Rasa Muak Legenda Man United Lihat Red Devils Tak Berdaya di Derby Manchester

Arief HadiArief Hadi - Senin, 07 Maret 2022
Rasa Muak Legenda Man United Lihat Red Devils Tak Berdaya di Derby Manchester
Derby Manchester (Twitter)

BolaSkor.com - Manchester City telah memperlihatkan kini mereka lebih superior ketimbang rival sekota, Manchester United. Pada Derby Manchester di Etihad Stadium, Minggu (06/03) malam WIB, Red Devils tak berkutik kalah 1-4.

Permainan United di babak pertama cukup baik dalam mengimbangi City meski mengandalkan serangan balik. Jadon Sancho sempat menyamakan kedudukan di menit 22 kala membalas gol Kevin De Bruyne di menit lima.

Tapi gol Sancho itu seolah hanya menahan kekalahan yang tak terhindarkan lagi. De Bruyne kembali mencetak gol di menit 28 dan kemudian dua gol dari Riyad Mahrez (68; 90') menyempurnakan aib bagi United.

Pada 15 menit terakhir pertandingan Man United hanya diberi delapan persen penguasaan bola berbanding 92 persen City. United bahkan tak bisa melakukan tendangan ke gawang City yang dijaga Ederson Moraes.

Baca Juga:

Fakta-fakta Menarik dari Derby Manchester, Rekor Nahas Red Devils

Manchester City 4-1 Manchester United: Setan Merah Tak Berkutik, Citizens Jaga Jarak

Ralf Rangnick Sudah Punya Gambaran Calon Manajer Baru Manchester United

Statistik akhirnya adalah 70 persen penguasaan bola City dengan melepaskan 24 tendangan (10 tepat sasaran). United hanya lima tendangan (dua tepat sasaran) dan hanya punya 30 persen penguasaan bola.

Seperti halnya di pertemuan pertama melawan City di Old Trafford, juga saat melawan Liverpool, Man United tak berkutik dengan level bermain bak bumi dan langit. Itu membuat para legenda klub meradang.

Roy Keane, Paul Scholes, hingga Gary Neville muak melihat performa pemain Man United yang dinilai memalukan. Keane menilai mereka sudah menyerah saat kedudukan menjadi 1-3. Keane bahkan menilai beberapa pemain tak layak membela United.

"Hal terburuk yang bisa Anda katakan tentang United adalah mereka menyerah," kata mantan kapten United, Roy Keane di Sky Sports.

'Menyerah benar-benar tidak bisa dimaafkan. Tidak ada tempat persembunyian. Kita melihat semua kekurangan United hari ini. Siapa pun bisa kalah dalam pertandingan sepak bola, tetapi kalah seperti yang mereka alami - pemain yang tidak mundur saat Anda bermain untuk Man United tidak dapat diterima."

"Mereka melemparkan handuk (menyerah) dan itu memalukan. Mereka begitu jauh di belakang tim lain. Kebanggaan Anda sendiri harus muncul pada tahap tertentu!"

"Saya mulai frustrasi menontonnya. Siapa pun bisa membuat kesalahan, Anda memaafkan kesalahan, tetapi tidak mundur, lima atau enam pemain tidak boleh bermain untuk Manchester United lagi."

Scholes pun melihat United sudah menyerah kala tertinggal. Dia juga memuji kualitas bermain City.

“City adalah tim yang brilian jadi kami harus memberi mereka pujian," imbuh Scholes.

“Rasanya seperti United menyerah di babak kedua, dalam hal upaya yang mereka lakukan – mereka terlihat mabuk dan dipukuli oleh City."

“Sepertinya mereka baru saja menyerah dan mereka benar-benar kehabisan enerji bermain. Tapi berilah pujian kepada City, mereka adalah tim yang brilian."

Neville tidak segan melabeli performa United sebagai suatu hal yang memalukan di Etihad Stadium.

"Hal pertama yang harus dikatakan adalah bahwa Manchester City luar biasa, terutama di babak kedua," tambah Neville.

"Tapi di akhir pertandingan, Manchester United finis seperti hujan deras (tak berkutik). Mereka memalukan di 25 menit terakhir."

"Ini pertama kalinya Ralf Rangnick membawa mereka melawan tim yang tepat (besar) dan mereka telah diberikan pelajaran yang sesuai," urai Neville.

Breaking News Manchester Derby Manchester Manchester City Manchester United Premier League
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

12.138

Bagikan