Piala Eropa 2020: Kutukan Adu Penalti yang Masih Mengintai Inggris
BolaSkor.com - Tim Nasional Inggris menatap laga kontra Ukraina pada perempat final Piala Eropa 2020 dengan rasa percaya diri tinggi. Namun The Three Lions wajib mewaspadai kutukan adu penalti yang masih mengintai.
Laga Inggris kontra Ukraina akan berlangsung di Stadio Olimpico, Minggu (4/7) pukul 02.00 dini hari WIB. Tim asuhan Gareth Southgate tentu lebih diunggulkan untuk memenangi pertandingan.
Secara kualitas dan kedalaman skuat, Inggris memang jauh lebih baik ketimbang Ukraina. Harry Kane dan kawan-kawan harusnya bisa menang di waktu normal.
Baca Juga:
Prediksi Ukraina Vs Inggris: Menguji Mental Juara The Three Lions
Bukannya Sombong, Lini Depan Inggris Memang Menakutkan
Tumbangkan Jerman, Harry Kane Targetkan Final Piala Eropa 2020
Namun turnamen akbar sekelas Piala Eropa kerap menghadirkan kejutan. Ukraina masih punya peluang untuk memenangi pertandingan.
Peluang kedua tim untuk menang bahkan menjadi 50:50 jika laga berlanjut ke babak adu penalti. Secara mental, bahkan Inggris lebih terbebani.
Sebagai unggulan, melakoni adu penalti tentu menjadi sebuah kerugian bagi Inggris. Jika tak mampu menghadapi tekanannya, hal itu akan mempengaruhi mental para eksekutornya.
Apalagi Inggris kerap sial saat melakoni adu penalti. Negeri Ratu Elizabeth itu sudah lima kali tersingkir dari turnamen besar karena adu penalti sejak 1990.
Kutukan tersebut memang sudah mampu dipatahkan pada Piala Dunia 2018. Ketika itu Inggris mampu memenangi adu penalti kontra Kolombia pada babak 16 besar.
Namun telah hilangnya kutukan adu penalti Inggris masih harus dibuktikan pada ajang Piala Eropa. Apalagi jika mereka berlaga di perempat final.
Sebelum edisi 2020, Inggris sudah tiga kali menginjakkan kaki di perempat final Piala Eropa. Menariknya, semuanya harus berakhir dengan babak adu penalti.
Pada edisi 1996, Inggris memang mampu memenangi adu penalti kontra Spanyol dengan skor 4-2. Saat itu kedua tim bermain imbang 0-0 hingga perpanjangan waktu berakhir.
Namun Inggris kemudian tersingkir secara tragis di semifinal usai takluk dari Jerman lewat cara yang sama. Momen ini merupakan salah satu awal mula kutukan adu penalti Inggris di Piala Eropa.
Pada edisi 2004, Inggris kembali harus melakoni babak adu penalti di perempat final. Namun tim asuhan Sven-Goran Eriksson takluk dari Portugal yang ditandai kegagalan eksekusi David Beckham.
Kutukan adu penalti kembali menghentikan langkah Inggris di perempat final Piala Eropa 2012. Kali ini Italia yang menjadi mimpi buruk mereka.
Kesuksesan pada Piala Dunia 2018 harusnya membuat Inggris lebih percaya diri saat melakoni adu penalti. Apalagi Southgate masih mempertahankan komposisi pemain seperti tiga tahun silam.
6.514
Berita Terkait
Menilik Performa Xabi Alonso sebagai Pelatih Real Madrid: Keok pada Beberapa Laga Besar
Xabi Alonso Kirim Pesan Mengharukan Usai Berpisah dengan Real Madrid
Breaking News: Michael Carrick Teken Kontrak sebagai Manajer Anyar Manchester United
Kemiripan Timnas Indonesia dengan Timnas Kanada untuk Modal Lolos Piala Dunia
Sudah Hubungi Lebih dari 60 Pemain, John Herdman Ungkap Target Jangka Pendek Bersama Timnas Indonesia
Deretan Pelatih yang Kariernya di Real Madrid Hanya Seumur Jagung: Xabi Alonso Terbaru
Luciano Spalletti: Juventus Belum Selevel dengan Inter Milan dan Napoli
John Herdman Jadikan Tekanan dari Suporter Timnas Indonesia sebagai Kekuatan
Siap Hadapi Arsenal, Liam Rosenior Yakin Chelsea Punya Modal untuk Raih Kemenangan
Nonton Persib vs Persija, John Herdman Terpesona dengan Rizky Ridho dan Janji Perhatikan Liga Indonesia