Rangnick Jadi Manajer Interim, Rencana Manajemen Man United Dipertanyakan Legenda Liverpool
BolaSkor.com - Manajemen Manchester United memiliki cara yang cukup unik dalam menjalankan pekerjaan usai memecat Ole Gunnar Solskjaer. Meski sudah menemukan pengganti dalam diri Ralf Rangnick, kontrak sang manajer cukup unik.
Rangnick (63 tahun) ditunjuk sebagai manajer interim hingga akhir musim 2021-2022 dan di dua tahun mendatang akan mengisi peran konsultan klub. Itu jadi hal yang baru dalam dunia sepak bola.
Eks pelatih RB Leipzig itu sudah memulai debutnya dengan positif usai kemenangan 1-0 Man United atas Crsytal Palace di Old Trafford. Jika permainan United terus berkembang dan Rangnick sukses di klub dalam kurun waktu enam bulan, Rangnick seyogyanya layak jadi manajer permanen klub.
Rangnick beberapa waktu lalu tidak memikirkan nasibnya setelah mengakhiri kontraknya di United, sebab fokusnya saat ini mempersiapkan laga berikutnya di periode padat Desember.
Baca Juga:
Ralf Rangnick Sudah Temukan Pengganti Carrick
Membedah Formasi 4-2-2-2 Man United Racikan Ralf Rangnick
Manchester United Punya Amunisi untuk Bersaing di Level Tertinggi
Kans Rangnick jadi manajer utama cukup terbuka jika United menyukai kinerjanya, tapi ada juga kans ia tetap akan digantikan manajer lainnya meski mengangkat performa United. Hal itulah yang membuat legenda Liverpool Kenny Dalglish heran.
"Ralf Rangnick telah ditunjuk sebagai manajer sementara hingga akhir musim," tulis Dalglish di Sunday Post. "Tapi apa yang terjadi setelah itu?"
"Jika Ralf sukses, apakah bijaksana untuk membiarkan dia meninggalkan peran pelatih kepala di musim panas untuk menjadi konsultan sepak bola di klub selama dua tahun ke depan?"
"Sepertinya ini adalah skenario yang direncanakan oleh hierarki Old Trafford, dan diterima dengan ikhlas oleh Ralf yang akan mundur di akhir musim."
"Dari luar, sepertinya mereka sudah memiliki ide bagus tentang siapa yang akan menjadi pelatih kepala permanen berikutnya.
Dalglish juga melihat adanya potensi masalah dengan pemilihan pelatih baru nanti, yang belum tentu sejalan dengan ide sepak bola yang dimiliki Rangnick, belum lagi dengan tim yang kembali beradaptasi.
"Saya membayangkan itu perlu seseorang yang akan merasa nyaman bekerja dengan Ralf. Tetapi jika pelatih baru masuk, apakah Anda ingin dikaitkan dengan Ralf jika dia tidak melakukannya dengan baik?" imbuh Dalglish.
"Sisi sebaliknya adalah jika dia melakukannya dengan baik, maka Anda mempertaruhkan leher Anda untuk mencoba mengikuti kisah sukses. Jadi itu akan menarik, terlepas dari bagaimana kelanjutannya, dan mungkin ada masalah potensial, bagaimanapun juga," urai dia.
Beberapa nama manajer yang jadi kandidat manajer utama United berikutnya itu seperti Erik ten Hag (Ajax Amsterdam) dan Mauricio Pochettino (PSG).
Arief Hadi
16.212
Berita Terkait
Siap Hadapi Arsenal, Liam Rosenior Yakin Chelsea Punya Modal untuk Raih Kemenangan
Nonton Persib vs Persija, John Herdman Terpesona dengan Rizky Ridho dan Janji Perhatikan Liga Indonesia
Wayne Rooney Bersedia Bantu Michael Carrick di Manchester United
John Herdman Akan Keliling Eropa Akhir Januari, Bertemu Diaspora Sekaligus Cari Pemain Naturalisasi Baru
John Herdman Ungkap Alasan Pilih Tangani Timnas Indonesia, Percaya Bisa Tembus Piala Dunia
Ikut John Herdman ke Timnas Indonesia, Alasan Cesar Meylan Bukan Sekadar Melanjutkan Kisah 15 Tahun Bersama
Sir Jim Ratcliffe Tak Kompeten Sepak Bola, Manchester United Bisa Bernasib Sama dengan Nice
Bung Ferry Diterima dengan Baik di GBLA, Ketum The Jakmania Berterima Kasih kepada Bobotoh
Dewa United Banten FC Pastikan Belum Ada Tawaran dari Persija untuk Ricky Kambuaya dan Jaja
Newcastle United vs Manchester City: Pep Guardiola Waspadai Ancaman Gol Telat