PSS Sleman Jadikan Hukuman Komdis PSSI karena Kerusuhan sebagai Pembelajaran

PSS Sleman kena denda mencapai 200 juta dan harus mengosongkan sebagian tribun dalam empat laga kandang.
Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 20 Mei 2019
PSS Sleman Jadikan Hukuman Komdis PSSI karena Kerusuhan sebagai Pembelajaran
Rusuh di laga PSS Sleman Vs Arema FC. (BolaSkor.com/Al Khairan Ramadhan)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pihak Komisi Disiplin PSSI resmi melayangkan Surat Keputusan bernomor 001/L1/SK/KD-PSSI/V/2019 dan 002/L1/SK/KD-PSSI/V/2019 kepada pihak PSS Sleman. Isi dari surat tersebut ialah mengharuskan juara Liga 2 2018 itu membayar denda sebesar Rp. 200.000.000 dan mengosongkan tribun sisi selatan selama empat pertandingan kandang.

Sanksi ini adalah konsekuensi yang diterima pihak PSS atas kericuhan yang terjadi pada pertandingan pembuka Liga 1 2019 saat menjamu Arema FC, Rabu (15/5) lalu. Seperti diketahui dalam laga itu suporter kedua kubu terlibat aksi saling serang hingga membuat pertandingan dihentikan dan memakan korban.

Sanksi menggelar pertandingan dengan mengosogkan salah satu sisi tribun dalam empat pertandiban adalah sebuah kerugian besar, seperti dijelaskan di laman PSS Sleman. Oleh sebab itu mereka mengaku akan belajar agar kejadian serupa tidak terulang dan berusaha untuk lebih baik lagi kedepannya.

Baca Juga:

PSS Sleman Kena Denda 200 Juta dan Harus Tutup Sebagian Tribun 4 Kali

Arema FC Curiga Kerusuhan Suporter di Sleman Sudah Masuk Skenario

"Hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI merupakan pembelajaran bagi PSS Sleman untuk menjadi lebih baik. Kemenangan yang diraih di laga awal, menjadi partai pembuka Shopee Liga 1 2019, terasa kurang dengan adanya kerusuhan dan insiden yang terjadi," tulisnya.

"PSS berharap semua pihak hendaknya belajar dari kejadian tersebut. Tak hanya menjadi kerugian bagi tim tapi juga suporter. Kedewasaan dalam bertindak menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi kita semua," imbuhnya.

"PSS Sleman akan mempelajari lebih lanjut atas hukuman yang dijatuhkan oleh Komdis PSSI. Mudah-mudahan hukuman ini membuat kami semua menjadi lebih dewasa," tutupnya.

Dengan sanksi tersebut, dipastikan tribun kuning (selatan) yang biasa ditempati oleh Brigata Curva Sud akan kosong saat menjamu Semen Padang, Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya, dan PSIS Semarang. (Laporan Kontributor Prima Pribadi/Yogyakarta)

PSS Sleman Komisi Disiplin PSSI Pssi Liga 1
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Posts

15.464

Berita Terkait

Timnas
PSSI Bebaskan John Herdman Pilih Asisten Pelatih Lokal di Timnas Indonesia
John Herdman akan dibantu asisten pelatih lokal di Timnas Indonesia. Nantinya, Herdman yang bakal memilih asistennya itu.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Januari 2026
PSSI Bebaskan John Herdman Pilih Asisten Pelatih Lokal di Timnas Indonesia
Timnas
Nova Arianto Dipastikan Tidak Masuk Kandidat Asisten John Herdman di Timnas Indonesia
Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, memastikan bahwa Nova Arianto tidak masuk kandidat asisten John Herdman.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Januari 2026
Nova Arianto Dipastikan Tidak Masuk Kandidat Asisten John Herdman di Timnas Indonesia
Timnas
John Herdman Akan Bawa Dua Asisten dari Luar ke Timnas Indonesia
John Herdman rencananya akan membawa dua asisten pelatih dari luar negeri ke Timnas Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Januari 2026
John Herdman Akan Bawa Dua Asisten dari Luar ke Timnas Indonesia
Timnas
Kurniawan Dwi Yulianto Dinilai Cocok Jadi Asisten John Herdman di Timnas Indonesia
John Herdman akan dibantu pelatih lokal sebagai asisten di Timnas Indonesia. Kurniawan Dwi Yulianto dianggap cocok mengisi pos tersebut.
Rizqi Ariandi - Rabu, 07 Januari 2026
Kurniawan Dwi Yulianto Dinilai Cocok Jadi Asisten John Herdman di Timnas Indonesia
Timnas
John Herdman Bagian dari Rencana Jangka Panjang PSSI untuk Timnas Indonesia
John Herdman akan dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun. Herdman jadi bagian dari proyek jangka panjang PSSI.
Rizqi Ariandi - Selasa, 06 Januari 2026
John Herdman Bagian dari Rencana Jangka Panjang PSSI untuk Timnas Indonesia
Liga Indonesia
PS Putra Jaya Pasuruan Pecat Pemain yang Lakukan Tendangan Kung fu di Liga 4 Jatim
Muhammad Hilmi Gimnastiar harus menelan pil pahit karena dipecat klubnya setelah sebagai konsekuensi aksi berbahayanya dalam laga Liga 4 Jatim.
Rizqi Ariandi - Selasa, 06 Januari 2026
PS Putra Jaya Pasuruan Pecat Pemain yang Lakukan Tendangan Kung fu di Liga 4 Jatim
Liga Indonesia
Komdis PSSI Minta Pelaku Tendangan Kung fu di Liga 4 Dihukum Berat oleh Asprov Jatim
Pemain Putra Jaya Pasuruan, M Hilmi, melakukan tindakan tidak sportif terhadap lawan. Pihak klub langsung memecat Hilmi dan komdis PSSI meminta pelaku disanksi.
Rizqi Ariandi - Selasa, 06 Januari 2026
Komdis PSSI Minta Pelaku Tendangan Kung fu di Liga 4 Dihukum Berat oleh Asprov Jatim
Timnas
Nova Arianto Dukung Penuh John Herdman, Simbol Harapan Baru Sepak Bola Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, mendukung penuh John Herdman. Nova menyebut John Herdman sebagai harapan baru.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Januari 2026
Nova Arianto Dukung Penuh John Herdman, Simbol Harapan Baru Sepak Bola Indonesia
Sosok
Profil John Herdman, Pelatih Anyar Timnas Indonesia yang Berprestasi di Level Putri
"Resmi! PSSI Tunjuk John Herdman, Arsitek Level Piala Dunia Siap Bawa Garuda Masuki Era Baru," demikian pernyataan dari laman resmi PSSI.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 03 Januari 2026
Profil John Herdman, Pelatih Anyar Timnas Indonesia yang Berprestasi di Level Putri
Timnas
Era Baru, PSSI Resmi Tunjuk John Herdman sebagai Suksesor Patrick Kluivert
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunjuk pelatih berusia 50 tahun, John Herdman, sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.
Arief Hadi - Sabtu, 03 Januari 2026
Era Baru, PSSI Resmi Tunjuk John Herdman sebagai Suksesor Patrick Kluivert
Bagikan