.

Namun pada musim depan, aksi tersebut tidak akan selalu berhasil. wasit tidak akan memberi penalti meski ada benturan yang jelas tertangkap kamera.

Aturan Offside

Tak hanya tentang benturan di kotak penalti, Premier League juga sedikit mengubah fungsi VAR saat menilai insiden offside. Terutama untuk momen yang tipis.

Musim lalu, garis tipis yang dibuat VAR saat menentukan insiden offside yang sulit justru menimbulkan kontroversi. Banyak pihak menilai tak semestinya pemain dianggap dalam posisi tersebut saat ujung kaki atau sikunya saja yang berada di depan bek terakhir lawan.

Untuk musim 2021-2022, VAR masih akan menggunakan sebuah garis untuk menjadi patokan seorang pemain offside atau tidak. Bedanya, garisnya sekarang lebih tebal.

Salah satu contoh polemik offside yang tipis.

“Jika Anda memiliki situasi offside yang sangat tipis, kami terus mengikuti proses yang sama yang kami lakukan tahun lalu dengan VAR. Jadi Anda akan menerapkan garis satu piksel dengan menempatkan garis penyerang dan garis pertahanan lawan," kata Riley lagi.

“Kami akan memasang garis yang lebih tebal di mana mereka tumpang tindih sehingga situasi itu sekarang akan dianggap sebagai onside. Jadi kuku kaki, hidung dan bagian tubuh lain yang mungkin offside tahun lalu, musim depan mereka onside."

Riley punya alasan jelas mengubah fungsi VAR. Ia ingin Premier League kembali menunjukkan karakter sebagai kompetisi yang memainkan tempo tinggi dan banyak gol.

Karakter tersebut sedikit menghilang pada dua musim terakhir. Pertandingan memang lebih sering berhenti karena wasit harus sering mengecek VAR.

"Secara efektif, apa yang kami berikan kembali ke permainan adalah 20 gol yang dianulir musim lalu," pungkasnya.

Premier League VAR Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Lainnya
Kart.inc Pro League Season 2 Resmi Dimulai, Persaingan Lintas Kategori Memanas
Kart.inc Pro League (KPL) adalah liga e-karting pertama di Indonesia yang mengusung konsep franchise league dan team championship.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 08 Oktober 2026
Kart.inc Pro League Season 2 Resmi Dimulai, Persaingan Lintas Kategori Memanas
MotoGP
Format Baru MotoGP 2027: Kualifikasi Sprint Terpisah dan Sesi Warm-Up Dihapus
MotoGP terapkan format baru mulai 2027. Kualifikasi Sprint dan Grand Prix kini dipisah, serta penyesuaian jadwal latihan hingga hari Minggu.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 07 Oktober 2026
Format Baru MotoGP 2027: Kualifikasi Sprint Terpisah dan Sesi Warm-Up Dihapus
Inggris
Vonis Bersalah Manchester City Tak Bisa Menghapus Masa-masa Kejayaan Pemain
Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial. Kyle Walker menegaskan vonis tersebut tak bisa menghapus kenangan kejayaan para pemain.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Vonis Bersalah Manchester City Tak Bisa Menghapus Masa-masa Kejayaan Pemain
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Tegas, Pemain Persija Harus Lupakan Euforia Juara FIFA ASEAN Cup
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, meminta para pemain Macan Kemayoran yang baru menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Timnas Indonesia segera mengakhiri euforia dan fokus menghadapi PSIM Yogyakarta.
Rizqi Ariandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Shin Tae-yong Tegas, Pemain Persija Harus Lupakan Euforia Juara FIFA ASEAN Cup
Inggris
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Jamie Carragher menilai Manchester City seharusnya mendapat hukuman 3-5 tahun atas kasus pelanggaran finansial Premier League.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Liga Indonesia
PSIM vs Persija Jakarta, Tak Kurang dari 1.000 The Jakmania Bakal Away ke Bantul
The Jakmania mendapat kuota 1.000 tiket untuk mendukung Persija Jakarta saat menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Rabu, 07 Oktober 2026
PSIM vs Persija Jakarta, Tak Kurang dari 1.000 The Jakmania Bakal Away ke Bantul
Timnas
Timnas Indonesia Bakal Diguyur Bonus Tambahan dari Prabowo Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas Indonesia mendapat bonus tambahan dari Presiden Prabowo Subianto setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Erick Thohir mengungkap bonus tersebut.
Rizqi Ariandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Timnas Indonesia Bakal Diguyur Bonus Tambahan dari Prabowo Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Internasional
Ucapkan Salam Perpisahan, Lionel Messi: Saya Tahu Kapan Harus Pensiun
Lionel Messi resmi mengucapkan salam perpisahan setelah laga Argentina vs Benin. La Pulga mencetak gol dan menyumbang dua assist dalam kemenangan 3-0.
Johan Kristiandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Ucapkan Salam Perpisahan, Lionel Messi: Saya Tahu Kapan Harus Pensiun
Internasional
Jumlah Gol dan Assist Lionel Messi di Timnas Argentina: Rekornya Sulit Dipecahkan
Berapa jumlah gol dan assist Lionel Messi di Timnas Argentina? La Pulga menutup karier internasional dengan 126 gol dan 68 assist dari 208 pertandingan.
Johan Kristiandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Jumlah Gol dan Assist Lionel Messi di Timnas Argentina: Rekornya Sulit Dipecahkan
Liga Indonesia
Link Streaming Port FC vs Persib Bandung di ASEAN Club Championship, Gratis Youtube
Port FC vs Persib Bandung, ASEAN Club Championship Grup B, di Stadion Thammasat, Kamis (8/10), pukul 19.00 WIB, Live Youtube Rans Entertainment.
Rizqi Ariandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Link Streaming Port FC vs Persib Bandung di ASEAN Club Championship, Gratis Youtube
Bagikan