Punya Perwakilan Terbanyak, Berikut 5 Pelatih Italia di Euro 2024

Ada lima pelatih dari Italia di Euro 2024.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 16 Juni 2024
Punya Perwakilan Terbanyak, Berikut 5 Pelatih Italia di Euro 2024
Luciano Spalletti dan Vincenzo Montella (Foto: Rossoneri Blog)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kiprah timnas Italia tidak hanya dinantikan karena mereka berstatus juara bertahan pada Euro 2024 Jerman, tetapi ada juga fakta lain yang menarik ketika berbicara Italia pada perhelatan turnamen kali ini.

Italia adalah pengirim perwakilan terbanyak pada kategori pelatih di Euro tahun ini. Kelima nama itu adalah Marco Rossi, Luciano Spalletti, Domenico Tedesco, Francesco Calzona, dan Vincenzo Montella.

Fakta tersebut memperlihatkan kualitas peramu taktik dari Italia merupakan salah satu yang dicari di Eropa, selain juga pelatih dari Spanyol dan Jerman. Produk dari Coverciano, yang notabene salah satu pusat latihan pelatih di Italia, dicari mengingat Coverciano punya reputasi besar di Eropa.

Baca Juga:

5 Tim Kuda Hitam Euro 2024

Euro 2024: Playmaker Persib Dilema antara Inggris, Prancis, dan Italia

3 Alasan Italia Akan Gagal Mempertahankan Gelar pada Euro 2024

Berikut informasi yang tersedia mengenai lima pelatih dari Italia di Euro 2024.

1. Marco Rossi

Marco Rossi (Foto: Times of Malta)

Sudah melatih Hungaria sejak 2018 setelah enam tahun berkarier sebagai pelatih klub di Hungaria, bersama Budapest Honved dan DAC Dunajska Streda. Marco Rossi pernah berkarier sebagai pemain profesional, bek, pada medio 1983-2000.

Beberapa klub yang pernah dibelanya di masa lalu seperti Brescia, Sampdoria, Piacenza, dan Eintracht Frankfurt. Dalam kurun waktu enam tahun melatih, Hungaria dijadikan sebagai tim kuda hitam.

2. Luciano Spalletti

Luciano Spalletti (Foto: UEFA)

Menggantikan Roberto Mancini pada 2023 dan punya tugas besar membawa Italia untuk coba mempertahankan titel Euro. Reputasi Luciano Spalletti sudah terkenal di Italia, khususnya saat membawa Napoli meraih Scudetto.

Eks pelatih AS Roma, Inter Milan, dan Zenit Saint Petersburg itu juga memiliki filosofi jelas dengan gaya sepak bola ofensif, memiliki kontrol atas penguasaan bola. Permainan Italia saat ini jauh lebih menghibur, meski masih memiliki beberapa kekurangan.

3. Domenico Tedesco

Domenico Tedesco (Foto: BeinSports)

Lulusan dari kursus kepelatihan di Jerman dan sudah memulai karier kepelatihan dari 2017, membesut Erzgebirge Aue, lalu melatih Schalke 04, Spartak Moscow, dan RB Leipzig sebelum menggantikan Roberto Martinez di timnas Belgia pada 2023.

Pelatih yang dikenal dengan inovasi dan ide-ide dalam permainannya itu, akan berusaha menjadikan Belgia tim kejutan di Euro 2024. Tedesco memiliki kualitas di dalam skuad dengan adanya Jeremy Doku, Kevin De Bruyne, dan Leandro Trossard.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

"Saya selalu ingin tim saya membagi ruang dengan baik. Saya suka membandingkannya dengan seorang petinju, yang tidak boleh lengah," papar Tedesco soal gaya permainannya.

"Selain itu, kami ingin merebut bola kembali sesering mungkin karena kami senang menyerang - meski selalu dengan keseimbangan dan struktur tertentu, untuk mampu mengendalikan transisi apa pun."

4. Francesco Calzona

Francesco Calzona (Foto: UEFA)

Lama menghabiskan karier sebagai asisten pelatih dari 2008 hingga 2022, Francesco Calzona mengumpulkan pengalaman dari Perugia, Alessandria, Sorrento, Empoli, Napoli, dan Cagliari, membawanya ke timnas Slovakia.

Calzona (55 tahun) sudah melatih Slovakia dari 2022 dan menjaga tren lolos timnas dari 2016 hingga 2020. Berada di grup E bersama Belgia, Rumania, dan Ukraina, Slovakia diharapkan dapat bertahan lama di turnamen.

5. Vincenzo Montella

Vincenzo Montella (Foto: Daily Sabah)

Legenda AS Roma dan mantan penyerang yang terkenal dengan selebrasi gol bak pesawat yang sedang terbang. Karier kepelatihan Vincenzo Montella dimulai pada 2009 dengan Roma U-15 yang berlanjut ke tim utama (interim), lalu di Catania, Fiorentina, Sampdoria, AC Milan, dan Sevilla.

Karier kepelatihannya belum teruji, tetapi Montella dapat menjadikan Turki tim kuda hitam Euro 2024. Turki berada di grup F bareng Georgia, Portugal, dan Republik Ceko. Di dalam skuad, Montella dapat mengandalkan Kenan Yildiz, Arda Guler, dan Hakan Calhanoglu untuk mengancam pertahanan lawan.

Trivia Sepak Bola Italia Vincenzo Montella Francesco Calzona Luciano Spalletti Domenico Tedesco

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Ragam
Prediksi, 3 Kandidat Utama Pemenang Ballon d'Or 2026
Prediksi Ballon d'Or 2026 mengerucut pada Lamine Yamal, Kylian Mbappe, dan Harry Kane. Simak performa serta peluang ketiganya meraih trofi.
Arief Hadi - Senin, 26 Oktober 2026
Prediksi, 3 Kandidat Utama Pemenang Ballon d'Or 2026
Italia
Juventus Belum Kembali Menang, Nyaris Kalah saat Melawan Rennes
Juventus kembali gagal menang setelah ditahan Rennes 2-2. Sempat tertinggal, Bianconeri selamat dari kekalahan berkat penalti Nick Woltemade.
Arief Hadi - Jumat, 23 Oktober 2026
Juventus Belum Kembali Menang, Nyaris Kalah saat Melawan Rennes
Ragam
Segala Hal yang Perlu Diketahui pada Laga Real Madrid vs RB Leipzig
Real Madrid vs RB Leipzig di Liga Champions 22 Oktober 2026. Simak jadwal, lokasi pertandingan, kondisi tim, duel Mbappe-Nkunku, dan siaran langsung Vidio.
Arief Hadi - Rabu, 21 Oktober 2026
Segala Hal yang Perlu Diketahui pada Laga Real Madrid vs RB Leipzig
Ragam
5 Hal Menarik yang Harus Diperhatikan dari Laga Bayern Munchen vs Arsenal
Bayern Munchen vs Arsenal tersaji pada pekan ketiga Liga Champions 2026-2027. Simak 5 hal menarik, rekor pertemuan, Harry Kane, dan Bukayo Saka.
Arief Hadi - Rabu, 21 Oktober 2026
5 Hal Menarik yang Harus Diperhatikan dari Laga Bayern Munchen vs Arsenal
Italia
Terancam Dipecat, Luciano Spalletti Dapat Dukungan Legenda Juventus
Luciano Spalletti terancam dipecat Juventus setelah kalah 0-3 dari Lazio. Gianluigi Buffon membela sang pelatih dan menyoroti masalah tim.
Arief Hadi - Rabu, 21 Oktober 2026
Terancam Dipecat, Luciano Spalletti Dapat Dukungan Legenda Juventus
Ragam
Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Laga Besar Liga Champions PSG vs Barcelona
PSG vs Barcelona tersaji pada pekan ketiga Liga Champions 2026-2027. Simak 5 hal penting, performa tim, duel Dembele vs Yamal, dan adu taktik pelatih.
Arief Hadi - Selasa, 20 Oktober 2026
Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Laga Besar Liga Champions PSG vs Barcelona
Italia
Lebih Parah, Juventus Era Luciano Spalletti ketimbang Igor Tudor
Juventus kalah 0-3 dari Lazio. Catatan 11 poin dari tujuh laga membuat era Luciano Spalletti lebih buruk dibandingkan Igor Tudor musim lalu.
Arief Hadi - Senin, 19 Oktober 2026
Lebih Parah, Juventus Era Luciano Spalletti ketimbang Igor Tudor
Klasemen
Klasemen Terbaru Liga Europa: Juventus Nomor Satu, AC Milan Berada di Papan Tengah
Simak klasemen terbaru Liga Europa 2026-2027 pekan kedua. Juventus berada di puncak, sementara AC Milan menempati posisi ke-16.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Klasemen Terbaru Liga Europa: Juventus Nomor Satu, AC Milan Berada di Papan Tengah
Ragam
3 Calon Pelatih Baru Manchester United jika Michael Carrick Dipecat
Michael Carrick terancam dipecat setelah start buruk Manchester United. Simak tiga kandidat penggantinya: Antonio Conte, Eddie Howe, dan Nagelsmann.
Arief Hadi - Senin, 12 Oktober 2026
3 Calon Pelatih Baru Manchester United jika Michael Carrick Dipecat
Sosok
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Lucas da Cunha tampil impresif meski melakukan kesalahan kontra Italia. Simak alasan Prancis perlu membangun lini tengah di sekitar bintang Como itu.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Bagikan