Rekor Kemenangan dari 150 Laga Premier League Guardiola Melebihi Mourinho, Klopp, dan Ferguson
BolaSkor.com - Manchester City merayakan kemenangan mereka terbebas dari sanksi UEFA pada pekan 36 Premier League kontra Bournemouth di Etihad Stadium, Kamis (16/07) dini hari WIB. The Citizens menang dengan skor 2-1.
Dua gol David Silva (6') dan Gabriel Jesus (39') diperkecil gol David Brooks di menit 88. Pep Guardiola merotasi skuatnya dan tim tetap mendominasi penguasaan bola 78 persen dengan total tujuh tendangan - tiga tepat sasaran.
Tidak ada perubahan dari posisi Man City yang tetap di peringkat dua dengan koleksi 75 poin, namun Bournemouth masih rawan degradasi. The Cherries ada di urutan 18 klasemen dengan raihan 31 poin terpaut tiga poin dengan Watford di peringkat 17.
Kemenangan City jadi modal positif mereka untuk menatap laga-laga tersisa melawan Arsenal (19/07), Watford (22/07), Norwich City (26/07), dan Real Madrid (08/08). Tidak hanya itu Pep Guardiola juga menorehkan catatan spesial.
Baca Juga:
Manchester City Disudutkan, Pep Guardiola Serang Balik Para Pengkritik
Jose Mourinho dan Jurgen Klopp Kompak Pertanyakan Pembatalan Sanksi Manchester City
Liverpool Ikut Diuntungkan Pembatalan Sanksi Manchester City
Menurut Opta Pep Guardiola telah meraih 111 kemenangan di laga ke-150 Premier League. Itu jadi jumlah terbanyak yang mengalahkan nama-nama top lainnya seperti Jose Mourinho (105 kemenangan), Jurgen Klopp (92 kemenangan), Sir Alex Ferguson (90 kemenangan), dan Sir Kenny Dalglish (85 kemenangan).
Pep Guardiola sudah melatih Man City sejak 2016 menggantikan Manuel Pellegrini. Selama empat tahun berkarier di Inggris manajer asal Spanyol itu telah mempersembahkan dua titel Premier League, satu Piala FA, dan tiga Piala Liga.
Kendati menang dan menorehkan rekor kemenangan Guardiola masih menyoroti kekurangan timnya kala bertahan, khususnya ketika menghadapi pressing (tekanan) lawan.
"Tadi itu laga yang sangat sulit, mereka (Bournemouth) bermain dengan sangat baik. Kami tak bisa mengontrol mereka. Kami mulai dengan baik di 10-15 menit babak kedua, tapi kemudian kesulitan membangun serangan, kami kesulitan dan tekanan tinggi mereka sangat bagus," tutur Guardiola di Manchester Evening News.
"Kebutuhan mereka sangat tinggi untuk bertahan di Premier League. Kami memainkan beberapa momen bagus tapi kami tahu itu. Hal yang sama juga akan terjadi melawan Watford, mungkin mereka juga bermain demikian," urai dia.
Arief Hadi
15.891
Berita Terkait
Merasa Seimbang dengan An Se-young, Putri KW Termotivasi Raih Peringkat 1 Dunia
PBSI Rombak Skuad SEA Games 2025 demi Penuhi Target Menpora, Berikut Daftar 20 Wakil Indonesia di Cabor Bulutangkis
Link Streaming Barcelona vs Deportivo Alaves, Sabtu 29 November 2025
Prediksi dan Statistik Barcelona vs Deportivo Alaves: Waktunya Move On
Prediksi dan Statistik Manchester City vs Leeds United: The Citizens Cari Pelampiasan
Hasil Super League 2025/2026: Persija Persembahkan Kemenangan di HUT ke-97
Disaksikan Lebih dari 56 Ribu Penonton, Laga Persija vs PSIM Pecahkan Rekor Super League Musim Ini
7 Fakta dan Statistik Menarik Chelsea vs Arsenal: The Gunners Sulit Dikalahkan
Massimiliano Allegri Bocorkan Rencana AC Milan pada Bursa Transfer Januari
5 Pelatih yang Masuk Bursa Kandidat Pengganti Arne Slot di Liverpool