Preview Premier League 2019-20: Chelsea, Era Baru Tanpa Hazard
BolaSkor.com - Musim 2019-20, Chelsea memasuki era baru di bawah kepemimpinan Frank Lampard. Era di mana The Blues tak lagi diperkuat Eden Hazard. Era tanpa pembelian pemain baru.
Larangan transfer membuat Chelsea hanya mendatangkan Christian Pulisic yang dibeli musim lalu dan Mateo Kovacic yang dipermanenkan. Otomatis, Chelsea berharap Pulisic mampu menggantikan peran besar Hazard.
Saat menjadi pemain, Frank Lampard sukses menjadi juara Eropa, mencetak gol yang mengakhiri 50 tahun puasa gelar liga Chelsea. Semua buah dari kerja kerasnya berlatih setiap hari.
Baca Juga:
Beda Hasil Bisnis Pertukaran Pemain Juventus dengan Dua Klub Manchester
Lepas Romelu Lukaku, Man United Berpeluang Rekrut Paulo Dybala dan Mario Mandzukic
Dalam kiprah singkatnya sebagai pelatih, hal serupa dimunculkan Lampard. Dia menekankan para pemainnya untuk bekerja keras. Lampard juga dikenal pelatih yang menyukai sepak bola atraktif dan memberi kepercayaan kepada pemain muda, berbeda dengan pendahulunya, Maurizio Sarri.
Hal ini seakan menjadi pas dengan situasi Chelsea saat ini. Larangan membeli pemain memaksa Chelsea harus bisa memaksimalkan pemain yang ada, termasuk armada pemain yang selama ini dipinjamkan.
Pemain macam Callum Hudson-Odoi dan Mason Mount diprediksi akan banyak mendapatkan menit bermain. Pun dengan Andreas Christensen.
Tanpa Hazard
Situasi larangan membeli pemain tentu sama sekali tak membantu Chelsea yang ditinggal Eden Hazard ke Real Madrid. Bukan rahasia lagi, Hazard adalah Chelsea. Kini, Chelsea harus tampil tanpa sumber utama terciptanya gol.
Beruntung Chelsea masih bisa memainkan Pulisic yang dibeli sebelum larangan transfer. Tapi, diakui atau tidak, Pulisic belum selevel dengan Hazard.
Pilihan Lampard terbatas. Di lini serang, dia harus memanfaatkan pemain lama macam Willian, Pedro, dan Olivier Giroud. Sedangkan Hudson-Odoi yang diharapkan bisa melejit musim nanti, masih diganggu cedera.
Sebagai ujung tombak, hanya Giroud hanya dilapis oleh Michy Batshuayi dan Tammy Abraham. Dua pemain muda yang di masa Antonio Conte dan Sarri tak mendapat kepercayaan.
Prediksi: Peringkat 4
Dengan segala kekurangan, Chelsea tetaplah Chelsea. Dan Lampard meski belum berpengalaman mendapatkan kepercayaan dan dukungan penuh dari klub dan suporter, sesuatu yang tak didapat pendahulunya.
Target empat besar bisa didapatkan Cheslea. Namun itu tak bisa didapat dengan mudah. Mereka terlebih dulu bisa menemukan formula mengobati ketergantungan Hazard.
Selain itu, sejarah Chelsea membuktikan, Chelsea punya kebiasaan menuai hasil dalam situasi tak nyaman.
Masih ingat bagaimana The Blues menjadi juara Piala FA dan Liga Champions di bawah manajer caretaker Roberto di Mateo pada 2011-12 lalu? Musim lalu, Chelsea sukses finis di peringkat ketiga dan juara Liga Europa meski Sarri dinilai gagal?
Yusuf Abdillah
10.086
Berita Terkait
Menggerutu, Guardiola Heran Manchester City Tak Belanja Banyak Pemain
Beda Nasib Dua Klub London: Arsenal di Jalan Quadruple, Chelsea Tak Pernah Menang Lawan The Gunners
Hasil Piala Liga: Tekuk Chelsea 1-0 di Emirates Stadium, Arsenal Capai Final
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Arsenal vs Chelsea, Live Sebentar Lagi
Rekap Transfer Manchester United pada Musim Dingin 2026: Setan Merah Berpuasa
Michael Carrick Bawa Manchester United Menang Terus, Manajemen Justru Kelimpungan
Uang yang Harus Dikeluarkan Manchester United jika Ingin Membajak Cole Palmer dari Chelsea
Superkomputer Prediksi Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners yang Akan ke Final
Rangkuman Bursa Transfer Januari Premier League: Arsenal dan Manchester United Puasa Belanja
Prediksi dan Statistik Arsenal vs Chelsea: The Gunners di Atas Angin