Profil Matthew Hoppe, Harapan Baru Schalke untuk Bertahan di Bundesliga

Hoppe menjadi pemain Amerika Serikat pertama yang yang mampu menorehkan hat-trick di Bundesliga.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Kamis, 14 Januari 2021
Profil Matthew Hoppe, Harapan Baru Schalke untuk Bertahan di Bundesliga
Matthew Hoppe (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Musim 2020-2021 seolah menjadi kisah tragis yang panjang bagi FC Schalke 04. Namun kini cerita mulai berganti seiring dengan kemunculan pemuda berusia 19 tahun, Matthew Hoppe.

Schalke menegaskan diri sebagai kandidat terkuat untuk terdegradasi dari Bundesliga setelah tak meraih satu pun kemenangan dari 14 laga perdana di musim ini.

Tren buruk tersebut sebenarnya telah dimulai Schalke sejak musim lalu. The Royal Blues menjalani puasa kemenangan dalam 16 laga terakhir meski mampu mengakhiri musim di peringkat ke-12.

Baca Juga:

Profil Omar Rekik, Rekrutan Anyar Arsenal Tanpa Informasi di Wikipedia

Tommy Docherty, Sosok Kunci Kebangkitan MU Usai Era United Trinity

Sederet Cerita Mikel Arteta di Arsenal Sejak Boxing Day 2019

Matthew Hoppe

Performa buruk Schalke membuat manajemen klub panik dan tiga kali melakukan pergantian pelatih saat kompetisi baru memasuki setengah musim. David Wagner, Manuel Baum, hingga Huub Stevens gagal memberikan perubahan berarti.

Peruntungan Schalke mulai membaik setelah Christian Gross ditunjuk sebagai pelatih keempat musim ini pada 27 Desember silam. Pelatih berusia 66 tahun itu membuat sejumlah keputusan berani termasuk dengan mengandalkan Hoppe di lini depan.

Gross memang bukan pelatih pertama yang memberikan kesempatan Hoppe tampil di Bundesliga. Pemain berkebangsaan Amerika Serikat itu melakoni debut di kasta tertinggi liga Jerman pada akhir November silam saat timnya takluk 1-4 di kandang Borussia Monchengladbach ketika masih ditangani Baum.

Saat itu, Hoppe bahkan langsung dipasang sebagai starter dan bermain selama 81 menit. Baum memang tak punya pilihan lain karena timnya mengalami krisis penyerang seusai Vedad Ibisevic dipecat dan cederanya Goncalo Paciencia.

Matthew Hoppe di tim junior Schalke

Mundur ke belakang, mempromosikan Hoppe ke tim senior pada musim ini mungkin di luar perencanaan manajemen Schalke. Klub asal Gelsenkirchen itu awalnya ingin menempa bakat sang pemain di tim U-23.

Hal itu sangat realistis mengingat Hoppe baru didatangkan pada musim panas 2019. Pemain kelahiran 13 Maret 2001 itu diboyong dari akademi Barcelona di Amerika Serikat.

Schalke mencoba mengulangi kisah suksesnya saat menemukan bakat Weston McKennie. Pemain yang juga berasal dari Amerika Serikat tersebut kini menjelma menjadi andalan Juventus.

Schalke punya alasan kuat untuk memboyong Hoppe ke Jerman. Sang pemain baru saja mengakhiri musim 2018-2019 dengan mengoleksi 29 gol dari 23 laga dan membantu timnya menjadi juara di kompetisi usia muda Negeri Paman Sam.

Ketajaman Hoppe juga dapat dilihat dari koleksi lima hat-tricknya sepanjang musim tersebut. Semusim sebelumnya, ia juga mampu mencetak 24 gol dari 30 laga di tim U-17.

Matthew Hoppe merupakan pemain jebolan akademi Barcelona cabang Amerika Serikat.

Dari gaya bermain, Hoppe mengingatkan publik akan sosok Robert Lewandowski saat muda. Ia punya dua kaki yang sama kuat dan tenang dalam menyelesaikan peluang di depan gawang lawan.

Hal itu ditunjukkannya kepada dunia saat Schalke menjamu Hoffenheim dalam lanjutan Bundesliga, Sabtu (9/1) kemarin. tampil sebagai starter untuk ketiga kalinya, Hoppe membukukan hat-trick sekaligus mengakhiri tren tanpa kemenangan timnya.

Schalke menutup laga dengan kemenangan telak 4-0. Hasil itu mengangkat posisi mereka dari dasar klasemen.

Tiga gol Hoppe dicetak dengan cara yang luar biasa. Ia tiga kali mengecoh kiper lawan seperti yang biasa dilakukan penyerang kelas dunia.

“Dia adalah anak laki-laki yang sangat ambisius, memiliki komitmen yang luar biasa dan hanya memikirkan Schalke. Dia ingin melakukan apa pun untuk mengeluarkan kita dari situasi ini," kata Gross usai pertandingan.

"Meskipun masih sangat muda, dia tidak segan-segan bekerja sangat keras. Tentu saja dia masih sangat muda dan masih harus banyak belajar untuk menjadi finisher kelas atas, tapi kami sedang mengusahakannya."

Matthew Hoppe

Mencuatnya nama Hoppe kian menambah gengsi pesepak bola asal Amerika Serikat di Eropa. Sejumlah pemain seperti Mckennie hingga Christian Pulisic memang lebih dulu membuktikan diri mampu bersaing di benua biru.

Meski sudah menjelma menjadi harapan baru bagi Schalke, jalan panjang masih harus dilalui Hoppe untuk membangun kariernya. Terdekat, ia harus tampil konsisten dalam setiap pertandingan agar mampu menyelamatkan timnya dari ancaman degradasi.

Andai hal tersebut mampu dilakukan, masa depan cerah sudah menanti Hoppe. Ia berpeluang dipinang klub yang lebih besar seperti yang sudah dirasakan McKennie dan Pulisic.

Schalke 04 Matthew Hoppe Sosok Breaking News
Ditulis Oleh

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Posts

6.514

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Statistik Arsenal vs Chelsea: The Gunners di Atas Angin
Arsenal di atas angin jelang duel krusial kontra Chelsea di Piala Liga Inggris. Statistik, kondisi tim, dan prediksi skor lengkap tersaji di sini. Siapkah The Blues bangkit?
Johan Kristiandi - Selasa, 03 Februari 2026
Prediksi dan Statistik Arsenal vs Chelsea: The Gunners di Atas Angin
Inggris
Arsenal vs Chelsea: The Blues Wajib Putus Rekor Buruk
Arsenal akan menjamu Chelsea di Stadion Emirates pada pertandingan leg kedua semifinal Piala Liga Inggris, Rabu (4/2) dini hari WIB.
Yusuf Abdillah - Selasa, 03 Februari 2026
Arsenal vs Chelsea: The Blues Wajib Putus Rekor Buruk
Italia
Buntut Insiden Pelemparan Flare, CEO Inter Milan Puji Emil Audero
CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta mengecam aksi pelemparan flare yang mengenai kiper Cremonese sekaligus Timnas Indonesia, Emil Audero.
Yusuf Abdillah - Selasa, 03 Februari 2026
Buntut Insiden Pelemparan Flare, CEO Inter Milan Puji Emil Audero
Prediksi
Prediksi dan Statistik Bologna vs AC Milan: Misi Menjaga Konsistensi
AC Milan akan melakoni laga krusial saat bertandang ke markas Bologna pada pekan ke-23 Serie A, Rabu (4/2) pukul 02.45 WIB.
Yusuf Abdillah - Selasa, 03 Februari 2026
Prediksi dan Statistik Bologna vs AC Milan: Misi Menjaga Konsistensi
Berita
Dear Anak Dewa, Official Merchandise Dewa United Kini Hardir di Garuda Store GBK
Di Garuda Store, Official Merchandise Dewa United sangat lengkap meliput merchandise Dewa United Banten FC, Dewa United Banten, hingga Dewa United Esport.
Tengku Sufiyanto - Senin, 02 Februari 2026
Dear Anak Dewa, Official Merchandise Dewa United Kini Hardir di Garuda Store GBK
Liga Dunia
Resmi, Maarten Paes Gabung Ajax Amsterdam
Maarten Paes akan bekerja sama dengan Denny Landzaat dan Jordi Cryuff di Ajax Amsterdam.
Tengku Sufiyanto - Senin, 02 Februari 2026
Resmi, Maarten Paes Gabung Ajax Amsterdam
Liga Indonesia
Sang Istri Menangis Saat Layvin Kurzawa Diperkenalkan di Stadion GBLA
“Saya merasa sangat, sangat, sangat bahagia," ungkap Layvin Kurzawa.
Tengku Sufiyanto - Senin, 02 Februari 2026
Sang Istri Menangis Saat Layvin Kurzawa Diperkenalkan di Stadion GBLA
Liga Indonesia
Mauro Zijlstra Gabung Persija Jakarta?
Striker berusia 21 tahun itu bergabung dengan Persija, untuk bisa mendapat menit bermain.
Tengku Sufiyanto - Senin, 02 Februari 2026
Mauro Zijlstra Gabung Persija Jakarta?
Liga Indonesia
Respek, Bek Dewa United Ikutan Nyanyi Anthem Persebaya Song For Pride
Hal ini terjadi ketika Persebaya Surabaya bermain imbang 1-1 melawan Dewa United, pada laga pekan ke-19 Super League 2025/2026.
Tengku Sufiyanto - Senin, 02 Februari 2026
Respek, Bek Dewa United Ikutan Nyanyi Anthem Persebaya Song For Pride
Lainnya
Bandung bjb Tandamata Jaga Kepercayaan Diri Para Pemain Usai Kandas dari JPE
Bandung bjb Tandamata kandas dari Jakarta Pertamina Enduro (JPE) dengan skor 0-3 (17-25, 20-25, 18-25).
Tengku Sufiyanto - Senin, 02 Februari 2026
Bandung bjb Tandamata Jaga Kepercayaan Diri Para Pemain Usai Kandas dari JPE
Bagikan