Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Profil Simy Nwankwo: Lentera di Tengah Musim Gelap Gulita Crotone

Di tengah musim yang getir, Crotone masih memiliki kebanggaan dalam diri Simy Nwankwo.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Kamis, 20 Mei 2021
Profil Simy Nwankwo: Lentera di Tengah Musim Gelap Gulita Crotone
Simy Nwankwo (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Crotone gagal bertahan di Serie A setelah hanya mengoleksi 22 poin dalam 37 pertandingan. Namun, di tengah musim yang getir tersebut, Crotone memiliki kebanggaan dalam diri Simy Nwankwo.

Memiliki nama lengkap Simeon Tochukwu Nwankwo, Simy lahir di Nigeria pada 29 tahun lalu. Ia mengawali karier profesional di tim Portugal, Portimonense Futebol SAD sebelum akhirnya bergabung dengan Crotone pada musim 2016-2017. Harga Simy ketika itu tak lebih dari 1 juta euro atau lebih tepatnya 850 ribu euro.

Crotone memboyong Simy sebagai bagian dari upaya bertahan di Serie A. Pada musim debut, sang striker mengemas tiga gol dari 21 penampilan di Serie A.

Gol yang dikreasikan Simy turut membantu Crotone tetap bertahan di kasta tertinggi. Pada musim keduanya, Simy mendulang tujuh gol plus satu assist dalam 23 pertandingan. Itu artinya, ketajaman Simy kian terasah.

Sayangnya, kali ini nasib Crotone berbeda. Pitagorici turun kasta dan harus kembali berkutat di Serie B.

Baca juga:

'Melawan Arus' ala Phil Foden di Manchester City

Perjalanan Brendan Rodgers, dari Operator Forklift Jadi Pemenang Titel Piala FA

Profil Sven Botman, Calon Bek Baru Liverpool Jebolan Akademi Ajax

Simy Nwankwo

Meski demikian, Simy tetap setia bersama Crotone. Ia menjadi bagian penting dalam keberhasilan Crotone promosi pada musim ini. Simy mencetak 20 gol di Serie B 2019-2020. Striker 29 tahun itu pun menjadi top skorer Serie B.

Rupanya, ketajaman Simy tidak luntur meskipun level yang dihadapi naik kelas. Simy tetap rajin mencatatkan namanya di papan skor ketika menghadapi kontestan Serie A lainnya. Sejauh ini, torehannya adalah 20 gol dan tiga assist.

Catatan 20 gol untuk penyerang yang memperkuat tim sekelas Crotone pantas mendapatkan acungan jempol. Meskipun, jumlah tersebut masih terlalu jauh jika dibandingkan dengan pemimpin klasemen pencetak gol sementara, Cristiano Ronaldo (29 gol).

Simy pun melewati jumlah gol penyerang-penyerang dengan nama lebih besar seperti Zlatan Ibrahimovic, Lautaro Martinez, Duvan Zapata, dan Andrea Belotti.

Dalam mencetak gol, Simy didukung dengan postur tinggi menjulang (198 sentimeter). Dengan begitu, ia memiliki kekuatan di duel udara.

"Tinggi saya yang hampir dua meter memberikan keuntungan dan juga kerugian. Dengan kaki dan kepala, saya bisa mencapai tempat yang orang lain tidak bisa," papar Simy.

"Namun, pada ruang sempit saya tahu jika bukan Lionel Messi. Ketika mendapatkan bola, saya harus menembaknya," sambung sang striker.

Ada gula ada semut, mencuat gosip Simy tidak akan ikut Crotone turun ke Serie B. Sebab, sejumlah tim siap menampung Simy. Hal tersebut bisa dimaklumi mengingat penampilan sang striker yang mengagumkan.

Satu di antara tim yang paling tertarik adalah Lazio. Biancocelesti membutuhkan penyerang baru untuk melapisi Ciro Immobile. Selain Lazio, sejumlah klub Premier League dikabarkan turut memonitor.

Simy Nwankwo

Simy pun siap menyambut tantangan berikutnya. Apalagi, kontraknya di Crotone hanya satu musim lagi.

"Saya sudah berada di Italia selama lima tahun. Italia adalah liga terberat untuk para penyerang," tegas Simy kepada Sky Sports.

"Crotone adalah tempat fantastis. Orang-orang dan klub memberikan saya segalanya dan ini adalah momen terbaik dalam karier. Saya pikir, sekarang waktunya untuk memberi lebih banyak lagi," paparnya.

Untuk mencapai tangga karier seperti saat ini, Samy bukannya tak menemui pil pahit. Ia sempat menjadi korban tindakan rasial dari suporter di media sosial.

"Saya akan senang jika putri Anda meninggal karena kanker pankreas," tulis satu di antara komentar di media Sosial Simy.

Simy mencoba menanggapinya dengan kepala dingin. Apalagi, ia mendapatkan dukungan dari pemerintah Crotone. Bahkan, purti Simy yang masih balita sudah mendapatkan gelar warga kehormatan.

"Anda bisa melihat itu datang dari orang-orang bodoh. Kita tidak bisa lagi membiarkan pelecehan rasial dan kebencian menjadi hal yang normal di sepak bola Italia," tegas Simy kepada BBC.

Selain serangan rasial, Simy juga mendapatkan cobaan lainnya soal peluang memperkuat tim nasional Nigeria. Pelatih Nigeria, Gernot Rohr, mengindikasikan Simy tak masuk rencananya.

"Seperti yang saya katakan sebelumya, saya tidak pernah mengikuti perkembangannya. Namun, saya yakin tahun depan dia harus pergi dan bermain dalam tim yang lebih kuat daripada Crotone," jelas Gernot Rohr pada Europa Calcio.

Untuk bisa memperkuat Super Eagles, Simy saling sikut dengan penyerang lainnya yang punya gaya main mirip dengannya.

"Namun, persaingannya sangat besar. Kami memiliki (Victor) Osimhen, (Kelechi) Iheanacho dari Leicester dan (Paul) Onuachu dari Genk yang sangat mirip dengan Simy dalam hal fitur dan fisik," ungkap Rohr.

Kini, Simy sudah ditunggu tantangan selanjutnya. Namun, dengan modal capaian 20 gol, Simy siap menjadi striker yang menonjol.

Crotone Serie a Breaking News Simy Nwankwo

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan