Menilik Langkah Manchester City Selanjutnya Setelah Pembatalan Hukuman UEFA

Manchester City dapat bernapas lega setelah terlepas dari hukuman larangan berkompetisi selama dua musim di kompetisi Eropa.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2020
Menilik Langkah Manchester City Selanjutnya Setelah Pembatalan Hukuman UEFA
Manchester City (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manchester City dapat bernapas lega setelah terlepas dari hukuman larangan dua musim dari kompetisi antarklub Eropa.

Sekarang Man City dapat menantikan kembalinya Liga Champions musim ini Agustus nanti dengan aman. City lega karena mereka tahu musim ini bukanlah kesempatan terakhir bagi Pep Guardiola dan para pemain bintang untuk memenangkan trofi paling bergengsi di kancah sepak bola Eropa.

Tidak hanya itu, City juga sudah bisa memulai persiapan menghadapi musim mendatang. Jika sebelumnya City masih belum bisa bergerak untuk melakukan pembenahan tim, kini mereka memiliki lebih banyak ruang untuk bermanuver di bursa transfer.

Baca Juga:

Bebas dari Hukuman UEFA, Manchester City Urung Absen di Dua Kompetisi Eropa

Tak Ada Sergio Aguero, Raheem Sterling pun Jadi

Pep Guardiola Minta UEFA Izinkan Manchester City Tampil di Liga Champions

Ya, bukan rahasia lagi, tampil di Liga Champions merupakan salah satu faktor penting untuk menggaet pemain bintang. Kini, tidak hanya bisa mempertahankan pemain pilar yang bisa saja hengkang jika hukuman tidak dibatalkan, City juga berkesempatan mendatangkan bintang baru.

Lalu apa saja yang bisa dilakukan Man City sebagai dampak dari dibatalkannya hukuman ini?


Memenangkan Liga Champions

Satu trofi yang hilang dari koleksi City selama dekade terakhir adalah yang paling mereka inginkan, Liga Champions.

Meskipun gagal memenangkan Liga Champions sepanjang tiga tahun bersama Bayern Munchen, Pep Guardiola didatangkan sebagai bagian rencana City untuk menaklukkan Eropa.

Di City, Guardiola menghasilkan salah satu tim terbaik yang pernah dilihat sepak bola Inggris. City memenangkan dua gelar Premier League dengan catatan poin tertinggi sepanjang sejarah. City juga sukses meraih tiga Piala Liga dan satu Piala FA. Namun di Liga Champions, City tidak pernah berhasil melampaui perempat final dalam tiga musim di era Guardiola.

Sejak sepak bola di Inggris dimulai kembali bulan lalu, City telah tampil gemilang, mencetak empat atau lebih gol dalam empat dari enam pertandingan Premier League terakhir mereka. Termasuk kemenangan 4-0 atas juara baru Liverpool. Hasil yang menjadi modal besar bagi City menghadapi lanjutan Liga Champions.

Perjalanan City menuju kejayaan di Liga Champions tidak akan mudah. Mereka memulai kembali dengan leg kedua babak 16 besar melawan Real Madrid di Etihad. Tidak mudah meskipun mereka memimpin 2-1 dari leg pertama.

Jika mereka maju ke perempat final, Juventus bisa menjadi lawan mereka sebelum potensi reuni Guardiola dengan Barcelona atau Bayern Munich di empat besar.


Pembenahan Tim, Mengganti Veteran

City membuat Liverpool merana di Etihad meski datang setelah menyegel gelar Premier League dengan tujuh pertandingan tersisa. City masih 21 poin di belakang pasukan Jurgen Klopp. Artinya, pembangunan kembali tim sangat diperlukan Man City.

Pembangunan kembali tim akan jauh lebih mudah dilakukan dengan pembatalan hukuman. Pasalnya kekuatan uang tidak cukup untuk mengimingi pemain incaran untuk datang. Bagi para pemain sepak bola tampil di Liga Champions musim depan lebih menarik.

Pembatalan hukuman juga membuat City lega karena akan lebih mudah menahan pemain pilar macam Kevin De Bruyne dan Raheem Sterling. Kedua pemain ini masa depannya di City sempat menggantung menunggu hasil banding CAS.

Man City kini bisa aktif memburu pemain untuk menambal posisi yang semusim ini dianggap rentan, yaitu di lini belakang. Cedera Aymeric Laporte di awal musim menghantam City dan menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki pelapis setara. Bek tengah dan kiri menjadi prioritas City di pasar transfer.

City juga akan mulai mencari sosok yang bisa menggantikan posisi yang ditinggalkan pemain veteran macam David Silva yang akan pergi pada akhir musim. Selain Silva, City juga memantau pemain yang akan menggantikan pencetak gol terbanyak klub sepanjang masa Sergio Aguero juga mendekati akhir karier.


Menjaga Guardiola

Kontrak Guardiola berakhir pada akhir kampanye 2020-21. Jika dia bertahan untuk musim kelima, itu akan menjadi yang terpanjang sepanjang kariernya. Sebelumnya, Guardiola bertahan selama empat tahun di Barcelona dan tiga bersama Bayern.

City memang ingin membangun semacam dinasti bersama Guardiola, meniru apa yang terjadi di Manchester United di era Sir Alex Ferguson. Karenanya City berusaha keras membuat Guardiola nyaman.

Pada struktur klub di luar lapangan. CEO Ferran Soriano dan direktur sepak bola Txiki Begiristain bertanggung jawab atas strategi rekrutmen klub. Mempekerjakan Soriano dan Begiristain, yang sebelumnya bekerja di Barcelona, tentu saja salah satu cara memikat Guardiola datang.

City memenangkan dua gelar Premier League bersama Guardiola. Memiliki kekuatan finansial untuk bersaing, City masih merasa perlu menjaga Guardiola tidak pergi. Pasalnya cara paling aman untuk tetap memenangkan trofi adalah dengan menahan Guardiola di klub selama mungkin.

UEFA Cas Manchester City

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Vonis Manchester City memicu ketegangan Inggris-UEA. Pemerintah UEA dilaporkan mengancam menarik investasi miliaran poundsterling dari Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Wayne Rooney menolak medali Premier League hibahan jika gelar Manchester City dicabut. Ia menilai Man United tidak pantas mendapatkannya.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Liga Indonesia
Persib Hanya Memiliki 27 Pemain, Igor Tolic Santai dan Membandingkannya dengan Manchester City
Persib Bandung hanya memiliki 27 pemain untuk empat kompetisi. Igor Tolic tetap santai dan membandingkan kedalaman skuadnya dengan Manchester City.
Arief Hadi - Sabtu, 26 September 2026
Persib Hanya Memiliki 27 Pemain, Igor Tolic Santai dan Membandingkannya dengan Manchester City
Bagikan