Premier League

Premier League Ubah Hukuman Tarik Rambut Mulai Musim 2026-27

Premier League akan menerapkan perubahan penting dalam penegakan aturan pada musim 2026-27.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Sabtu, 13 Juni 2026
Premier League Ubah Hukuman Tarik Rambut Mulai Musim 2026-27
Premier League ubah hukuman tentang tarik rambut lawan (bbc)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Premier League akan menerapkan perubahan penting dalam penegakan aturan pada musim 2026-27. Mulai musim baru nanti, aksi menarik rambut lawan tidak selalu berujung kartu merah.

Dalam kondisi tertentu, wasit kini dapat memberikan kartu kuning sebagai hukuman. Perubahan ini muncul setelah sejumlah insiden yang terjadi pada musim lalu.

Bek Manchester United, Lisandro Martinez, pemain Everton Michael Keane, dan defender Sunderland Dan Ballard sama-sama menerima kartu merah karena menarik rambut lawan musim lalu.

Baca Juga:

Eks Striker Arsenal Siap Akhiri Kesulitan AS Cetak Gol di Piala Dunia

Timnas Belanda Coret Jurrien Timber karena Cedera, Salah Arsenal?

Menyerah Kejar Elliot Anderson, Manchester United Siap Ajukan Penawaran Resmi untuk Mateus Fernandes

Kasus yang melibatkan Martinez bahkan sempat menuai perdebatan. Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menyebut kartu merah yang diterima pemainnya saat menarik rambut striker Leeds United, Dominic Calvert-Lewin, sebagai salah satu keputusan terburuk yang pernah dia lihat.

Sebelumnya, tindakan menarik rambut secara otomatis dikategorikan sebagai perilaku kekerasan (violent conduct) yang berujung kartu merah.

Namun kini, aturan tersebut diperbarui. Jika tindakan menarik rambut dilakukan tanpa kekuatan atau unsur kebrutalan yang berlebihan, wasit dapat menjatuhkan kartu kuning.

Kartu merah akan dikeluarkan jika terdapat tindakan yang jelas dan disengaja untuk menarik rambut lawan dengan kekuatan dan/atau kebrutalan yang berlebihan,

demikian pernyataan resmi Premier League.

"Kartu kuning akan diberikan jika tindakan tersebut dianggap tidak melibatkan kekuatan dan/atau kebrutalan yang berlebihan."

Aturan Anti-Arsenal

Arsenal
Arsenal vs Chelsea (Opta Analyst)

Selain aturan mengenai tarik rambut, wasit juga akan memberikan perhatian lebih terhadap pelanggaran menahan lawan saat tendangan sudut maupun situasi bola mati lainnya, serta pelanggaran terhadap kiper.

Langkah ini diambil setelah banyak gol tercipta dari situasi yang diduga melibatkan pelanggaran sebelum bola dimainkan.

Premier League menegaskan bahwa wasit akan lebih aktif mengidentifikasi tindakan menahan lawan yang jelas dan berdampak langsung terhadap permainan.

"Wasit akan meningkatkan pengenalan terhadap tindakan menahan lawan yang jelas dan berdampak material, serta tindakan yang bukan bagian dari sepak bola dan tidak seharusnya terjadi di lapangan," bunyi pernyataan tersebut.

Aturan itu mencakup pemain bertahan yang hanya berfokus menghalangi lawan dengan cara menahan tubuh atau pergerakan mereka sehingga memengaruhi kemampuan penyerang untuk memainkan atau memperebutkan bola.

Sementara itu, kontak terhadap penjaga gawang juga akan lebih diperhatikan. Pemain penyerang dapat dihukum apabila melakukan kontak yang mengganggu kiper tanpa adanya upaya yang jelas untuk memainkan atau memperebutkan bola.

Premier League Breaking News Regulasi

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dengan spesialis sepak bola dunia. Pengalaman lebih dari sepuluh tahun di berbagai media di Indonesia. Saat ini menulis untuk BolaSkor.com.
Show More

Berita Terkait

Timnas
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
BTN membeberkan persiapan Timnas Indonesia menuju ASEAN Hyundai Cup 2026. John Herdman menargetkan Skuad Garuda meraih gelar AFF pertama sepanjang sejarah.
Rizqi Ariandi - Jumat, 03 Juli 2026
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
Piala Dunia
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Lamine Yamal kembali menegaskan ambisi besarnya di Piala Dunia 2026, yakni membawa Spanyol meraih gelar juara.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Julian Nagelsmann resmi mundur dari timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. DFB langsung bergerak mendekati Jurgen Klopp sebagai calon pelatih baru. (157 karakter)
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Antusiasme publik begitu tinggi hingga jersey tim nasional Norwegia menjadi barang langka menjelang duel seru melawan Brasil di babak 16 besar.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Piala Dunia
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Dari total delapan gol yang telah dicetak Albiceleste sejauh ini, enam di antaranya lahir dari sang kapten Lionel Messi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Piala Dunia
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengaku memahami fungsi VAR, tetapi menilai teknologi tersebut telah mengurangi emosi dan spontanitas yang menjadi bagian penting dari sepak bola.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Prediksi Australia vs Mesir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Football Meets Data memberi Mesir peluang menang 42 persen, sementara Australia tetap berpeluang membuat kejutan.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Piala Dunia
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Pelatih Cape Verde, Bubista, percaya diri timnya mampu memberi kejutan saat menghadapi Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak komentar lengkap dan peluang Cape Verde lolos ke 16 besar.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Timnas Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Piala Dunia
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Setelah mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia, Cape Verde kini bersiap menghadapi tantangan terbesar melawan juara bertahan Argentina.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Bagikan