BolaSkor.com - Persaingan di Grup G Piala Dunia 2026 menjadi satu di antara yang paling menarik. Belgia yang jadi unggulan bakal mendapatkan perlawanan dari Mesir, Iran, dan Selandia Baru.
Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen sepak bola terbesar sejagat raya itu digelar pada 11 Juni-19 Juli mendatang.
Belgia bersiap untuk kampanye Piala Dunia ke-15 dan penampilan keempat berturut-turut di panggung terbesar sepak bola dunia.
Baca Juga:
Profil Grup D Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Dikepung Paraguay, Australia, dan Turki
Profil Grup F Piala Dunia 2026: Belanda Unggulan, Jepang dan Swedia Jadi Kuda Hitam
Profil Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Unggulan, Pantai Gading dan Ekuador Siap Jadi Kejutan
Setan Merah akan berusaha untuk mengulangi atau melampaui prestasi mereka di ajang 2018 di Rusia, di mana mereka meraih tempat ketiga.
Meski bagitu, persaingan di Grup G relatif ketat dengan menjadikan Belgia sebagai unggulan. Berikut profil tim-tim grup A Piala Dunia 2026:
Belgia
- Pelatih: Rudi Garcia
- Pemain Kunci: Kevin De Bruyne, Charles De Ketelaere, Jeremy Doku
- Kapten: Youri Tielemans
Timnas Belgia untuk keempat kalinya secara beruntun lolos ke putaran final Piala Dunia. Masih diperkuat sisa-sisa generasi emas, Belgia ingin bersaing menjadi yang terbaik pada edisi 2026.
Puncak prestasi Belgia terjadi pada Piala Dunia 2018, saat finis di posisi ketiga.
Generasi emas Belgia yang dipimpin Kevin De Bruyne, Eden Hazard, Thibaut Courtois, dan Romelu Lukaku ketika itu tampil eksplosif dan menyingkirkan tim-tim besar, termasuk Brasil pada perempat final.
Namun, performa mereka mulai menurun di edisi berikutnya. Pada Piala Dunia 2022, Belgia tersingkir di fase grup setelah kalah bersaing dari Maroko dan Kroasia.
Kini Belgia datang dengan misi menutup era generasi emas dengan manis.
Skuad Belgia
Kiper: Thibaut Courtois (Real Madrid), Senne Lammens (Manchester United), Mike Penders (Racing Strasbourg).
Bek: Timothy Castagne (Fulham), Zeno Debast (Sporting), Maxim de Cuyper (Brighton), Koni de Winter (AC Milan), Brandon Mechele (Club Brugge), Thomas Meunier (Lille), Nathan Ngoy (Lille), Joaquin Seys (Club Brugge), Arthur Theate (Eintracht Frankfurt).
Gelandang: Kevin de Bruyne (Napoli), Amadou Onana (Aston Villa), Nicolas Raskin (Rangers), Youri Tielemans (Aston Villa), Hans Vanaken (Club Brugge), Axel Witsel (Girona).
Penyerang: Charles de Ketelaere (Atalanta), Jeremy Doku (Manchester City), Matias Fernandez-Pardo (Lille), Romelu Lukaku (Napoli), Dodi Lukebakio (Benfica), Diego Moreira (Strasbourg), Alexis Saelemaekers (AC Milan), Leandro Trossard (Arsenal).
Mesir
- Pelatih: Hossam Hassan
- Pemain Kunci: Omar Marmoush, Mahmoud Hassan Trezeguet, Mohamed El Shenawy
- Kapten: Mohamed Salah
Tim berjuluk The Pharaohs merupakan salah satu kekuatan sepak bola Afrika dengan rekor tujuh gelar Piala Afrika, terbanyak sepanjang sejarah.
Piala Dunia 2026 menjadi penampilan keempat Mesir setelah sebelumnya tampil pada 1934, 1990, dan 2018.
Meski sudah tiga kali ikut serta, Mesir belum pernah memenangi satu pertandingan pun di Piala Dunia.
Pada 1934, Mesir menjadi negara Afrika dan Arab pertama yang tampil di Piala Dunia. Pada 1990, mereka bermain imbang melawan Belanda dan Republik Irlandia. Pada 2018, mereka kalah dari Uruguay, Rusia, dan Arab Saudi.
Kali ini Mesir tentu ingin mencatat kemenangan pertama mereka di Piala Dunia.
Skuad Mesir
Kiper: Mohamed El Shenawy (Al Ahly), Mostafa Shobeir (Al Ahly), El Mahdi Soliman (Zamalek), Mohamed Alaa (El Gouna).
Bek: Mohamed Hany (Al Ahly), Tarek Alaa (Zed), Hamdy Fathy (Al Wakrah), Rami Rabia (Al Ain), Yasser Ibrahim (Al Ahly), Hossam Abdelmaguid (Zamalek), Mohamed Abdelmonemn (Nice), Ahmed Fatouh (Zamalek), Karim Hafez (Pyramids).
Gelandang: Marwan Ateya (Al Ahly), Mohanad Lasheen (Pyramids), Nabil Emad (Al Najma), Mahmoud Saber (Zed), Ahmed Zizo (Al Ahly), Emam Ashour (Al Ahly), Mostafa Ziko (Pyramids), Mahmoud Trezeguet (Al Ahly), Ibrahim Adel (Nordsjaelland), Haissem Hassan (Real Ovideo).
Penyerang: Omar Marmoush (Manchester City), Mohamed Salah (Liverpool), Aqtay Abdallah (Enppi), Hamza Abdelkarim (Barcelona).
Iran
- Pelatih: Amir Ghalenoei
- Pemain Kunci: Mehdi Taremi, Sardar Azmoun, Mohammad Mohebi
- Kapten: Alireza Jahanbakhsh
Iran merupakan salah satu kekuatan tradisional sepak bola Asia. Mereka dikenal memiliki organisasi permainan solid dan efektif dalam serangan balik.
Secara historis, Iran menjadi salah satu tim dengan rekor paling stabil di Benua Asia.
Di Piala Dunia 2026, Iran datang dengan perpaduan pemain senior seperti Mehdi Taremi, Alireza Beiranvand, dan Shoja Khalilzadeh.
Piala Dunia 2026 menjadi penampilan ketujuh Iran di turnamen ini, selalu tampil dalam empat Piala Dunia terakhir.
Meski rutin lolos, Iran belum pernah menembus fase gugur.
Skuad Iran
Kiper: Alireza Beiranvand (Tractor), Payam Niazmand (Persepolis), Hossein Hosseini (Sepahan).
Belakang: Ehsan Hajsafi (Sepahan), Milad Mohammadi (Persepolis), Ali Nemati (Foolad), Shojae Khalilzadeh (Tractpr), Hossein Kanaanizadegan (Persepolis), Danial Eiri (Malavan), Ramin Rezaeian (Foolad), Saleh Hardani (Esteghlal).
Tengah: Saman Ghoddos (Kalba), Saeid Ezatolahi (Shahab al-Ahli), Mohammad Ghorbani (Al-Wahda), Rouzbeh Cheshmi (Esteghlal), Amirmohammad Razzaghinia (Esteghlal), Mohammad Mohebi (Rostov), Mehdi Torabi (Tractor), Mehdi Ghayedi (Al-Nasr), Alireza Jahanbakhsh (Dender), Aria Yousefi (Sepahan).
Depan: Mehdi Taremi (Olympiakos), Amirhossein Hosseinzadeh (Tractor), Ali Alipour (Persepolis), Shahriyar Moghanlou (Kalba), Dennis Eckert (Standard Liege)
Selandia Baru

- Pelatih: Darren Bazeley
- Pemain Kunci: Marko Stamenic, Tyler Bindon, Max Crocombe
- Kapten: Chris Wood
Selandia Baru baru dua kali tampil di Piala Dunia sebelum edisi 2026.
Piala Dunia 1982 yang berlangsung di Spanyol merupakan penampilan perdana Selandia Baru. Namun, mereka tak berkutik dan menjadi bulan-bulanan tim lain.
Kala itu Selandia Baru menelan kekalahan dalam tiga laga, kebobolan 12 gol dan hanya mencetak dua gol.
Pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Selandia Baru yang berada satu grup dengan Paraguay, Slovakia, dan Italia, hanya menempati peringkat ketiga dan gagal lolos ke-16 besar.
Menariknya, saat ini, Selandia Baru menjadi satu-satunya tim yang tidak terkalahkan sepanjang turnamen. Spanyol yang keluar sebagai juara, menelan satu kekalahan pada fase grup.
Skuad Selandia Baru
Kiper: Max Crocombe (Millwall), Alex Paulsen (Lechia Gdansk), Michael Woud (Auckland FC)
Belakang: Tim Payne (Wellington Phoenix), Francis De Vries (Auckland FC), Tyler Bindon (Nottingham Forest), Michael Boxall (Minnesota United), Liberato Cacace (Wrexham), Nando Pijnaker (Auckland FC), Finn Surman (Portland Timbers), Callan Elliot (Auckland FC), Tommy Smith (Braintree Town)
Depan: Joe Bell (Viking FK), Matt Garbett (Peterborough United), Marko Stamenic (Swansea City), Sarpreet Singh (Wellington Phoenix), Alex Rufer (Wellington Phoenix), Ryan Thomas (PEC Zwolle)
Depan: Chris Wood (Nottingham Forest), Eli Just (Motherwell), Kosta Barbarouses (Western Sydney Wanderers), Ben Waine (Port Vale), Ben Old (Saint-Étienne), Callum McCowatt (Silkeborg IF), Jesse Randall (Auckland FC), Lachlan Bayliss (Newcastle Jets)