Piala Dunia 2026

Profil Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Unggulan, Pantai Gading dan Ekuador Siap Jadi Kejutan

Jerman jadi favorit dari Grup E Piala Dunia 2026 di bawah asuhan Julian Nagelsmann. Pantai Gading, Ekuador, dan Haiti siap berebut tiket fase gugur. Simak profil timnya!
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Selasa, 19 Mei 2026
Profil Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Unggulan, Pantai Gading dan Ekuador Siap Jadi Kejutan
Profil Grup E Piala Dunia 2026 (Foto: FIFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Piala Dunia 2026 akan berlangsung berbeda dengan digelar di tiga lokasi berbeda, Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko.

Selain itu, format baru Piala Dunia 2026 juga akan diikuti 48 tim yang terbagi di 12 grup A-L. Termasuk raksasa turnamen yang ada di Grup E, timnas Jerman.

Timnas Jerman yang merupakan juara empat kali Piala Dunia akan tergabung di Grup E yang dihuni oleh Pantai Gading, Ekuador, dan Curacao.

Baca Juga:

Profil Grup A Piala Dunia 2026: Persaingan Ketat antara Meksiko dengan Korsel, Afrika Selatan, dan Republik Ceko

Profil Grup B Piala Dunia 2026: Tidak Ada Unggulan Mutlak di Antara Kanada, Bosnia, Qatar, dan Swiss

Profil Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Unggulan, Satu Tiket Direbutkan Maroko, Haiti, dan Skotlandia

Profil Grup D Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Dikepung Paraguay, Australia, dan Turki

Persaingan di grup tersebut menarik. Jerman sebagai tim kuat Eropa menjadi unggulan dan akan mendapatkan persaingan dari wakil Afrika Pantai Gading dan tim tangguh dari Amerika Selatan, Ekuador.

Tidak pelak lagi, Jerman akan dijagokan lolos dari penyisihan grup. Sedangkan persaingan ketat akan terjadi memperebutkan posisi kedua antara Pantai Gading dan Ekuador.

Namun, Curacao juga tidak boleh tidak boleh dilupakan. Tim debutan yang diasuh oleh pelatih legendaris Dick Advocaat berpotensi menghadirkan kejutan.

Berikut profil Grup C Piala Dunia 2026:

1. Jerman

Jerman
Timnas (X/HQpcrt)

  • Pelatih: Julian Nagelsmann
  • Pemain Kunci: Florian Wirtz, Antonio Rudiger, Nick Woltemade, Serge Gnabry
  • Kapten: Joshua Kimmich

Timnas Jerman kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu kekuatan utama di sepak bola dunia. Der Panzer tercatat sudah 21 kali tampil di final dari total 23 edisi Piala Dunia.

Dominasi tersebut membuat Jerman menjadi salah satu negara dengan konsistensi terbaik.

Dalam sejarah Piala Dunia, Jerman juga menempati posisi sebagai tim tersukses kedua dengan empat gelar juara. Mereka menyamai Italia dan hanya terpaut satu trofi dari Brasil. Jerman kini memburu bintang kelima.

Selain itu, Der Panzer juga empat kali finis sebagai runner-up, yakni pada 1966, 1982, 1986, dan 2022.

Gelar terakhir mereka diraih pada edisi 2014 di Brasil. Saat itu, Jerman tampil impresif dengan enam kemenangan dan satu hasil imbang sepanjang turnamen.

Skuad Jerman

Kiper: Oliver Baumann (Hoffenheim), Manuel Neuer (Bayern Munchen), Alexander Nubel (Stuttgart)

Belakang: Waldemar Anton (Borussia Dortmund), Nathaniel Brown (Eintracht Frankfurt), Joshua Kimmich (Bayern Munchen), David Raum (RB Leipzig), Antonio Rudiger (Real Madrid), Nico Schlotterbeck (Borussia Dortmund), Jonathan Tah (Bayern Munchen), Malick Thiaw (Newcastle United)

Tengah: Pascal Gross (Brighton), Felix Nmecha (Borussia Dortmund), Aleksandar Pavlovic (Bayern Munchen), Angelo Stiller (Stuttgart), Nadiem Amiri (Mainz), Leon Goretzka (Bayern Munchen), Lennart Karl (Bayern Munchen), Jamie Leweling (Stuttgart)

Depan: Maximilian Beier (Borussia Dortmund), Kai Havertz (Arsenal), Jamal Musiala (Bayern Munchen), Leroy Sane (Galatasaray), Deniz Undav (Stuttgart), Florian Wirtz (Liverpool), Nick Woltemade (Newcastle United)

2. Curacao

Selebrasi
Selebrasi timnas Curacao (Laman resmi Concacaf)

  • Pelatih: Dick Advocaat
  • Pemain Kunci: Tahith Chong, Juninho Bacuna, Armando Obispo
  • Kapten: Leandro Bacuna

Dengan populasi hanya lebih dari 150 ribu jiwa dan luas wilayah 171 mil persegi, Curacao menjadi negara terkecil yang lolos ke Piala Dunia.

Tim debutan ini diperkuat banyak pemain yang berbasis di Belanda. Curacao dengan cepat menjadi tim yang diperhitungkan di Concacaf.

Dengan absennya Kanada, Meksiko, dan AS yang menjadi tuan rumah bersama dalam kualifikasi kali ini, jalan Curacao menuju Piala Dunia 2026 menjadi terbuka dan tidak disia-siakan oleh mereka.

Skuad Curacao

Kiper: Tyrick Bodak (SC Telstar), Trevor Doornbusch (VVV-Venlo), Eloy Room (Miami FC).

Belakang: Riechedly Bazoer (Konyaspor), Joshua Brenet (Kayserispor), Roshon Van Eijma (RKC Waalwijk), Sherel Floranus (PEC Zwolle), Deveron Fonville (NEC Nijmegen), Jurien Gaari (Abha Club), Armando Obispo (PSV Eindhoven), Shurandy Sambo (Sparta Rotterdam).

Tengah: Juninho Bacuna (FC Volendam), Leandro Bacuna (Igd?r), Livano Comenencia (FC Zurich), Kevin Felida (FC Den Bosch), Ar'Jany Martha (Rotherham United), Tyrese Noslin (SC Telstar), Godfried Roemeratoe (RKC Waalwijk).

Depan: Jeremy Antonisse (AE Kifisia), Tahith Chong (Sheffield United), Kenji Gorré (Maccabi Haifa), Sontje Hansen (Middlesbrough), Gervane Kastaneer (Terengganu FC), Brandley Kuwas (FC Volendam), Jurgen Locadia (Miami FC), Jearl Margaritha (SK Beveren).

3. Pantai Gading

timnas pantai gading
Selebrasi timnas Pantai Gading (fifa)

  • Pelatih: Emerse Fae
  • Pemain Kunci: Amad Diallo, Ousmane Diomande, Seko Fofana, Nicolas Pepe
  • Kapten: Franck Kessie

Timnas Pantai Gading membawa ambisi di Piala Dunia 2026. Negara yang dikenal dengan julukan Les Elephants atau Gajah Afrika itu ingin kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan terbaik dari Benua Afrika.

Timnas Pantai Gading kembali menapakkan kaki di panggung Piala Dunia setelah penantian panjang selama 12 tahun. Les Elephants akan menjalani partisipasi keempat mereka di putaran final.

Penampilan terakhir Pantai Gading di ajang ini terjadi pada edisi 2014 di Brasil. Saat itu, mereka nyaris melaju ke babak 16 besar.

Keikutsertaan di Piala Dunia 2026 menjadi simbol kebangkitan setelah era emas Didier Drogba berakhir. Kini, generasi baru Pantai Gading seperti Amad Diallo dan Yan Diomande siap mentas di panggung terbesar.

Pantai Gading melangkah ke Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi usai mencatatkan kualifikasi terbaik sepanjang sejarah tim. Les Elephants tampil sempurna dengan tidak kebobolan dalam sepuluh pertandingan, sebuah fondasi kuat untuk bersaing di level tertinggi.

Skuad Pantai Gading

Kiper: Yahia Fofana (Rizespor), Mohamed Kone (Charleroi), Alban Lafont (Panathinaikos).

Belakang: Emmanuel Agbadou (Wolverhampton Wanderers), Clement Akpa (AJ Auxerre), Ousmane Diomande (Sporting), Guela Doue (Racing Strasbourg), Ghislain Konan (Gil Vicente), Odilon Kossonou (Atalanta), Evan Ndicka (AS Roma), Wilfried Singo (Galatasaray).

Tengah: Seko Fofana (Stade Rennais), Parfait Guiagon (Charleroi), Franck Kessie (Al Ahli), Christ Oulai (Trabzonspor), Ibrahim Sangare (Nottingham Forest), Jean-Michael Seri (NK Maribor).

Depan: Simon Adingra (AS Monaco), Ange-Yoan Bonny (Inter Milan), Amad Diallo (Manchester United), Oumar Diakite (Cercle Brugge), Yan Diomande (RB Leipzig), Evann Guessand (Aston Villa), Nicolas Pepe (Villarreal), Bazoumana Toure (Hoffenheim), Elye Wahi (Nice).

4. Ekuador

Selebrasi timnas Ekuador (fifa)

  • Pelatih: Sebastian Beccacece
  • Pemain Kunci: Moises Caicedo, Piero Hincapie, Pervis Estupinan
  • Kapten: Enner Valencia

Timnas Ekuador akan menjalani penampilan kelima mereka di Piala Dunia, sekaligus yang kedua secara beruntun. Tim berjuluk La Tri datang dengan wajah baru yang dipenuhi talenta muda.

Di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Amerika Selatan, Ekuador tampil impresif dengan finis di posisi kedua. Mereka hanya berada di bawah sang juara dunia, Argentina.

Kebangkitan Ekuador tidak lepas dari perubahan di kursi pelatih yang dipimpin Sebastian Beccacece memberikan arah baru.

Didukung pemain-pemain muda yang telah bersinar di Eropa seperti Moises Caicedo dan Willian Pacho, Ekuador membawa optimisme tinggi.

Mereka ingin memperbaiki catatan di Piala Dunia sebelumnya, di mana langkah mereka terhenti di fase grup.

Skuad Ekuador (belum resmi)

Kiper: Hernan Galindez (Huracan), Moises Ramirez (Kifisia), Gonzalo Valle (LDU Quito), David Cabezas (Libertad)

Belakang: Angelo Preciado (Atletico Mineiro), Pervis Estupinan (Milan), Piero Hincapie (Arsenal), Felix Torres (Internacional), Willian Pacho (Paris Saint-Germain), Joel Ordonez (Club Brugge), Jose Hurtado (Red Bull Bragantino), Jackson Porozo (Tijuana), Leonardo Realpe (Famalicao)

Tengah: Moises Caicedo (Chelsea), Alan Franco (Atletico Mineiro), Gonzalo Plata (Flamengo), Kendry Paez (River Plate), John Yeboah (Venezia), Alan Minda (Atletico Mineiro), Pedro Vite (UNAM), Jordy Alcivar (Independiente del Valle), Denil Castillo (Midtjylland), Yaimar Medina (Genk), Patrik Mercado (Independiente del Valle), Bryan Ramirez (Cincinnati)

Depan: Enner Valencia (Pachuca), Kevin Rodriguez (Union Saint-Gilloise), Jordy Caicedo (Huracan), Nilson Angulo (Sunderland), Janner Corozo (LDU Quito), John Mercado (Sparta Prague), Jeremy Arevalo (VfB Stuttgart), Elias Legendre (Rennes), Anthony Valencia (Antwerp)

Feature Piala Dunia Piala Dunia Piala Dunia 2026 Trivia Sepak Bola Trivia Piala Dunia Timnas Jerman Timnas ekuador Curacao Timnas Pantai Gading Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Bidik Kemenangan atas Persija, Dewa United Andalkan Dukungan Anak Dewa
Dewa United Banten FC percaya diri menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-8 Super League 2026/2027. Osmar Loss mengajak Anak Dewa memenuhi Banten International Stadium.
Rizqi Ariandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Bidik Kemenangan atas Persija, Dewa United Andalkan Dukungan Anak Dewa
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persebaya vs Persijap: Amankan 3 Poin di Kandang
Persebaya vs Persijap, pekan 8 Super League 2026/2027, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (30/10), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Persebaya vs Persijap: Amankan 3 Poin di Kandang
Timnas
Konflik Timur Tengah Bikin PSSI Putar Otak Cari Lawan Timnas Indonesia
PSSI masih mencari lawan tanding Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday 9-17 November 2026 setelah agenda melawan Yordania dan Kuwait terancam batal akibat konflik Timur Tengah.
Rizqi Ariandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Konflik Timur Tengah Bikin PSSI Putar Otak Cari Lawan Timnas Indonesia
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Villarreal vs Espanyol, Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Villarreal vs Espanyol, Sabtu (31/10/2026) pukul 03.00 WIB. Villarreal mengincar kemenangan ketujuh beruntun atas Espanyol. Cek live streaming di sini!
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Villarreal vs Espanyol, Live di Sini!
Italia
Pemilik AC Milan Janjikan Belanja Besar-besaran pada Jendela Transfer Januari 2027
Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, menjanjikan pergerakan agresif pada bursa transfer Januari 2027. Ruben Amorim juga mendapat jaminan keamanan posisinya.
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Pemilik AC Milan Janjikan Belanja Besar-besaran pada Jendela Transfer Januari 2027
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Le Havre vs PSG, Cek Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Le Havre vs PSG gratis, Sabtu (31/10/2026) pukul 01.00 WIB. PSG berpeluang menjauh dari kejaran Rennes. Cek siaran langsungnya di sini!
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Le Havre vs PSG, Cek Live di Sini!
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC, Live di Indosiar
Cara menonton gratis dan link streaming Java United vs Bhayangkara FC di Indosiar, Jumat (30/10/2026) pukul 15.30 WIB. Siapa yang akan meraih kemenangan?
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC, Live di Indosiar
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Villarreal vs Espanyol: El Submarino Amarillo di Atas Angin
Prediksi Villarreal vs Espanyol di LaLiga 2026/2027. Punya rekor enam kemenangan beruntun atas Espanyol, mampukah Villarreal kembali meraih tiga poin? Cek prediksi skor dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Villarreal vs Espanyol: El Submarino Amarillo di Atas Angin
Liga Indonesia
Ketum Viking Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan The Jakmania
Tobias Ginanjar menegaskan pelaku pembacokan Bobotoh di Bogor bukan The Jakmania. Ia meminta polisi mendalami dugaan afiliasi suporter pelaku.
Rizqi Ariandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Ketum Viking Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan The Jakmania
Prancis
Prediksi dan Link Streaming Le Havre vs PSG: Mangsa Empuk untuk Les Parisiens
Prediksi dan link streaming Le Havre vs PSG di Ligue 1 2026/2027. PSG sedang di puncak klasemen, sementara Le Havre terpuruk di dasar klasemen. Siapa menang?
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Le Havre vs PSG: Mangsa Empuk untuk Les Parisiens
Bagikan