Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Romelu Lukaku Jadi 'Monster' yang Berbeda di Bawah Arahan Antonio Conte

Romelu Lukaku semakin tajam mencetak gol usai mencetak dua gol ke gawang Udinese.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 03 Februari 2020
Romelu Lukaku Jadi 'Monster' yang Berbeda di Bawah Arahan Antonio Conte
Romelu Lukaku (@Inter_en)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Inter Milan terus memberikan tekanan kepada Juventus dalam perburuan titel Serie A 2019-20. Melawan Udinese di Friuli dalam lanjutan pekan 22 Serie A, Minggu (03/02) dini hari WIB, Nerazzurri menang 2-0 melalui dua gol yang diciptakan Romelu Lukaku (64' dan 71' - penalti).

Dua gol Lukaku itu menambah catatan golnya musim ini menjadi 20 di seluruh kompetisi dari 29 laga yang telah dimainkan. Terhitung dari musim 2012-13, Lukaku tak pernah mencetak 15 gol kurang dengan detail: 17, 16, 20, 25, 26, 27, 15, dan kini 20 gol.

Lukaku, 26 tahun, ada di urutan tiga daftar pencetak gol terbanyak Serie A di bawa Ciro Immobile (25 gol dengan Lazio) dan Cristiano Ronaldo (19 gol dengan Juventus).

Merekrut Lukaku dari Manchester United di awal musim panas ini menjadi keputusan jitu yang dilakukan Inter. Antonio Conte, pelatih Inter, bersyukur mendesak manajemen untuk merekrutnya.

Baca Juga:

Romelu Lukaku, Raksasa yang Mengguncang Sepak Bola Italia

Hasil Laga Liga-liga Eropa: Inter Milan Pepet Juventus, Barcelona Dekati Madrid

Ketika Manajemen Inter Milan Memanjakan Antonio Conte dari Kedatangan Lukaku hingga Eriksen

Romelu Lukaku

"Romelu memiliki kualitas, ini bukan penampilan terbaiknya dan dia harus melakukan jauh lebih baik. Fakta ia mencetak dua gol penting, tetapi ia bisa berbuat lebih banyak di area lainnya. Dia beradaptasi dengan sangat baik di skuat dan saya hanya bisa memuji dia," tutur Conte di Football-Italia.

"Saya sangat senang telah mendorong begitu keras (kepada manajemen Inter) untuk kedatangannya!"

Penyerang asal Belgia menjadi sosok 'monster' yang ganas dan berbeda di bawah arahan Conte dibanding ketika masih dilatih Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United.

Dua golnya ke gawang Udinese menjadi gol ke-12 di laga tandang Serie A musim ini. Artinya, mantan penyerang Everton itu menjadi predator di markas lawan. Lukaku tak lupa memuji rekan setimnya atas performa hebat yang ditampilkannya.

"Saya hanya berpikir saya adalah pemain yang ingin melakukannya dengan baik untuk tim. Sangat penting bagi saya bahwa tim semuanya ada di ritme yang sama, jadi saya mencoba mengirimkan aura positif," ucap Romelu Lukaku.

Lukaku berharap momentum Inter Milan berlanjut di pekan berikutnya melawan AC Milan dalam Derby della Madonnina.

"Saya pikir pertandingan Coppa Italia melawan Fiorentina menjadi pemicu yang kami butuhkan. Kami tahu itu tidak akan mudah melawan Udinese, tetapi kami mencetak dua gol dan ini penting untuk musim ini," imbuh Lukaku.

"Ini adalah pertempuran yang menarik di puncak, itu baik bagi kami untuk berada di sana juga dan kkami akan memainkan laga besar dengan Milan. Mereka tampil bagus saat ini dan saya harap kami terus menang," harapnya.

Breaking News Serie a Inter Inter Milan Romelu lukaku Antonio Conte

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bandung Seperti Paris, Gabriel Mutombo Nyaman Perkuat Persib
Bek anyar Persib Bandung asal Prancis, Gabriel Mutombo, mengaku terkesan dengan atmosfer tim, Bobotoh, dan kenyamanan Kota Bandung. Simak komentar lengkapnya usai menjalani latihan bersama Persib.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Bandung Seperti Paris, Gabriel Mutombo Nyaman Perkuat Persib
Piala Dunia
Superkomputer Opta Prediksi Skor Prancis vs Inggris: Les Bleus Tak Pulang dengan Tangan Hampa
Superkomputer Opta memprediksi Prancis lebih diunggulkan mengalahkan Inggris pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Simak persentase kemenangan, rekor kedua tim, dan prediksi skor pertandingan.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Superkomputer Opta Prediksi Skor Prancis vs Inggris: Les Bleus Tak Pulang dengan Tangan Hampa
Piala Dunia
Timnas Prancis Mager Menghadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026
Timnas Prancis dikabarkan kehilangan motivasi menghadapi Inggris pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Simak alasan Les Bleus enggan bermain, potensi rotasi Didier Deschamps, serta dampaknya bagi FIFA Ranking dan perburuan top skor.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Timnas Prancis Mager Menghadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026
Liga Indonesia
Frans Putros Angkat Kaki, Persib Aktifkan Mode Senyap Cari Pemain Baru
Persib Bandung membuka peluang merekrut pemain baru usai ditinggal bek Timnas Irak, Frans Putros. Pelatih Igor Tolic memastikan Maung Bandung masih aktif mencari pemain di bursa transfer.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Frans Putros Angkat Kaki, Persib Aktifkan Mode Senyap Cari Pemain Baru
Piala Dunia
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Termahal Mencapai Rp538 Juta
Harga tiket final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina mencapai Rp538 juta untuk kategori pertama. Nilainya bahkan melampaui rata-rata harga tiket Super Bowl LVIII dan Final NBA 2026.
Rizqi Ariandi - Jumat, 17 Juli 2026
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Termahal Mencapai Rp538 Juta
Piala Dunia
Daftar Peraih Peringkat Ketiga Piala Dunia dari 1930 hingga 2022: Jerman Paling Sering
Simak daftar lengkap peraih tempat ketiga Piala Dunia dari 1930 hingga 2022. Jerman menjadi negara dengan koleksi finis peringkat ketiga terbanyak dalam sejarah turnamen FIFA.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Daftar Peraih Peringkat Ketiga Piala Dunia dari 1930 hingga 2022: Jerman Paling Sering
Piala Dunia
Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026, Slavko Vincic Pernah Terseret Kasus Narkoba dan Prostitusi
Slavko Vincic ditunjuk menjadi wasit final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina. Simak profil, rekam jejak, kontroversi, hingga kasus penggerebekan yang pernah menyeret namanya.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026, Slavko Vincic Pernah Terseret Kasus Narkoba dan Prostitusi
Berita
Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Jadi Duel Spesial Marc Cucurella dan Enzo Fernandez
Marc Cucurella dan Enzo Fernandez berpeluang mencatatkan prestasi langka dengan menjuarai dua turnamen dunia berbeda di stadion yang sama dalam rentang satu tahun.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Jadi Duel Spesial Marc Cucurella dan Enzo Fernandez
Piala Dunia
Profil Stadion Final Piala Dunia 2026, New York New Jersey Stadium: Tempat Lionel Messi Mengubur Mimpi
Profil lengkap New York New Jersey Stadium, stadion final Piala Dunia 2026. Simak sejarah pembangunan, kapasitas, laga-laga besar, hingga memori pahit Lionel Messi di venue yang juga dikenal sebagai MetLife Stadium.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Profil Stadion Final Piala Dunia 2026, New York New Jersey Stadium: Tempat Lionel Messi Mengubur Mimpi
Liga Indonesia
Alumnus Piala Dunia 2022 Kwon Chang-hoon Pilih Persija karena Tantangan dan STY
Kwon Chang-hoon mengungkap alasan memilih Persija Jakarta. Eks pemain Timnas Korea Selatan itu menyebut pengaruh Shin Tae-yong dan tantangan baru sebagai faktor utama.
Rizqi Ariandi - Jumat, 17 Juli 2026
Alumnus Piala Dunia 2022 Kwon Chang-hoon Pilih Persija karena Tantangan dan STY
Bagikan