Profil Tim Liga 1 2019: TIRA-Persikabo

TIRA-Persikabo menjadi nama baru PS TIRA menyusul merger dengan Persikabo.
Frengky AruanFrengky Aruan - Kamis, 02 Mei 2019
Profil Tim Liga 1 2019: TIRA-Persikabo
TIRA-Persikabo. (BolaSkor.com/Grafis)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Merger sebenarnya bukan hal baru dalam dunia sepak bola. Bahkan tak jarang klub-klub hasil merger lebih profesional dan sehat secara finansial. Kehadiran TIRA-Persikabo di Liga 1 musim 2019 digadang-gadang dapat membangkitkan gairah sepak bola di Bogor.

Klub ini berdiri sebagai hasil dari konflik antara PSSI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia yang berujung pembekuan keanggotaan PSSI oleh FIFA. TIRA-Persikabo pun didirikan jelang perhelatan Piala Jenderal Sudirman 2015.

Baca Juga: Profil Tim Liga 1 2019: PSIS Semarang

Akibat pembekuan oleh FIFA itu berimbas pada kelangsungan kompetisi sepakbola tanah air. Alhasil kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama tak dapat bergulir. Beberapa turnamen dibuat untuk menggantikan kompetisi resmi. Salah satunya Piala Jenderal Sudirman 2015 digelar untuk memperingati ulang tahun ke-100 dari Panglima Besar Jenderal Sudirman, yang dihelat pada November 2015 hingga Januari 2016.

Saat itu, untuk memeriahkan ajang Piala Sudirman, terjadi pengabungan antara PSMS Medan dan Tentara Nasional Indonesia hingga menghasilkan PS TNI. Mereka diperkuat pemain yang juga berprofesi sebagai tentara seperti Manahati Lestusen dan Abduh Lestaluhu. Hasilnya, PS TNI sukses melaju hingga ke babak perempat final Piala Sudirman.

Namun kebersamaan antara PSMS dengan TNI tidak berlangsung lama. Setelah ajang Piala Jenderal Sudirman usai, PSMS memutuskan untuk berjalan sendiri. Sedangkan keberadaan The Army, julukan PS TNI tetap dipertahankan. Meski begitu, PS TNI mengajak mencari partner agar klub ini tetap eksis. Akhirnya pada 30 Maret 2016, klub ini secara resmi mengakuisisi Persiram Raja Ampat menjadi sebuah kesatuan tim.

Baca Juga: Profil Tim Liga 1 2019: Semen Padang

Akusisi ini di lakukan perusahaan besar yaitu PT. Arka Gega Magna dengan total biaya yang harus dikeluarkan sekitar Rp 17 miliar. Setelah proses akusisi selesai, PS TNI memilih bermarkas di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kemudian PS TNI ambil bagian di ajang Indonesia Soccer Championship, pengganti ISL. Serta kompetisi Liga 1 musim 2017 dan 2018.

Saat berkiprah di Liga 1 2018, nama klub kembali berubah. Tepatnya pada 19 Januari 2018, diumumkan PS TNI resmi mengubah nama menjadi PS TIRA, pengumuman itu dilakukan di markas baru mereka, Bantul. Alasan pergantian nama ini agar lebih dekat ke masyarakat. PS TIRA juga dianggap singkatan dari TNI dan rakyat. Pada tahun tersebut juga, PS TIRA mengusung julukan The Young Warriors. Lantaran diperkuat banyak pemain muda potensial.

Pada kompetisi musim lalu, PS TIRA memperkuat diri dengan keberadaan empat pemain asing. Diantaranya ada nama Gustavo Lopez, Mariano Berriex, Kim Sang-min, dan striker Aleksandar Rakic. Bahkan, penyerang asal Serbia ini menjelma sebagai predator ganas dengan torehan 21 gol. Performa PS TIRA yang kurang konsisten nyaris membuat mereka terdegradasi. Manahati Lestusen dkk. harus puas bercokol di peringkat ke-15 dari 18 kontestan Liga 1.

Baca Juga: Profil Tim Liga 1 2019: Perseru Badak Lampung FC

TIRA-Persikabo dalam partai Piala Presiden 2019. (BolaSkor.com/Kurniawan)

Kini menyambut kompetisi Liga 1 musim 2019, PS TIRA membuat sejumlah gebrakan. Mereka menambahkan unsur Persatuan Sepak Bola Kabupaten Bogor, Persikabo. Tim rintisan TNI ini merger atau menyatukan diri dengan dengan klub Liga 3, Persikabo Bogor. Menjadi TIRA-Persikabo sejak akhir Januari lalu. Nama ini bertujuan untuk mendekatkan tim dengan masyarakat Kabupaten Bogor. Mereka juga akan menggunakan Stadion Pakansari sebagai homebase.

Dengan demikian, klub ini sudah berganti nama sebanyak tiga kali. Meski begitu, adanya merger bukan berarti TIRA-Persikabo menjadi kesebelasan instan, apalagi siluman. Tak hanya itu, kubu PS TIRA rela mengesampingkan embel-embel TNI dan fokus membangun sepak bola Kabupaten Bogor, mereka bertekad menjadi klub profesional.

Salah satunya, dengan menggelar coaching clinic dan meet and greet bersama anak-anak Sekolah Sepakbola (SSB) Kabomania. Dalam kesempatan itu, seluruh pemain hadir untuk berbagi ilmu dan pengalaman di Lapangan Soedirman, POMAD, Cimandala, Kabupaten Bogor, Minggu (28/4) lalu.

Liga 1 2019 Profil Tim Liga 1 Tira Persikabo PS TIRA Liga 1 Breaking News

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027 live Kamis, 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Cek link streaming, prediksi skor, starting XI, dan rekor head to head kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid, Live Gratis di SCTV!
AS Roma vs Real Madrid live di SCTV dan Vidio pada 15 Oktober 2026 pukul 02.00 WIB. Cek jadwal, prediksi susunan pemain, dan link streaming Liga Champions di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid, Live Gratis di SCTV!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Feyenoord vs Como, Live di Sini!
Link streaming Feyenoord vs Como di Liga Champions 2026/2027 malam ini pukul 23.45 WIB. Cek jadwal pertandingan, prediksi starting XI, head to head, dan cara menonton di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Feyenoord vs Como, Live di Sini!
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce: The Villans Belum Pernah Tumbang
Prediksi Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027, Kamis 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Simak prediksi skor, starting XI, head to head, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce: The Villans Belum Pernah Tumbang
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Feyenoord vs Como: Kondisi I Lariani Tidak Ideal
Prediksi Feyenoord vs Como di Liga Champions 2026/2027. Simak prediksi skor, starting XI, head to head, jadwal, dan link live streaming.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Feyenoord vs Como: Kondisi I Lariani Tidak Ideal
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming LASK vs Liverpool, Live Gratis di SCTV Pukul 23.45 WIB
LASK vs Liverpool live malam ini di Liga Champions 2026/2027 pukul 23.45 WIB. Cek jadwal siaran SCTV, prediksi starting XI, head to head, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming LASK vs Liverpool, Live Gratis di SCTV Pukul 23.45 WIB
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming LASK vs Liverpool: Misi Menjaga Catatan Positif
Prediksi LASK vs Liverpool di Liga Champions 2026/2027. The Reds mengincar kemenangan usai kalah dari Man City. Cek prediksi skor, starting XI, head to head, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming LASK vs Liverpool: Misi Menjaga Catatan Positif
Liga Champions
Bukan Michael Carrick, Lisandro Martinez Ungkap Biang Keladi Hasil Jeblok Manchester United
Lisandro Martinez membela Michael Carrick di tengah hasil buruk Manchester United. Simak kritik tajamnya kepada manajemen dan tuntutan investasi besar.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Bukan Michael Carrick, Lisandro Martinez Ungkap Biang Keladi Hasil Jeblok Manchester United
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid: Lama Tidak Bersua
Prediksi AS Roma vs Real Madrid di Liga Champions 2026/2027! Simak prediksi skor, starting XI, head to head, kondisi tim, dan link streaming live di Vidio.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid: Lama Tidak Bersua
Liga Champions
Calvin Verdonk Main Lawan Arsenal, Jadi Pemain Indonesia Pertama Mentas di Liga Champions Eropa
Calvin Verdonk mencatat sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di Liga Champions Eropa saat Lille kalah 0-3 dari Arsenal.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Calvin Verdonk Main Lawan Arsenal, Jadi Pemain Indonesia Pertama Mentas di Liga Champions Eropa
Bagikan