BolaSkor.com - Dewa United Basketball Club terus memperkuat komitmennya dalam membangun fondasi tim jangka panjang melalui pengembangan talenta muda Indonesia. Terbaru, Dewa United resmi memperkenalkan Hakim Malano, pebasket muda kelahiran 2006, sebagai bagian dari program pemain binaan klub.
Hakim merupakan pemain berposisi point guard dengan postur menjulang setinggi 191 cm. Pada musim kompetisi 2026-2027, ia memperkuat klub Hertener Löwen yang berkompetisi di ProB Jerman. Sebelum merapat ke Hertener Löwen, Hakim juga sempat menimba ilmu bersama Eisbären Bremerhaven.
Baca Juga:
Dewa United Jawara Cup 1 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Banten
Pengalaman berkompetisi dan menjalani pembinaan di lingkungan basket Eropa menjadi modal berharga bagi Hakim untuk meningkatkan pemahaman permainan, kedisiplinan, serta mentalitas bertanding.
Hubungan Hakim dengan Dewa United sebenarnya bukan hal baru. Pada 2026, ia pernah tampil membela Dewa United Elite dalam ajang World Youth Championship di Singapura. Langkah manajemen untuk membinanya kini juga diiringi dengan bantuan pengurusan dokumen kewarganegaraan dan paspor Indonesia bagi pemain keturunan tersebut.
Tetap Beri Ruang Berkarier di Eropa
CEO Dewa United Basketball Club, Michael Oliver Wellerz, menegaskan bahwa masuknya Hakim merupakan bagian dari visi klub untuk membangun kekuatan tim yang berkelanjutan.
Baca Juga:
Menariknya, Dewa United tidak buru-buru memboyong sang pemain ke Tanah Air, melainkan tetap mendorongnya untuk terus berkompetisi di Jerman.
Kami tidak hanya membangun tim untuk memenangkan pertandingan hari ini, tetapi juga mempersiapkan generasi pemain yang akan membawa Dewa United semakin kuat di masa depan. Hakim merupakan salah satu talenta muda yang kami lihat memiliki potensi besar,
ujar sosok yang akrab disapa Michael OW tersebut.
"Kami justru ingin Hakim terus bermain dan berkembang di Jerman. Pengalaman menghadapi kompetisi, sistem latihan, dan budaya basket Eropa akan membentuk kemampuan serta mentalitasnya. Harapan kami, ketika Hakim kembali, ia sudah menjadi pemain yang lebih matang," lanjutnya.
Investasi Jangka Panjang Kunci Keberlanjutan Klub
Langkah ini diamini oleh General Manager Dewa United Basketball Club, Zaki Iskandar. Menurutnya, pembinaan pemain muda adalah investasi berharga yang membutuhkan proses bertahap, tanpa harus terburu-buru mempromosikan pemain ke tim utama.
Baca Juga:
Kami melihat Hakim memiliki potensi yang menarik. Kami percaya pemain muda membutuhkan proses,
tutur Zaki.
"Tidak semuanya harus langsung bermain di tim utama, yang terpenting mereka mendapatkan lingkungan yang tepat dan target jangka panjang yang jelas," lanjutnya.
Antusiasme Hakim Malano Menatap Masa Depan
Hakim Malano menyambut hangat kepercayaan yang diberikan oleh manajemen Dewa United. Menurutnya, bergabung dengan klub berjuluk Anak Dewa tersebut merupakan salah satu milestone penting dalam karier basket profesionalnya.
Saya senang sekali bisa bergabung dengan Dewa United, tim yang menurut saya terbaik di Indonesia. Sejak awal, mereka sangat membantu saya dan memberikan keleluasaan untuk terus berkarier serta menambah pengalaman bermain di liga Jerman,
ungkap Hakim.
Ia pun bertekad untuk memanfaatkan modal serta ilmu yang didapatnya di Kompetisi Jerman agar siap saat nantinya pulang membela Dewa United.
Baca Juga:
Dewa United Basketball Academy, Mencetak Generasi Emas Basket Indonesia
"Saya ingin memanfaatkan kesempatan bermain di Jerman untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan menjadi pemain yang lebih matang. Ke depannya, saya ingin bermain untuk Dewa United dan ikut membawa klub ini ke level yang lebih tinggi lagi," pungkasnya.