BolaSkor.com - Bintang sekaligus kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, berpeluang dicadangkan oleh Lionel Scaloni saat menghadapi Yordania pada laga terakhir (matchday 3) Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Minggu (28/6).
Menurut jurnalis sekaligus pakar transfer, Fabrizio Romano, keputusan itu diambil pelatih Argentina, Lionel Scaloni, karena laga kontra Yordania sudah tidak menentukan.
Baca Juga:
Klasemen Sementara Grup I-J Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Tak Terbendung
Daftar Tim yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Terkini Argentina, Prancis, dan Norwegia
Sederet Rekor yang Diukir Lionel Messi usai Argentina Tumbangkan Austria
Argentina sudah dipastikan lolos ke fase gugur atau 32 besar setelah menjadi juara Grup J. Karena itu, Scaloni berencana merotasi skuad utamanya yang telah bermain di dua laga sebelumnya, termasuk mengistirahatkan Messi yang baru pulih dari cedera otot sebelum Piala Dunia.
Messi bermain penuh saat Argentina mengalahkan Austria di laga kedua dan mencetak brace. Pada partai pertama kontra Aljazair, Messi yang mencetak hat-trick bermain sampai menit 80, sebelum digantikan Nico Paz.
Lionel Messi akan bermain di bangku cadangkan melawan Yordania, lalu masuk di babak kedua,
kata Fabrizio Romano.
"Keputusan dibuat dengan Lionel Scaloni yang mengonfirmasi perencanaan karena Messi tidak akan bermain dalam 11 pemain utama untuk pertandingan grup terakhir, tapi akan bermain di paruh kedua," ujarnya.
Lionel Scaloni Ingin Beri Kesempatan Pemain Lain

Nico Paz (@FabrizioRomano)
Lionel Scaloni menjelaskan bahwa pertandingan kontra Yordania merupakan momen tepat untuk memberikan kesempatan kepada pemain lain yang dalam dua laga sebelumnya kurang atau bahkan tidak mendapatkan menit bermain.
Nama-nama seperti Julian Alvarez, Nico Paz, Leandro Paredes, Nicolas Tagliafico, dan Nicolas Otamendi berpeluang menjadi starter.
"Idenya adalah memberi kesempatan kepada sebagian besar pemain untuk bermain. Saya pikir mereka pantas mendapatkannya dan, selama situasi pertandingan memungkinkan, kami akan melakukannya," ujar Scaloni, dikutip dari TyC Sport.