Piala Eropa 2020: Kutukan Adu Penalti yang Masih Mengintai Inggris

Inggris selalu melakoni adu penalti dari tiga kesempatan berlaga di perempat final Piala Eropa.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Sabtu, 03 Juli 2021
Piala Eropa 2020: Kutukan Adu Penalti yang Masih Mengintai Inggris
Timnas Inggris (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tim Nasional Inggris menatap laga kontra Ukraina pada perempat final Piala Eropa 2020 dengan rasa percaya diri tinggi. Namun The Three Lions wajib mewaspadai kutukan adu penalti yang masih mengintai.

Laga Inggris kontra Ukraina akan berlangsung di Stadio Olimpico, Minggu (4/7) pukul 02.00 dini hari WIB. Tim asuhan Gareth Southgate tentu lebih diunggulkan untuk memenangi pertandingan.

Secara kualitas dan kedalaman skuat, Inggris memang jauh lebih baik ketimbang Ukraina. Harry Kane dan kawan-kawan harusnya bisa menang di waktu normal.

Baca Juga:

Prediksi Ukraina Vs Inggris: Menguji Mental Juara The Three Lions

Bukannya Sombong, Lini Depan Inggris Memang Menakutkan

Tumbangkan Jerman, Harry Kane Targetkan Final Piala Eropa 2020

Duel Inggris kontra Ukraina di Piala Eropa 2012

Namun turnamen akbar sekelas Piala Eropa kerap menghadirkan kejutan. Ukraina masih punya peluang untuk memenangi pertandingan.

Peluang kedua tim untuk menang bahkan menjadi 50:50 jika laga berlanjut ke babak adu penalti. Secara mental, bahkan Inggris lebih terbebani.

Sebagai unggulan, melakoni adu penalti tentu menjadi sebuah kerugian bagi Inggris. Jika tak mampu menghadapi tekanannya, hal itu akan mempengaruhi mental para eksekutornya.

Apalagi Inggris kerap sial saat melakoni adu penalti. Negeri Ratu Elizabeth itu sudah lima kali tersingkir dari turnamen besar karena adu penalti sejak 1990.

Kutukan tersebut memang sudah mampu dipatahkan pada Piala Dunia 2018. Ketika itu Inggris mampu memenangi adu penalti kontra Kolombia pada babak 16 besar.

Namun telah hilangnya kutukan adu penalti Inggris masih harus dibuktikan pada ajang Piala Eropa. Apalagi jika mereka berlaga di perempat final.

Sebelum edisi 2020, Inggris sudah tiga kali menginjakkan kaki di perempat final Piala Eropa. Menariknya, semuanya harus berakhir dengan babak adu penalti.

Gareth Southgate menjadi penentu kekalahan Inggris atas Jerman pada semifinal Piala Eropa 1996

Pada edisi 1996, Inggris memang mampu memenangi adu penalti kontra Spanyol dengan skor 4-2. Saat itu kedua tim bermain imbang 0-0 hingga perpanjangan waktu berakhir.

Namun Inggris kemudian tersingkir secara tragis di semifinal usai takluk dari Jerman lewat cara yang sama. Momen ini merupakan salah satu awal mula kutukan adu penalti Inggris di Piala Eropa.

Pada edisi 2004, Inggris kembali harus melakoni babak adu penalti di perempat final. Namun tim asuhan Sven-Goran Eriksson takluk dari Portugal yang ditandai kegagalan eksekusi David Beckham.

Kutukan adu penalti kembali menghentikan langkah Inggris di perempat final Piala Eropa 2012. Kali ini Italia yang menjadi mimpi buruk mereka.

Kesuksesan pada Piala Dunia 2018 harusnya membuat Inggris lebih percaya diri saat melakoni adu penalti. Apalagi Southgate masih mempertahankan komposisi pemain seperti tiga tahun silam.

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini

Timnas Inggris Piala eropa Piala Eropa 2020 Breaking News
Ditulis Oleh

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Posts

6.514

Berita Terkait

Spanyol
Menilik Performa Xabi Alonso sebagai Pelatih Real Madrid: Keok pada Beberapa Laga Besar
Xabi Alonso harus mengakhiri petualangannya bersama Real Madrid lebih cepat dari dugaan. Kekalahan di laga-laga besar hingga final Piala Super Spanyol jadi sorotan. Begini rapor lengkapnya!
Johan Kristiandi - Selasa, 13 Januari 2026
Menilik Performa Xabi Alonso sebagai Pelatih Real Madrid: Keok pada Beberapa Laga Besar
Spanyol
Xabi Alonso Kirim Pesan Mengharukan Usai Berpisah dengan Real Madrid
Xabi Alonso menyampaikan pesan emosional usai berpisah dengan Real Madrid. Pelatih asal Spanyol itu mengungkap rasa hormat, terima kasih, dan kebanggaannya.
Johan Kristiandi - Selasa, 13 Januari 2026
Xabi Alonso Kirim Pesan Mengharukan Usai Berpisah dengan Real Madrid
Inggris
Breaking News: Michael Carrick Teken Kontrak sebagai Manajer Anyar Manchester United
Michael Carrick dikabarkan telah meneken kontrak sebagai manajer anyar Manchester United. Fabrizio Romano disebut melaporkan kesepakatan hingga akhir musim.
Johan Kristiandi - Selasa, 13 Januari 2026
Breaking News: Michael Carrick Teken Kontrak sebagai Manajer Anyar Manchester United
Timnas
Kemiripan Timnas Indonesia dengan Timnas Kanada untuk Modal Lolos Piala Dunia
Asisten pelatih Timnas Indonesia, Cesar Meylan, menilai potensi Skuad Garuda mirip Kanada sebelum lolos Piala Dunia 2022. Ini alasan keyakinannya.
Johan Kristiandi - Selasa, 13 Januari 2026
Kemiripan Timnas Indonesia dengan Timnas Kanada untuk Modal Lolos Piala Dunia
Timnas
Sudah Hubungi Lebih dari 60 Pemain, John Herdman Ungkap Target Jangka Pendek Bersama Timnas Indonesia
John Herdman membeberkan target jangka pendeknya bersama Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris itu fokus analisis, komunikasi pemain, dan evaluasi kegagalan ke Piala Dunia 2026.
Johan Kristiandi - Selasa, 13 Januari 2026
Sudah Hubungi Lebih dari 60 Pemain, John Herdman Ungkap Target Jangka Pendek Bersama Timnas Indonesia
Spanyol
Deretan Pelatih yang Kariernya di Real Madrid Hanya Seumur Jagung: Xabi Alonso Terbaru
Karier pelatih di Real Madrid tak selalu panjang. Dari Camacho hingga Benítez, kini Xabi Alonso masuk daftar pelatih dengan masa jabatan tersingkat di Los Blancos.
Johan Kristiandi - Selasa, 13 Januari 2026
Deretan Pelatih yang Kariernya di Real Madrid Hanya Seumur Jagung: Xabi Alonso Terbaru
Italia
Luciano Spalletti: Juventus Belum Selevel dengan Inter Milan dan Napoli
Luciano Spalletti merasa Juventus asuhannya masih belum selevel dengan Inter Milan dan Napoli.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Januari 2026
Luciano Spalletti: Juventus Belum Selevel dengan Inter Milan dan Napoli
Timnas
John Herdman Jadikan Tekanan dari Suporter Timnas Indonesia sebagai Kekuatan
John Herdman menyatakan kesiapannya menanggung beban sekaligus harapan tinggi dari suporter Timnas Indonesia.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Januari 2026
John Herdman Jadikan Tekanan dari Suporter Timnas Indonesia sebagai Kekuatan
Inggris
Siap Hadapi Arsenal, Liam Rosenior Yakin Chelsea Punya Modal untuk Raih Kemenangan
Pelatih baru Chelsea Liam Rosenior yakin sudah memiliki sumber daya untuk meraih kemenangan saat bersiap menjamu Arsenal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Januari 2026
Siap Hadapi Arsenal, Liam Rosenior Yakin Chelsea Punya Modal untuk Raih Kemenangan
Timnas
Nonton Persib vs Persija, John Herdman Terpesona dengan Rizky Ridho dan Janji Perhatikan Liga Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyebut Liga Indonesia punya potensi menghasilkan pemain terbaik untuk Timnas Indonesia.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Januari 2026
Nonton Persib vs Persija, John Herdman Terpesona dengan Rizky Ridho dan Janji Perhatikan Liga Indonesia
Bagikan