Jose Mourinho dan Jurgen Klopp Kompak Pertanyakan Pembatalan Sanksi Manchester City

Kedua manajer papan atas itu mengkhawatirkan penegakan aturan FFP di masa depan.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Selasa, 14 Juli 2020
Jose Mourinho dan Jurgen Klopp Kompak Pertanyakan Pembatalan Sanksi Manchester City
Jose Mourinho dan Jurgen Klopp (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Keberhasilan Manchester City lolos dari hukuman pelanggaran aturan Financial Fair Play (FFP) menuai banyak kritik. Jose Mourinho dan Jurgen Klopp termasuk orang yang melakukan hal tersebut.

Februari lalu, UEFA menjatuhi hukuman larangan tampil di kompetisi Eropa selama dua musim kepada Manchester City. Manajemen The Citizens dianggap melanggar aturan FFP dengan memanipulasi laporan keuangan terkait pendapatan dari sponsor.

Merasa tak bersalah, Manchester City kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Usaha itu pun membuahkan hasil pada Senin (13/7) setelah CAS menganulir hukuman UEFA.

Baca Juga:

Menilik Langkah Manchester City Selanjutnya Setelah Pembatalan Hukuman UEFA

Hukuman Manchester City Dibatalkan, Presiden LaLiga Javier Tebas Geram

Manchester City: Terima Kasih CAS

Mourinho menganggap ada yang aneh dari keputusan CAS. Pria berkebangsaan Portugal itu mempertanyakan denda senilai 10 juta euro yang harus dibayarkan Manchester City.

"Saya tidak tahu apakah Manchester City bersalah atau tidak, tapi ini keputusan yang memalukan. Jika anda tidak bersalah, anda seharusnya tidak membayar denda," kata Mourinho dilansir dari Goal.

"Jika mereka bersalah, keputusan ini juga memalukan dan harus dilarang ikut kompetisi. Saya pikir ini adalah akhir dari Financial Fair Play."

Kasus Manchester City ini memang menjadi preseden buruk penegakan aturan FFP. Bukan tidak mungkin klub besar lain akan melakukan pelanggaran serupa tanpa takut terkena hukuman yang berat.

Hal tak jauh berbeda juga diungkapkan Klopp. Ia khawatir aturan FFP akan dihapuskan dalam waktu dekat.

“FFP adalah ide yang bagus untuk melindungi tim dan kompetisi, sehingga tidak ada yang mengeluarkan uang secara berlebihan. Jika klub dan negara terkaya dapat melakukan apa yang ingin mereka lakukan, maka itu membuat sulit karena kini tergantung dari siapa pemilik klub," kata Klopp.

"Saya hanya berharap kita tetap pada sistem FFP ini. Jika tidak ada yang peduli lagi, itu akan membuat kompetisi semakin sulit."

UEFA sendiri sudah menyatakan sikap untuk tetap berkomitmen menegakkan aturan FFP. Keputusan CAS tersebut harus diakui di luar wewenang mereka.

Jose Mourinho Jurgen Klopp Manchester City UEFA Breaking News
Ditulis Oleh

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Posts

6.514

Berita Terkait

Piala Dunia
Thomas Tuchel Buka Suara tentang Bergabungnya Anthony Gordon ke Barcelona
Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, akhirnya buka suara tentang bergabungnya Anthony Gordon ke Barcelona.
Yusuf Abdillah - Selasa, 09 Juni 2026
Thomas Tuchel Buka Suara tentang Bergabungnya Anthony Gordon ke Barcelona
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Persija Jakarta, Erick Thohir: Bagus Dong
Ketum PSSI, Erick Thohir, menyambut baik kehadiran Shin Tae-yong di Liga Indonesia musim depan. STY akan menukangi Persija.
Rizqi Ariandi - Selasa, 09 Juni 2026
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Persija Jakarta, Erick Thohir: Bagus Dong
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik di GBK
Timnas Indonesia menang 1-0 atas Mozambik lewat gol Ole Romeny yang dicetak pada menit 11.
Rizqi Ariandi - Selasa, 09 Juni 2026
Hasil Pertandingan: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik di GBK
Piala Dunia
Andy Robertson Bawa Mimpi Diogo Jota ke Piala Dunia 2026
Kapten timnas Skotlandia, Andy Robertson, mengungkapkan bahwa dia akan membawa kenangan sekaligus mimpi mendiang Diogo Jota bersamanya ke Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 09 Juni 2026
Andy Robertson Bawa Mimpi Diogo Jota ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: AS Diklaim Cabut Alokasi Tiket Piala Dunia untuk Suporter Iran
Federasi Sepak Bola Iran mengungkapkan bahwa Amerika Serikat telah mencabut alokasi tiket yang sebelumnya diberikan untuk pendukung tim nasional mereka di Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 09 Juni 2026
Piala Dunia 2026: AS Diklaim Cabut Alokasi Tiket Piala Dunia untuk Suporter Iran
Piala Dunia
Timnas Belanda Coret Jurrien Timber karena Cedera, Salah Arsenal?
Setelah bergabung dengan pemusatan latihan Belanda, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Timber belum siap tampil.
Yusuf Abdillah - Selasa, 09 Juni 2026
Timnas Belanda Coret Jurrien Timber karena Cedera, Salah Arsenal?
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Pelatih Adaptif, Persija Tak Akan Tampil Pragmatis
Shin Tae-yong dikenal sebagai pelatih dengan permainan pragmatis ketika membesut Timnas Indonesia. Namun, di Persija, STY menjanjikan sepak bola menyerang.
Rizqi Ariandi - Selasa, 09 Juni 2026
Shin Tae-yong Pelatih Adaptif, Persija Tak Akan Tampil Pragmatis
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Masih Kering Gol, Didier Deschamps Santai
Didier Deschamps, sama sekali tidak cemas melihat Kylian Mbappe belum juga mencetak gol menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 09 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Masih Kering Gol, Didier Deschamps Santai
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Kroasia Dapat Label Tim Tua, Sang Pelatih Beri Respons Menarik
Pelatih timnas Kroasia, Zlatko Dalic, memilih menanggapi dengan senyum dan tawa sinis ketika timnya dilabeli sebagai "tim tua" menjelang Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 09 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Kroasia Dapat Label Tim Tua, Sang Pelatih Beri Respons Menarik
Lainnya
Siapkan Atlet untuk Persaingan Dunia, NOC Indonesia Perkuat Program Student-Athlete
NOC Indonesia menguatkan program student-athlete demi menyiapkan atlet-atlet muda untuk menghadapi persaingan global.
BolaSkor - Selasa, 09 Juni 2026
Siapkan Atlet untuk Persaingan Dunia, NOC Indonesia Perkuat Program Student-Athlete
Bagikan