BolaSkor.com - Ajang GRID Cardio Rush (GCR) 2026 berjalan meriah dengan diikuti ribuan pelari yang menghasilkan 1.500 bibit pohon demi pelestarian lingkungan.
Acara lari yang digelar di kawasan Carstensz Mall, Gading Serpong, Minggu (2/8) pagi itu menghadirkan sekitar 1.500 pelari dari berbagai daerah.
Ribuan peserta sudah memadati area lari sejak pagi hari untuk mengikuti dua kategori lomba, yakni 5km dan 10km. Tak hanya diikuti komunitas lari, keluarga, dan pegiat olahraga, sejumlah publik figur seperti Willie Salim, Anji, dan Lester Prosper juga terlihat hadir dalam acara tersebut.
Baca Juga:
Indonesia Kirim 432 Atlet dari 35 Cabor ke Asian Games 2026
Panjat Tebing Incar 2 Emas di Asian Games 2026, CdM Todotua Beri Dukungan Penuh
Tim CdM Indonesia Antisipasi Tantangan Akomodasi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Mengusung tema "Run Today, Grow Tomorrow", ajang lari tahunan yang digelar oleh GRID Fitness Hub itu menggabungkan pengalaman sportainment yang memadukan kompetisi, hiburan, komunitas, dan aksi nyata pelestarian lingkungan.
GRID Cardio Rush juga menjalankan kampanye "1 Ticket = 1 Tree" di mana setiap tiket yang dibeli peserta dikonversikan menjadi satu bibit pohon yang akan ditanam di kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
"GRID Cardio Rush bukan sekadar event lari. Kami ingin setiap langkah para peserta memiliki arti yang lebih besar. Melalui program 1 Ticket = 1 Tree, kami mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi menjaga kelestarian alam," ujar Event & Partnership Coordinator GIRD Fitness Hub, Suci Sugiyono, dalam rilis yang diterima BolaSkor.com.
"Kami percaya bahwa gaya hidup sehat harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap bumi yang kita tinggali," tambahnya.
Penanaman Pohon Pertengahan Agustus
Sebagai bentuk komitmen tersebut, pada seremoni pembukaan GRID Cardio Rush 2026 dilakukan penyerahan simbolis donasi 1.500 bibit pohon oleh Direktur PT Amerta Jiwa Indonesia, Ibu Megawati, kepada Bapak Apnaeni Henry Winarcahyo, S.P., M.Sc., Kepala Seksi PTN Wilayah VI Tapos, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Sebanyak 1.500 bibit pohon yang akan ditanam terdiri dari berbagai jenis tanaman endemik dan konservasi, yaitu janitri, kisireum, pulai, riung anak, dan salam. Pemilihan jenis pohon tersebut disesuaikan dengan rekomendasi Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango agar mampu memberikan manfaat ekologis jangka panjang bagi kawasan konservasi
Apnaeni Henry Winarcahyo selaku Kepala Seksi PTN Wilayah VI Tapos, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango mengapresiasi kolaborasi yang menghasilkan rehabilitasi kawasan konservasi ini.
Seremoni penanaman pohon di kawasan kaki Gunung Gede Pangrango rencananya akan dilaksanakan pada 15 Agustus 2026.
Persaingan Kompetitif
Tak hanya inisiatif pelestarian lingkungan saja yang mencuri perhatian di ajang tersebut. Tahun ini, persaingan di lintasan lari berlangsung kompetitif sejak flag off hingga garis finis.
Hendrik Nainggolan finis terdepan di kategori 10K putra, diikuti Febtri Putra Zega, dan Daniel Febrianto Aruan di belakangnya.
Inovasi baru yang juga menjadi daya tarik pada penyelenggaraan tahun ini ialah dengan hadirnya Speed Rush Competition. Tantangan sprint tersebut berlangsung pada 100 meter terakhir menjelang garis finis, di mana seluruh peserta dari kategori 5K maupun 10K berkesempatan mencatatkan akselerasi tercepat untuk memperebutkan penghargaan khusus.
Penulis: Gazza Roosaryatama.

