Rekor dan Perubahan Chelsea di Laga Debut Thomas Tuchel
BolaSkor.com - Chelsea harus puas menerima satu poin kala bermain imbang tanpa gol melawan Wolverhampton Wanderers di pekan 20 Premier League, Kamis (28/01) dini hari WIB. Laga itu juga menjadi debut bagi manajer baru Chelsea Thomas Tuchel.
Hasil akhir laga itu memang tidak diharapkan oleh Chelsea, namun mengingat Tuchel baru bergabung dengan Chelsea menggantikan Frank Lampard kurang dari 48 jam maka satu poin cukup bagus. Ada sedikit perubahan Chelsea di era Tuchel.
Eks pelatih Borussia Dortmund dan PSG (Paris Saint-Germain) tidak memainkan pemain yang kerap disebut anak emas Lampard, Mason Mount. Gelandang asal Inggris turun dari bangku cadangan di babak kedua menggantikan Hakim Ziyech.
Satu perubahan lainnya adalah kembalinya taktik tiga bek di Chelsea setelah terakhir kali diterapkan di era Antonio Conte (2016-2018). Taktik yang diterapkan Tuchel memang 4-2-3-1 di atas kertas tapi praktiknya berbeda.
Baca Juga:
Chelsea 0-0 Wolves: Bukan Debut Impian Thomas Tuchel
Dalam penerapannya Chelsea turun dengan 3-4-2-1 dan Callum Hudson-Odoi menjadi bek sayap. Alhasil Chelsea mampu mendominasi penguasaan bola. Penguasaan itu juga terbantu dengan taktik yang diterapkan Nuno Espirito Santo di Wolves.
Santo menerapkan 3-4-1-2 dengan pendekatan yang lebih defensif dan mengandalkan serangan balik. Tak ayal Chelsea lebih leluasa menguasai penguasaan bola.
Terbukti Chelsea memecahkan rekor di Premier League. Chelsea menyelesaikan total 433 operan di babak pertama, terbanyak bagi mereka di babak pertama Premier League sejak musim 2003-2004.
Lalu 433 operan itu jadi yang terbanyak di antara tim-tim yang pernah dilatih Tuchel di liga teratas sejak Mei 2016 - Dortmund menyelesaikan 503 operan di Bundesliga.
Kala laga berakhir Chelsea total menyelesaikan 820 operan dan memiliki 78,9 persen penguasaan bola, keduanya jadi total tertinggi dari tim di laga pertama manajer baru di Premier League. Catatan itu juga melebihi tim mana pun musim ini.
Tambahannya 887 percobaan operan, 820 operan sukses, 78,9 persen penguasaan bola, 14 percobaan tendangan, lima tepat sasaran. Tidak ada gol dan kemenangan yang diraih Chelsea tapi permainan Chelsea itu jadi pertanda positif di era Tuchel.
Pelatih berusia 47 tahun sudah membicarakan komitmennya untuk mengubah permainan Chelsea jadi menghibur dan ofensif sebelum laga melawan Wolves.
"Anda tidak bisa membayangkan 48 jam terakhir, 72 jam, semuanya sedikit nyata. Tapi kami di sini sekarang dan itu luar biasa. Itu gila," katanya Tuchel kepada BT Sport.
"Kita akan melihat apakah saya mendapat pesan apapun dalam latihan! Saya senang berada di lapangan bersama mereka karena mereka merasa nyaman, kami mengambil kemungkinan untuk berlatih. Tidak ada yang perlu ditakuti dan kami mendorong para pemain untuk melakukan yang terbaik hari ini."
"Saya berharap kami akan menyerang dan memainkan sepak bola yang berani, kami bermain untuk mencetak gol dan menciptakan peluang. Ini pertandingan yang intens, kami membutuhkan mentalitas juara dan menjadi kompak dan solid. Itulah yang ingin kami ciptakan."
Arief Hadi
16.337
Berita Terkait
Liverpool Bekuk Newcastle United, Slot Puji Etos Kerja Ekitike dan Loyalitas Konate
Kesulitan Gabung AC Milan, Jean-Philippe Mateta Luapkan Kekesalan di Instagram
Kemenangan Barcelona Melawan Elche Memakan Korban
Jadwal dan Link Streaming Cremonese vs Inter Milan, Senin 2 Februari 2026
Prediksi dan Statistik Cremonese vs Inter Milan: Misi Jaga Jarak
Superkomputer Prediksi Hasil Manchester United vs Fulham: Peluang Menang The Red Devils Lebih dari 50 Persen
Superkomputer Prediksi Hasil Tottenham Hotspur vs Manchester City: Kemenangan untuk Tim Tamu
Prediksi dan Statistik Manchester United vs Fulham: Penyakit Lama Pantang Kambuh
Klasemen Terkini Premier League: Arsenal Memperlebar Jarak, Liverpool dan Chelsea Salip Manchester United
Hasil Pertandingan: Barcelona dan Liverpool Petik Tiga Poin, Chelsea Comeback Dramatis