Pochettino Ungkap Cara PSG Jinakkan Real Madrid

PSG membuat Madrid tak berkutik.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Rabu, 16 Februari 2022
Pochettino Ungkap Cara PSG Jinakkan Real Madrid
Mauricio Pochettino (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Paris Saint-Germain (PSG) mampu membuat Real Madrid tak berkutik pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2021-2022. Sang pelatih, Mauricio Pochettino membeberkan rahasianya.

Dalam laga yang berlangsung di Parc des Princes, Rabu (16/2) dini hari WIB, PSG memang hanya mampu menang tipis 1-0. Namun statistik menunjukkan Les Parisiens jauh lebih baik dari Madrid.

PSG mendominasi penguasaan bola dengan menyentuh angka 58 persen. Raksasa Prancis itu juga melepaskan 21 tembakan yang 8 di antaranya menemui sasaran.

Baca Juga:

Hasil Pertandingan: Mbappe Pahlawan PSG Kalahkan Madrid, Man City Pesta Gol, Man United Akhirnya Menang

Resep Courtois untuk Gagalkan Penalti Lionel Messi

Tak Berkutik di Kandang PSG, Ancelotti: Madrid Menderita

Kylian Mbappe mencetak gol tunggal kemenangan PSG.

Sementara Madrid kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan Los Blancos tak mampu mencatatkan satu pun tembakan ke arah gawang dari tiga percobaan.

Hasil ini nyatanya bukan kebetulan belaka. Pochettino memang sudah menyiapkan taktik khusus untuk meredam kekuatan Madrid.

"Kami memotong sirkulasi operan Madrid dengan menekan gelandang mereka. Kami bekerja keras untuk menghentikan mereka dan merebut bola setinggi mungkin (di pertahanan lawan) sambil mengontrol permainan dengan baik selama 90 menit," kata Pochettino usai laga kepada Canal+.

Jalannya laga ini memang tak sesuai ekspektasi banyak pihak. Awalnya, PSG dan Madrid diprediksi akan terlibat aksi jual beli serangan dalam tempo tinggi.

Pochettino tentu sudah mengetahui kelebihan Madrid dalam melakukan serangan balik cepat. Ia pun menemukan cara yang jitu untuk mengantisipasinya.

Persiapan khusus PSG untuk meredam permainan Madrid juga dibocorkan Kylian Mbappe. Sang pencetak gol kemenangan tuan rumah juga tak melupakan jasa suporter yang membantu mereka mewujudkan hal ini.

“Kami mempersiapkan malam besar ini karena kami memimpikan pertandingan seperti ini. Kami ingin menang dan kami didorong oleh pendukung kami," kata Mbappe.

"Kami sangat senang dengan sedikit keuntungan ini, tetapi masih ada pertandingan lain (leg kedua)."

Posisi PSG memang belum aman. Mereka setidaknya harus mampu bermain imbang saat gantian bertandang ke markas Madrid pada leg kedua, Maret mendatang.

Paris Saint-Germain Real Madrid Mauricio Pochettino Liga Champions Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Jepang Tidak Takut Lawan Brasil di 32 Besar, Moriyasu Ingatkan Hasil Pertemuan Terakhir
Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, menegaskan timnya tidak gentar menghadapi Brasil pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Jumat, 26 Juni 2026
Jepang Tidak Takut Lawan Brasil di 32 Besar, Moriyasu Ingatkan Hasil Pertemuan Terakhir
Liga Indonesia
Rumor Pemain Baru Persija: Dua Bek Eropa dan Eks Timnas Korsel Merapat
Persija dikabarkan berhasil mendatangkan Kerim Memija. Selain itu, ada dua pemain yang disebut merapat, termasuk winger timnas Korsel di Piala Dunia 2022.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Rumor Pemain Baru Persija: Dua Bek Eropa dan Eks Timnas Korsel Merapat
Klasemen
Klasemen Akhir Grup D Piala Dunia 2026: Australia Dampingi Amerika Serikat ke 32 Besar, Turki Juru Kunci
Amerika Serikat tetap memuncaki klasemen Grup D, meskipun kalah oleh Turki di laga terakhir. Bagaimana dengan Australia dan Paraguay?
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup D Piala Dunia 2026: Australia Dampingi Amerika Serikat ke 32 Besar, Turki Juru Kunci
Hasil akhir
Hasil Laga Terakhir Grup D Piala Dunia 2026: Turki Pecundangi Amerika Serikat, Australia Segel Tempat di 32 Besar
Amerika Serikat menutup kiprahnya di fase grup Piala Dunia 2026 dengan kekalahan dari Turki. Sementara itu, Australia merebut tiket 32 besar usai imbang lawan Paraguay.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Hasil Laga Terakhir Grup D Piala Dunia 2026: Turki Pecundangi Amerika Serikat, Australia Segel Tempat di 32 Besar
Piala Dunia
Yuto Nagatomo Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi Piala Dunia
Yuto Nagatomo menorehkan catatan spesial di Piala Dunia 2026. Bek Timnas Jepang itu jadi pemain Asia pertama yang tampil di lima edisi Piala Dunia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Yuto Nagatomo Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi Piala Dunia
Liga Indonesia
Jese Rodriguez Perpanjang Kontrak di Las Palmas, Persib Gigit Jari?
Pemain asal Spanyol, Jese Rodriguez, yang sempat dikabarkan ke Persib Bandung, memilih memperpanjang kontrak di Las Palmas.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Jese Rodriguez Perpanjang Kontrak di Las Palmas, Persib Gigit Jari?
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Tak Terkalahkan di Grup F, Jepang Samai Pencapaian saat Jadi Tuan Rumah
Timnas Jepang tak terkalahkan di babak grup Piala Dunia 2026 setelah menahan Swedia 1-1 di laga terakhir. Jepang menyamai pencapaian di Piala Dunia 2002.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Tak Terkalahkan di Grup F, Jepang Samai Pencapaian saat Jadi Tuan Rumah
Sosok
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Perjalanan penyerang Ali Al-Hamadi menuju panggung Piala Dunia bukanlah kisah yang biasa.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Piala Dunia
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Bek Spanyol Aymeric Laporte mengingatkan rekan-rekannya agar tidak menganggap remeh Uruguay saat kedua tim bertemu pada laga terakhir Grup H Piala Dunia 2026 di Guadalajara.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann menilai timnya justru berada dalam posisi yang kurang menguntungkan meski sudah memastikan diri sebagai juara Grup E Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Bagikan