Ketika Manajemen Inter Milan Memanjakan Antonio Conte dari Kedatangan Lukaku hingga Eriksen

Sah-sah saja Inter Milan memanjakan Antonio Conte yang saat ini membawa Nerazzurri bersaing merebutkan Scudetto 2019-20.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 27 Januari 2020
Ketika Manajemen Inter Milan Memanjakan Antonio Conte dari Kedatangan Lukaku hingga Eriksen
Antoine Griezmann (Twitter resmi Inter Milan)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, diberikan dukungan penuh oleh manajemen klub untuk membentuk skuat yang diinginkannya. Mereka tidak segan-segan mengucurkan dana untuk merekrut pemain dari bursa transfer musim panas hingga di musim dingin ini.

Pada musim panas Inter mendatangkan Romelu Lukaku, Andrei Radu, Lucien Agoume, Valentino Lazaro, Diego Godin, Gabriel Brazao, Eddie Salcedo, dan Matteo Politano. Sementara di musim dingin klub - sejauh ini - mendatangkan Ashley Young, Victor Moses, yang berpotensi disusul Christian Eriksen dan Olivier Giroud.

Bagi manajer-manajer atau pelatih-pelatih di Eropa, perlakuan yang diterima Conte di Inter Milan itu bisa jadi membuat mereka iri. Maklum, sejarah sudah membuktikan bahwa tidak seluruh manajer atau pelatih di Eropa mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Ambil contoh seperti Jose Mourinho, manajer Tottenham Hotspur, ketika dia melatih Manchester United pada musim 2018-19. Alih-alih diberikan bek tengah dan pemain berkualitas, United hanya memberikannya Lee Grant, Fred, dan Diogo Dalot.

Baca Juga:

Antonio Conte Ungkap Alasan Inter Milan Agresif di Bursa Transfer

Sadar Melakukan Kesalahan, Lautaro Martinez Kirim Pesan Khusus

Inter Milan 1-1 Cagliari: La Beneamata Kehabisan Bensin

Jose Mourinho

Sementara Inter langsung menanggapi keluhan Conte pada awal 2020 soal kurangnya kedalaman skuat tim dengan merekrut pemain-pemain anyar.

"Kami bermain tanpa empat pemain penting, yang merupakan kerugian besar untuk kami sekarang. Atalanta dibangun dengan fisik, agresivitas, intensitas yang luar biasa dan fakta kami menahan mereka di level itu adalah hal yang impresif. Jangan lupakan juga kalau Atalanta finis di atas Inter pada musim lalu," tutur Conte beberapa waktu lalu pasca melawan Atalanta.

"Mereka adalah sebuah tim yang sangat tangguh, kami sudah melakukan segalanya pada hari ini untuk memenangi pertandingan. Pemain-pemain saya luar biasa dan saya hanya berharap kami tidak kehilangan pemain karena dengan absennya beberapa pemain, segalanya jadi sangat rumit."

Antonio Conte

"Hari ini Nicolo Barella diskors, Matias Vecino cedera betis. Saya mencoba mengembalikan Alexis Sanchez ke bentuknya (penampilan terbaik), tapi menurut saya kami sudah memberikan segalanya di dalam sebuah situasi sulit," terangnya.

Saat artikel ini dibuat, Christian Eriksen kabarnya bertolak ke Italia untuk menjalani tes medis di Inter. Gelandang serang asal Denmark dibeli sebesar 20 juta euro dan kontraknya berakhir di akhir musim ini dengan Tottenham Hotspur.

Christian Eriksen

Menyusul Eriksen adalah Olivier Giroud yang jarang dimainkan Frank Lampard di Chelsea musim ini. Giroud diharapkan bisa lebih baik dari Alexis Sanchez yang banyak cedera dan tidak fit sejak dipinjamkan oleh Man United pada awal musim ini.

Sikap manajemen Inter kepada Conte sedianya bukan hal yang mengejutkan. Jika menilai dari sisi performa menyeluruh, wajar jika klub memanjakan pelatih asal Italia itu, sebab Conte sudah memperlihatkan kerja nyata selama setengah musim membesut Inter.

Samir Handanovic dkk saat ini menduduki peringkat dua klasemen dan terpaut tiga poin dari Juventus hingga pekan 21 Serie A. Conte langsung menjadikan Inter sebagai pesaing kompetitif bagi Juventus yang menjuarai Scudetto selama delapan musim terakhir.

Bintang-bintang Premier League

Menilik data dari Squawka, Conte memanfaatkan wawasannya kala membesut Chelsea pada medio 2016-2018 dengan merekrut bintang-bintang Premier League. Lukaku, Sanchez, Young, Moses, Eriksen, dan kemungkinan besar Giroud datang, merupakan pemain-pemain yang tenar di Premier League.

Lukaku, Sanchez, dan Young merupakan trio pemain yang direkrut dari Manchester United, Eriksen dari Tottenham, dan Moses serta Giroud dari Chelsea. Khusus untuk Moses, Conte mengangkat kariernya kala menjadikannya bek sayap.

Ashley Young

Conte tetap menggunakan taktik tiga bek dalam variasi 3-5-2 di Inter Milan. Jadi, tidak butuh waktu lama bagi Moses untuk beradaptasi dengan mantan manajernya tersebut.

Dengan keberadaan pemain-pemain anyar tersebut, Inter diharapkan bisa bersaing sampai akhir di tiga ajang yang masih dimainkan dari Serie A, Coppa Italia, dan Liga Europa. Soal rekrutan-rekrutan anyar Inter, Conte memberikan alasan mengapa Inter tiba-tiba menjadi seperti Los Galacticos-nya Real Madrid.

"Secara garis besar, tim ini kekurangan pengalaman. Selain itu, kami tidak memiliki bahan untuk memenangi setiap laga yang ada," ujar Conte dikutip dari Football Italia.

"Saat ini, kami memboyong Young untuk melapisi Kwadwo Asamoah. Sementara itu, kami meminjam Moses karena Valentino Lazaro angkat kaki. Kami hanya mencoba melapis beberapa area dalam tim."

"Direktur kami mengatakan dengan jelas jika pemain baru hanya akan datang ketika ada pemain yang dijual. Dengan begitu, aktivitas bursa transfer kami seimbang. Beberapa pemain baru kami banyak tidak banyak bermain belakangan ini. Sehingga, mereka harus mendapatkan waktu untuk mencapai level kebugaran."

"Kalian (media) memberitakan seolah-olah kami mendatangkan setengah pemain Real Madrid, saya rasa itu tidak tepat. Kami banyak mendatangkan pemain karena situasi darurat," pungkas Conte.

Breaking News Inter Inter Milan Serie a Antonio Conte Premier League

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Januari 2027, Waktu yang Diberikan Manchester United kepada Michael Carrick?
Gary Neville memperingatkan Michael Carrick soal target lima besar. Jika Man United masih terpuruk pada Januari 2027, posisinya terancam.
Arief Hadi - Senin, 19 Oktober 2026
Januari 2027, Waktu yang Diberikan Manchester United kepada Michael Carrick?
Italia
Lebih Parah, Juventus Era Luciano Spalletti ketimbang Igor Tudor
Juventus kalah 0-3 dari Lazio. Catatan 11 poin dari tujuh laga membuat era Luciano Spalletti lebih buruk dibandingkan Igor Tudor musim lalu.
Arief Hadi - Senin, 19 Oktober 2026
Lebih Parah, Juventus Era Luciano Spalletti ketimbang Igor Tudor
Inggris
Efek Kejujuran Lisandro Martinez, Para Pemain Manchester United Dilarang Bicara ke Media
Aksi jujur Lisandro Martinez berbuntut panjang. Manajemen Manchester United kini melarang seluruh pemain melakukan wawancara dengan media.
Gazza Roosaryatama - Senin, 19 Oktober 2026
Efek Kejujuran Lisandro Martinez, Para Pemain Manchester United Dilarang Bicara ke Media
Inggris
Start Terburuk Sejak 1986, Michael Carrick Belum Menyerah Bangkitkan Manchester United
Man United bermain imbang 1-1 melawan Leeds dan mencatat start terburuk sejak 1986. Michael Carrick belum menyerah membawa tim bangkit.
Arief Hadi - Senin, 19 Oktober 2026
Start Terburuk Sejak 1986, Michael Carrick Belum Menyerah Bangkitkan Manchester United
Liga Indonesia
Ditahan PSS, Persebaya Semakin Terlihat Kehilangan DNA Aslinya
Persebaya ditahan PSS Sleman 2-2 di Gelora Bung Tomo. Meski belum terkalahkan, permainan Bajul Ijo di bawah Bernardo Tavares menuai sorotan. Benarkah DNA asli Persebaya mulai hilang?
Johan Kristiandi - Senin, 19 Oktober 2026
Ditahan PSS, Persebaya Semakin Terlihat Kehilangan DNA Aslinya
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Monza vs Cagliari, Live di ANTV?
Link streaming Monza vs Cagliari di Serie A 2026/2027, Senin malam WIB. Cagliari mengincar kemenangan untuk mendekati empat besar, mampukah Monza memberi kejutan?
Johan Kristiandi - Senin, 19 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Monza vs Cagliari, Live di ANTV?
Italia
Markus Krosche Semakin Dekat Jadi Direktur Sepak Bola AC Milan, Profilnya Menjanjikan
AC Milan semakin dekat merekrut Markus Krosche sebagai direktur sepak bola baru. Mundur dari Frankfurt, mampukah Krosche membangkitkan Rossoneri?
Johan Kristiandi - Senin, 19 Oktober 2026
Markus Krosche Semakin Dekat Jadi Direktur Sepak Bola AC Milan, Profilnya Menjanjikan
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Tottenham Hotspur vs Coventry City, Cek Live di Sini!
Link streaming Tottenham vs Coventry di Premier League 2026/2027, Selasa dini hari WIB. Spurs memburu kemenangan, tetapi Coventry datang dengan modal positif!
Johan Kristiandi - Senin, 19 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Tottenham Hotspur vs Coventry City, Cek Live di Sini!
Liga Indonesia
Igor Tolic Juluki Eliano Reijnders “Iron Man” Usai Persib Tumbangkan Persik 1-0
Persib Bandung menang 1-0 atas Persik Kediri berkat gol Julio Cesar. Igor Tolic menyebut Eliano Reijnders sebagai Iron Man karena kerja kerasnya!
Johan Kristiandi - Senin, 19 Oktober 2026
Igor Tolic Juluki Eliano Reijnders “Iron Man” Usai Persib Tumbangkan Persik 1-0
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Monza vs Cagliari: Misi Rossoblu Menggusur AC Milan
Prediksi Monza vs Cagliari di Serie A 2026/2027, Senin (19/10) pukul 23.30 WIB. Simak prediksi skor, susunan pemain, head-to-head, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Senin, 19 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Monza vs Cagliari: Misi Rossoblu Menggusur AC Milan
Bagikan