Prediksi BolaSkor Mengenai Final Liga Champions PSG Vs Bayern: Die Roten Tetap Jadi Unggulan Juara

BolaSkor.com turut memberikan prediksinya mengenai final Liga Champions antara Bayern Munchen vs PSG.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 23 Agustus 2020
Prediksi BolaSkor Mengenai Final Liga Champions PSG Vs Bayern: Die Roten Tetap Jadi Unggulan Juara
PSG vs Bayern Munchen (BolaSkor.com)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Final Liga Champions 2019-2020 akan dihelat di Estadio da Luz, Portugal pada Senin (24/08) pukul 02.00 dini hari WIB. Perwakilan dari Jerman, Bayern Munchen akan melawan raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG).

Kedua tim sudah bertemu delapan kali di seluruh kompetisi sebelumnya - seluruhnya di fase grup Liga Champions. PSG telah memenangi lima dari seluruh laga tersebut, sementara Bayern memenangi tiga laga lainnya - terakhir bertemu pada Desember 2017.

Meski PSG memenangi lima laga dari delapan pertemuan terakhir melawan Bayern, namun jika berbicara soal pengalaman mereka kalah. PSG baru pertama kali mencapai final Liga Champions sedangkan Bayern sudah mencapai final dua kali dalam sedekade terakhir - memenanginya lima kali.

Baca Juga:

Perjalanan PSG Menuju Final Liga Champions 2019-2020: Jalan Mulus Les Parisiens ke Puncak

Perjalanan Bayern Munchen Menuju Final Liga Champions 2019-2020: Sama Sekali Tak Pernah Kalah

Prediksi PSG Vs Bayern Munchen: Menuju Treble Winners Bersejarah

Bayern Munchen

Hal itu diakui langsung oleh peramu taktik PSG Thomas Tuchel. Pengalaman jadi satu hal yang menjadi keuntungan bagi Bayern arahan Hans-Dieter Flick jelang final Liga Champions.

"Bayern punya keuntungan karena terbiasa bermain di laga-laga besar ini. Mereka klub hebat. Itu bukan keuntungan kecil tapi tak juga menentukan. Menantang Bayern hebat tapi kami memang layak ada di sini," ujar Thomas Tuchel sebagaimana dilansir dari Marca.

Alhasil tak usah heran apabila Bayern menyandang status unggulan di laga nanti, meski faktanya di atas kertas kualitas kedua tim dari segi individu pemain tidak jauh berbeda. Bayern punya Robert Lewandowski, Thomas Muller, Serge Gnabry, PSG memiliki Kylian Mbappe, Neymar, dan Angel Di Maria.

Jadi kans menang kedua tim di Estadio da Luz sama kuat 50-50. BolaSkor.com turut memberikan prediksinya mengenai pertandingan nanti dan tidak usah heran jika melihat Bayern menjadi tim unggulan pemenang di laga nanti.

Berikut prediksi dan jagoan masing-masing awak BolaSkor.com mengenai laga final Liga Champions 2019-20:

Johan Kristiandi:

"Juara Bayern Munchen. Skor 2-1 atau selisih satu (gol). Bayern materi pemain lebih merata (tidak cuma hanya mengandalkan Neymar sama Mbappe kayak PSG) dan punya pengalaman juara. Tidak menemui banyak kesulitan berarti dari babak gugur sampe final."

"Pemain kunci kayak (Manuel) Neuer, (David) Alaba, (Thomas) Muller, (Robert) Lewandowski jarang tampil mengecewakan. Pengalaman mereka juga bisa jadi pembeda."

"Soal stamina juga tim-tim Jerman lebih jago. Kalau dilanjutin ke babak tambahan stamina Bayern lebih unggul."

Hadi Febriansyah:

"Predikisi gua PSG yang juara, skornya 1-1 (di waktu normal) terus PSG menang adu penalti. Sebenarnya laga ini bakalan ketat, cuma kayaknya PSG akan lebih beruntung aja dan bakal ada juara baru aja."

Andhika Putra:

"Aku pilih PSG buat juara supaya (Gianluigi) Buffon menyesal aja sudah meninggalkan klub itu. Oh iya, aku juga suka melihat Neymar tengil, jadinya PSG harus menang. PSG 2-0 Bayern.

Frengky Aruan:

"Bayern Munchen 2-0. Tanpa mengecilkan peluang Paris Saint-Germain, gua lebih menjagokan Bayern Munchen."

"Munchen punya pengalaman lebih dan gelar juara bakal melengkapi pencapaian mereka dengan treble winners musim ini. Die Roten juga sudah tunjukkan kapasitas menjadi juara, dengan catatan selalu menang (musim ini di Liga Champions)."

"Untuk skor mungkin ketat dan terlalu mencolok. Nggak seperti saat Munchen menang 3-0 (kontra Lyon) dan 8-2 (kontra Barcelona) di laga sebelumnya. Apalagi, PSG punya catatan sebagai tim dengan pertahanan bagus, hanya kebobolan lima gol. Mungkin 2-0 (untuk Bayern).

Yusuf Abdillah:

"Dua tim menyerang. PSG punya senjata Neymar dan Mbappe, punya speed (kecepatan) manfaatin high pressing (tekanan tinggi) Bayern. Tapi kalo Bayern konsisten dgn pressing dan bisa isolasi Neymar, Mbappe, Bayern bakal menang. Bayern 3-1. Alasan lain, sebel sama klub kaya."

Budi Prasetyo Harsono:

"Bayern 2-0 PSG, alasan jagoin Bayern karena doi punya mental juara dan perjalanannya lebih meyakinkan. PSG punya modal di Tuchel yg ngerti soal permainan Bayern. Secara materi mungkin berimbang, tapi dari mental juara, pengalaman, bisa dilihat kalo Bayern lebih unggul."

Tengku Sufiyanto:

"Skor 3-2 untuk Bayern. Final Liga Champions tahun ini mempertemukan dua klub dengan torehan gol terbanyak. Bayern (42 gol) dan PSG (25 gol). Hujan gol diprediksi bakal terjadi di final. Namun, mentalitas bicara dalam laga ini. Bayern unggul dari PSG yang baru pertama kali tampil di final."

Taufik Hidayat:

"PSG dan Bayern Munchen secara kekuatan cukup berimbang di semua lini. Namun Liga Champions adalah turnamen yang sarat dengan mitos. Sangat sulit bagi tim yang baru pertama kali masuk final untuk juara. Jadi Munchen akan menang dengan skor 3-1."

Breaking News Prediksi PSG Bayern Bayern munchen
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

16.252

Berita Terkait

Inggris
Dominasi Tanpa Gol, Mikel Arteta Soroti Ketajaman Arsenal
Arsenal membuat cukup banyak peluang di laga melawan Nottingham Forest yang seharusnya bisa diselesaikan menjadi gol.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Dominasi Tanpa Gol, Mikel Arteta Soroti Ketajaman Arsenal
Inggris
Bawa Manchester United Bungkam Manchester City, Michael Carrick Ukir Catatan Spesial
Manchester United berhasil mengamankan tiga poin penting saat menjamu Manchester City dalam laga pekan ke-22 Premier League 2025-2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Bawa Manchester United Bungkam Manchester City, Michael Carrick Ukir Catatan Spesial
Inggris
Buang Banyak Peluang, Hasil Imbang Liverpool Serasa Kekalahan
Liverpool harus puas berbagi satu poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh tim papan bawah Burnley di Anfield.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Buang Banyak Peluang, Hasil Imbang Liverpool Serasa Kekalahan
Italia
Kirim Tawaran Rekrut Jean-Philippe Mateta, Juventus Rayu dengan Klausul yang Mudah Aktif
Juventus dikabarkan serius memburu striker Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta. Skema pinjaman, klausul tebusan, hingga peluang lolos Eropa membuat transfer ini menarik. Simak detailnya!
Johan Kristiandi - Minggu, 18 Januari 2026
Kirim Tawaran Rekrut Jean-Philippe Mateta, Juventus Rayu dengan Klausul yang Mudah Aktif
Italia
Juventus Tumbang di Kandang Cagliari, Spalletti Soroti Disiplin Pemain
Pelatih Juventus Luciano Spalletti mengingatkan timnya untuk segera berbenah dan memperbaiki diri.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Juventus Tumbang di Kandang Cagliari, Spalletti Soroti Disiplin Pemain
Jadwal
Link Live Streaming Real Sociedad vs Barcelona, Senin 19 Januari 2026
Jadwal laga tandang Barcelona melawan Real Sociedad pada pertandingan lanjutan LaLiga 2025-2026, di Reale Arena.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Link Live Streaming Real Sociedad vs Barcelona, Senin 19 Januari 2026
Inggris
Testimoni Pep Guardiola: Manchester United Lebih Hebat
Pep Guardiola mengakui keunggulan Manchester United usai derby Manchester di Premier League. Apa yang membuat Setan Merah tampil lebih efektif? Simak komentar lengkap sang pelatih!
Johan Kristiandi - Minggu, 18 Januari 2026
Testimoni Pep Guardiola: Manchester United Lebih Hebat
Inggris
Kesaksian Lisandro Martinez: Michael Carrick Tanamkan Mentalitas Pemenang
Lisandro Martinez buka suara soal perubahan mentalitas Manchester United usai derby melawan Manchester City. Apa kunci kebangkitan Setan Merah? Simak kesaksiannya di sini!
Johan Kristiandi - Minggu, 18 Januari 2026
Kesaksian Lisandro Martinez: Michael Carrick Tanamkan Mentalitas Pemenang
Italia
Superkomputer Prediksi Hasil AC Milan vs Lecce: Tiga Poin di Depan Mata Rossoneri
Superkomputer Opta merilis prediksi hasil AC Milan vs Lecce di Serie A. Persentase kemenangan Rossoneri mencolok, sementara peluang Lecce sangat kecil. Simak datanya!
Johan Kristiandi - Minggu, 18 Januari 2026
Superkomputer Prediksi Hasil AC Milan vs Lecce: Tiga Poin di Depan Mata Rossoneri
Spanyol
Kalah Lawan Cagliari, Juventus Catat Rekor Memalukan
Juventus menelan kekalahan mengejutkan dari Cagliari meski mendominasi penguasaan bola hingga 78 persen. Statistik mencengangkan, rekor memalukan, dan jadwal berat menanti Bianconeri.
Johan Kristiandi - Minggu, 18 Januari 2026
Kalah Lawan Cagliari, Juventus Catat Rekor Memalukan
Bagikan