Revisi Hasil Lomba F1 GP Jerman: Raikkonen dan Giovinazzi Dapat Penalti, Hamilton Finis Zona Poin

Dua poin yang sangat berharga untuk Lewis Hamilton.
Hendry WibowoHendry Wibowo - Senin, 29 Juli 2019
Revisi Hasil Lomba F1 GP Jerman: Raikkonen dan Giovinazzi Dapat Penalti, Hamilton Finis Zona Poin
Kimi Raikkonen (Twitter/Alfa Romeo)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Nahas benar nasib duet tim Alfa Romeo Racing: Kimi Raikkonen dan Antonio Giovinazzi pada lomba sebelas Formula 1 (F1) 2019 di Sirkuit Hockenheim, Jerman, Minggu (28/07).

Keduanya sukses finis posisi tujuh dan delapan pada balapan yang berlangsung penuh drama. Namun usai finis, hasil tersebut dianulir lantaran keduanya mendapat penalti.

Baca Juga:

F1 GP Jerman: Verstappen Juara, Vettel Tampil Cemerlang

Mengenang Lomba GP Jerman 2018: Kutukan Hockenheim untuk Sebastian Vettel

Baik Raikkonen maupun Giovinazzi mendapat penalti lantaran cara kerja kopling mobil saat melakukan standing start di lintasan basah telah menyalahi regulasi.

Menurut steward yang bertugas, cara kerja kopling mobil tim Alfa Romeo menyerupai sistem kontrol traksi, yang memang dilarang pada ajang balap jet darat.

Karena hukuman penalti 30 detik, posisi Raikkonen menurun ke-12 dan Giovinazzi berada di posisi 13. Sebaliknya posisi tujuh dan delapan kini jadi milik duet Haas: Romain Grosjean dan Kevin Magnussen.

Pemimpin klasemen, Lewis Hamilton turut mendapatkan keuntungan dari penalti duet Alfa Romeo. Karena kini, ia naik ke urutan sembilan dan mendapatkan dua poin.

Dua poin ini sangat berharga untuk Hamilton. Karena pada saat yang sama, rekan setimnya, Valtteri Bottas gagal mendapatkan poin lantaran tidak finis.

Adapun melalui jejaring sosial Twitter, tim Alfa Romeo mengumumkan akan melakukan banding terkait penalti yang didapat Raikkonen maupun Giovinazzi.

"Kami menghargai proses yang dilakukan FIA dan kerja stewards. Tapi kami akan mengajukan banding karena kami percaya tidak menyalahi aturan," tulis keterangan tersebut.*

Revisi 10 Besar Lomba F1 GP Jerman
1. Max Verstappen (Red Bull Racing) 1 jam 44 menit 31,275 detik
2. Sebastian Vettel (Ferrari) +7,333 detik
3. Daniil Kvyat (Scuderia Toro Rosso) +8,305 detik
4. Lance Stroll (Racing Point) +8,966 detik
5. Carlos Sainz Jr (McLaren) +9,583 detik
6. Alexander Albon (Scuderia Toro Rosso) +10,052 detik
7. Romain Grosjean (Haas) +16,838 detik
8. Kevin Magnuseen (Haas) +18,765 detik
9. Lewis Hamilton (Mercedes) +19,667 detik
10. Robert Kubica (Williams) +24,987 detik

F1 2019 Breaking News Kimi raikkonen Antonio Giovinazzi Lewis hamilton
Ditulis Oleh

Hendry Wibowo

Motorsports Enthusiast and Giallorossi Fan
Posts

2.794

Berita Terkait

Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Susah Bikin Gol, Spanyol Ditahan Cape Verde 0-0
Spanyol secara mengejutkan ditahan imbang tanpa gol oleh tim debutan, Cape Verde, pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 16 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Susah Bikin Gol, Spanyol Ditahan Cape Verde 0-0
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Dibantai Swedia, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi
Tunisia memecat pelatih Sabri Lamouchi setelah kekalahan telak 1-5 dari Swedia dalam pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Dibantai Swedia, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi
Timnas
DPR RI Setujui Rekomendasi Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery, Erick Thohir Beri Apresiasi
Keputusan ini diambil setelah Komisi X DPR RI mengadakan Rapat Kerja bersama Menpora.
Tengku Sufiyanto - Senin, 15 Juni 2026
DPR RI Setujui Rekomendasi Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery, Erick Thohir Beri Apresiasi
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jude Bellingham Bisa Menjadi 'Faktor X' Inggris
Jordan Henderson menilai Jude Bellingham memiliki kemampuan untuk memberikan perbedaan besar di momen-momen penting.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Jude Bellingham Bisa Menjadi 'Faktor X' Inggris
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Iran Akan Bermain dengan Penuh Senyum
Timnas Iran ngin menunjukkan bahwa sepak bola mampu menyatukan dunia dan menyatukan manusia.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Iran Akan Bermain dengan Penuh Senyum
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Punya Rapor Buruk, Spanyol Tetap Favorit Juara
Meski sedang berada dalam tren positif, perjalanan timnas Spanyol di Piala Dunia dalam beberapa edisi terakhir tidak selalu berjalan mulus.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Punya Rapor Buruk, Spanyol Tetap Favorit Juara
Sosok
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Alih-alih berlari merayakan gol dengan penuh euforia seperti kebanyakan pemain muda, Ayari justru mengangkat kedua tangannya ke atas lalu melakukan sujud syukur.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Piala Dunia
3 Rekor Unik di Balik Pesta Gol Jerman ke Gawang Curacao
Timnas Jerman mencatatkan kemenangan telak 7-1 atas Curacao pada laga pembuka Grup E Piala Dunia 2026 di Houston Stadium
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
3 Rekor Unik di Balik Pesta Gol Jerman ke Gawang Curacao
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Perubahan Taktik Jepang Kejutkan Belanda
Menurut Ronald Koeman, Belanda seharusnya bisa meraih kemenangan atas Jepang karena mereka lebih menguasai permainan.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Perubahan Taktik Jepang Kejutkan Belanda
Prediksi
Prediksi dan Statistik Iran vs Selandia Baru: Penuh Ambisi di Tengah Gejolak
Prediksi skor, statistik, kabar tim, dan susunan pemain Iran vs Selandia Baru pada laga Grup G Piala Dunia 2026 di Los Angeles.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Iran vs Selandia Baru: Penuh Ambisi di Tengah Gejolak
Bagikan