Rangkaian Kemarahan Cristiano Ronaldo kepada Erik ten Hag

Insiden pada laga kontra Tottenham merupakan puncak kemarahan Ronaldo kepada Ten Hag.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Jumat, 18 November 2022
Rangkaian Kemarahan Cristiano Ronaldo kepada Erik ten Hag
Erik ten Hag dan Cristiano Ronaldo (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Cristiano Ronaldo ternyata sudah muak dengan cara Erik ten Hag menangani Manchester United. Menariknya, megabintang Portugal itu sudah dikecewakan sejak awal musim 2022-2023.

Ronaldo terang-terangan menyatakan sikapnya kepada Ten Hag. Ia tidak menghormati manajer Manchester United tersebut karena merasa lebih dulu tidak diperlakukan dengan cara serupa.

Publik kemudian mengacu kepada laga Manchester United kontra Tottenham Hotspur di Old Trafford, 20 Oktober silam. Saat itu Ronaldo menolak perintah Ten Hag untuk masuk sebagai pemain pengganti pada menit-menit akhir.

Baca Juga:

Statistik Berbicara, Manchester United Lebih Baik Tanpa Cristiano Ronaldo

Alasan Mengapa Cristiano Ronaldo Sebut Erik ten Hag Tidak Respek Kepadanya

Dicap Egois, Cristiano Ronaldo Juga Dinilai Tidak Tahu Diri

Tak sampai di situ, Ronaldo kemudian memilih masuk ke ruang ganti. Ia bahkan meninggalkan stadion sebelum pertandingan berakhir.

Ulah tersebut membuat Ronaldo mendapat hukuman dibekukan dari tim selama tiga hari. Kecaman dari berbagai pihak juga ditujukan kepada CR7.

Namun momen itu nyatanya hanya puncak dari kemarahan Ronaldo kepada Ten Hag. Ia sudah merasa diperlakukan tak adil sejak menjalani masa pramusim.

Ronaldo menyinggung kasus saat dirinya meninggalkan stadion sebelum laga uji coba kontra Rayo Vallecano berakhir. Ia merasa dijadikan kambing hitam karena banyak pemain lain yang juga melakukannya.

"Saya dan delapan pemain (meninggalkan pertandingan pramusim lebih awal), tetapi mereka hanya menyebut nama saya. Mereka hanya berbicara tentang kambing hitam yaitu saya dan saya sepenuhnya mengerti," kata Ronaldo dalam program acara Piers Morgan Uncensored.

Dari kejadian tersebut, Ronaldo mulai melihat perlakuan tak adil Ten Hag kepada dirinya. Mantan pelatih Ajax Amsterdam itu memang terang-terangan tidak akan menjadikannya sebagai starter pada laga pembuka Premier League karena melewati tur pramusim ke Asia.

Ronaldo awalnya menerima keputusan tersebut. Namun ia kemudian merasa Ten Hag tak konsisten dengan prinsip tersebut.

"Dia (Ten Hag) selalu mengatakan saya harus menunggu giliran tampil karena melewatkan pramusim. Saya sangat mengerti pada awalnya karena saya tidak melakukan pramusim, saya tidak menjadi starter," tambahnya.

"Namun dia tidak melakukan prosedur yang sama kepada semua pemain. Saya tidak akan menyebutkan pemain tetapi mereka tidak melakukannya dengan cara yang sama."

Ronaldo memang tidak menyebut nama. Namun mudah untuk menjadikan Christian Eriksen sebagai contoh yang dimaksud.

Sama seperti Ronaldo, Eriksen juga tidak mengikuti tur pramusim ke Asia dan Australia. Namun pemain berkebangsaan Denmark itu tetap tampil sebagai starter pada laga kontra Brighton & Hove Albion.

"Dia (Ten Hag) tidak menghormati cara yang seharusnya saya terima, tapi begitulah adanya. Inilah mengapa mungkin saya pergi di pertandingan melawan Tottenham," kata Ronaldo lagi.

Ronaldo juga menyebut Ten Hag banyak berbohong saat membahas dirinya di media. Salah satu contohnya terjadi usai laga Derby Manchester.

Dalam laga yang dimenangkan Manchester City dengan skor 6-3, Ten Hag sama sekali tidak memainkan Ronaldo. Namun ia beralasan keputusan itu diambil untuk menghormati karier cemerlangnya.

Ronaldo menganggap itu hanya bualan semata. Ia merasa alasan sebenarnya bukan seperti yang dikatakan.

"Saya melihat perkataannya sebagai alasan. Saya melihat banyak contoh meski tidak ingin mengkritiknya. Ia memilih pemain yang menurut mereka bagus dan lebih baik untuk tim," sambungnya.

"Oke, Anda tidak memainkan saya melawan Manchester City karena menghormati karier saya. Namun Anda ingin memainkan saya tiga menit terakhir melawan Tottenham, itu tidak masuk akal."

“Dia hanya mengatakan kepada media mengenai apa yang menurutnya baik untuk melindungi diri sendiri dan tim," tegasnya.

Manchester United Erik ten Hag Cristiano Ronaldo Breaking News
Ditulis Oleh

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Posts

6.514

Berita Terkait

Sosok
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Perjalanan penyerang Ali Al-Hamadi menuju panggung Piala Dunia bukanlah kisah yang biasa.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Piala Dunia
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Bek Spanyol Aymeric Laporte mengingatkan rekan-rekannya agar tidak menganggap remeh Uruguay saat kedua tim bertemu pada laga terakhir Grup H Piala Dunia 2026 di Guadalajara.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann menilai timnya justru berada dalam posisi yang kurang menguntungkan meski sudah memastikan diri sebagai juara Grup E Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Piala Dunia
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Park Ji-sung melontarkan kritik terhadap penampilan timnas Korea Selatan setelah kalah 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Sosok
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Di balik kemenangan 3-0 Meksiko atas Republik Ceko pada laga terakhir Grup A di Stadion Azteca, Kamis (25/6), terselip sebuah momen spesial yang penuh emosi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Piala Dunia
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Vinicius Junior kembali menunjukkan kelasnya saat membawa Brasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026 di Miami Stadium.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Keberhasilan Maroko melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak lepas dari penampilan gemilang Ismael Saibari.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi
Prediksi dan Statistik Jepang vs Swedia: Samurai Biru di Atas Angin
Berikut prediksi Jepang vs Swedia di Grup F Piala Dunia 2026, lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, dan perkiraan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Jepang vs Swedia: Samurai Biru di Atas Angin
Prediksi
Prediksi dan Statistik Tunisia vs Belanda: Potensi Hujan Gol
Berikut prediksi Tunisia vs Belanda di Grup F Piala Dunia 2026, lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, dan perkiraan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Tunisia vs Belanda: Potensi Hujan Gol
Spanyol
Tanpa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, El Clasico Saat Ini Tidak Terlalu Diminati
Jose Mourinho menilai El Clasico kehilangan daya tarik global setelah era Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo berakhir di Barcelona dan Real Madrid.
Arief Hadi - Kamis, 25 Juni 2026
Tanpa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, El Clasico Saat Ini Tidak Terlalu Diminati
Bagikan