BolaSkor.com - Dewa United Banten resmi memperkenalkan David Singleton sebagai head coach baru dalam konferensi pers bertajuk “It’s Getting Re4l #AnakDewa” yang digelar di Dewa United Academy, Jumat (2/10).
Dalam acara tersebut, turut diperkenalkan tiga anggota coaching staff yang akan mendampingi David Singleton, yakni Yurifan Hosen, Andri Malay, dan Gustas Maskoliunas.
Pelatih yang karib disapa Coach Dave tersebut menjadi pelatih asal Amerika Serikat pertama yang menangani Dewa United sepanjang sejarah klub.
Kehadiran Coach Dave turut membawa pengalaman panjang di kompetisi IBL. Ia telah berkarier di Indonesia sejak 2020 dan mencatatkan sejumlah prestasi.
Baca Juga:
Dewa United Basketball Academy, Mencetak Generasi Emas Basket Indonesia
Salah satu pencapaian terbaiknya adalah membawa Prawira Bandung meraih gelar juara IBL 2023. Selain itu, Coach Dave juga meraih penghargaan IBL Coach of the Year secara beruntun pada 2021 hingga 2024.
Setelah bertahun-tahun menjadi bagian dari persaingan IBL dan menghadapi Dewa United sebagai lawan, Coach Dave kini membuka lembaran baru sebagai bagian dari keluarga besar Anak Dewa.
Pertama-tama, saya sangat antusias dan bahagia bisa berada di sini. Merupakan sebuah kehormatan bagi saya untuk bisa mewakili Dewa United,
ujar pelatih asal Amerika Serikat tersebut.
Menurut Coach Dave, pengalamannya menghadapi Dewa United selama beberapa tahun membuatnya memahami karakter klub, mulai dari lingkungan, organisasi, pemain, hingga dukungan para penggemar.
“Setelah bertahun-tahun berkompetisi melawan Dewa, ada banyak pelajaran yang saya dapatkan, baik dari kemenangan maupun kekalahan. Namun yang paling penting, saya jadi memahami lingkungan, organisasi, para penggemar, dan budaya Dewa. Semuanya sangat kuat,” lanjutnya.
Sebagai pelatih baru, Coach Dave ingin membangun identitas permainan yang memiliki karakter kuat. Pertahanan, sistem permainan, serta perhatian terhadap detail menjadi sejumlah aspek yang menjadi fokusnya.
Baca Juga:
Dewa United Rekrut Hakim Malano, Biarkan Sang Pemain Matangkan Diri di Jerman
“Saya awalnya tidak tahu apakah Dewa akan merekrut pelatih selain dari Amerika Latin! Namun semua pelatih tersebut adalah pelatih-pelatih hebat. Saya sangat menghormati mereka semua,” kata Coach Dave.
“Kami pernah menjalani banyak pertandingan dan persaingan bersama, dan sejujurnya, mereka telah membangun fondasi yang sangat baik di sini.”
“Jadi, saya ingin memberikan apresiasi besar kepada semua pelatih tersebut atas apa yang telah mereka bangun, dari apa yang saya lihat dan alami ketika berkompetisi melawan mereka maupun saat melihat perkembangan tim ini,” lanjutnya.
Wajah Dewa United di Masa Depan
Coach Dave kemudian menjelaskan gaya permainan yang ingin diterapkannya bersama Dewa United.
“Namun, di bawah David Singleton, gaya basket saya adalah gaya yang tangguh. Saya memiliki pola pikir yang berorientasi pada pertahanan,” ujarnya.
“Saya sangat memperhatikan sistem dan detail. Kami akan bermain cepat. Kami akan bersenang-senang.”
Selain membangun permainan yang tangguh, Coach Dave juga ingin menghadirkan gaya bermain yang mampu memberikan energi kepada para penggemar.
“Kami akan memastikan bisa membuat para penggemar bersemangat, sekaligus berusaha menghadirkan gaya permainan basket yang indah untuk Dewa. Saya rasa semua orang akan bisa melihatnya seiring kami terus membangun dan berkembang,” jelasnya.
Baca Juga:
Dewa United Jawara Cup 1 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Banten
Menurut Coach Dave, penerapan sistem permainan tersebut membutuhkan kepercayaan dari seluruh pemain.
“Yang paling penting adalah para pemain harus percaya dengan sistem tersebut, dan sejauh ini semuanya berjalan dengan baik,” ungkap Coach Dave.
“Kami harus membuat semua orang berada di belakang budaya tersebut dan terus mendorong nilai-nilai keluarga, kebersamaan, toughness, dan semua hal yang sudah mulai terlihat dalam tim ini.”
“Saya rasa ini akan menjadi gaya permainan basket yang menyenangkan untuk disaksikan,” tambahnya.
Komposisi Pemain Dewa United
Dewa United memiliki kombinasi pemain berpengalaman dan pemain muda berbakat. Coach Dave menilai komposisi tersebut menjadi salah satu kekuatan yang dapat dikembangkan.
“Kami akan dan harus mengandalkan para pemain senior, yaitu pemain-pemain yang sudah memenangkan banyak gelar dan berlabel MVP. Namun sekarang kami juga harus mengembangkan dan memberikan ruang bagi para pemain muda, lalu menggabungkan kedua kelompok tersebut,” jelasnya.
Menurut Coach Dave, pemain senior juga memiliki peran penting dalam membantu perkembangan para pemain muda.
“Para pemain senior harus bisa membantu dan membimbing para pemain muda, memberikan pengalaman dan kepercayaan diri kepada mereka, sehingga mereka bisa menjadi generasi berikutnya, menjadi pemain bintang atau pemain besar berikutnya untuk Dewa,” katanya.
“Saya suka dengan kelompok ini. Saya suka keseimbangan antara pemain yang lebih senior dan pemain muda. Saya rasa setiap tim membutuhkan hal tersebut.”
“Anda membutuhkan energi dari para pemain muda, dan saya rasa kami memiliki kelompok serta pemain yang tepat untuk melakukan itu,” lanjutnya.
Baca Juga:
Jadwal Padat dan Kendala Penerbangan, Dewa United Tetap Optimistis Kalahkan PSS
Tidak hanya terkait permainan di lapangan, Coach Dave juga memberikan perhatian terhadap hubungan dengan para penggemar Dewa United.
“#AnakDewa Inner Circle, kalian akan mendapatkan perhatian penuh dari saya. Saya sangat terlibat dengan komunitas. Saya juga sangat terlibat dengan para penggemar,” tutur Coach Dave.
Ia ingin berinteraksi secara langsung dengan para penggemar sekaligus mengenal mereka lebih dekat.
“Saya akan selalu tersedia, dan saya ingin berinteraksi dengan kalian serta mengenal kalian secara pribadi,” ujarnya.
Berharap Dukungan Suporter

Dewa United Banten resmi rekrut Pandu Wiguna. (dok. IBL)
Coach Dave menilai dukungan para penggemar memiliki peran penting dalam perjalanan Dewa United.
“Itu sangat penting bagi saya karena kalian adalah orang-orang yang membantu kami melewati pertandingan, melewati masa-masa sulit, dan menghadapi berbagai situasi. Kalian adalah sistem pendukung kami,” katanya.
Ia pun memastikan tim akan memberikan kemampuan terbaik untuk para Anak Dewa di setiap pertandingan.
“Kami tidak selalu bermain hanya untuk diri sendiri atau keluarga kami. Kami juga bermain untuk kalian. Kalian akan melihat sebuah tim yang memberikan segalanya di lapangan untuk berusaha membuat kalian bahagia setiap malam ketika kami bertanding,” tegas Coach Dave.
“Saya tidak sabar untuk bertemu dengan kalian, tidak sabar untuk melihat kalian, dan tidak sabar melihat semua dukungan yang kalian berikan kepada kami. Saya sangat antusias.”
Dewa United Terima Kesepakatan Bersama
Sementara itu, presiden Dewa United Banten, Michael Oliver Wellerz, menegaskan timnya siap berjuang di kompetisi IBL musim depan, termasuk soal kesepakatan baru.
Semua tim sepakat mau mengembangkan liga, sepakat untuk masalah tim nasional juga. Oleh karena itu, kita mundur lagi menjadi dua pemain asing,
ujar Michael OW.
"Saya rasa itu cukup bagus untuk bisa mendapatkan minute play pemain muda. Namun, di luar itu masih jauh lah. Kalau kita bicara tim nasional, kita harus flashback, mungkin 10 tahun ke belakang atau lebih. Akan tetapi, overall cukup bagus sih."