Piala Dunia 2014, Gol Bersejarah Van Persie, dan Akhir Era Tiki-Taka Spanyol

Van Persie melihat Iker Casillas keluar dari sarangnya dan bola berhasil masuk ke gawang Spanyol. Momen ketika Van Persie menanduk bola
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 14 Juni 2020
Piala Dunia 2014, Gol Bersejarah Van Persie, dan Akhir Era Tiki-Taka Spanyol
Spanyol vs Belanda di Piala Dunia 2014 (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Medio 2008 hingga 2012 menjadi era keemasan sepak bola Spanyol yang menikmati dampak dari permainan indah, menghibur, dan ofensif Barcelona arahan Pep Guardiola yang terkenal dengan istilah tiki-taka.

Berkat permainan itu Spanyol menguasai sepak bola Eropa dan dunia dengan raihan dua titel Piala Eropa (2008 dan 2012) dan satu Piala Dunia (2010). Barcelona secara tidak langsung berkontribusi besar dalam menuliskan tinta emas sejarah sepak bola Spanyol.

Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Gerard Pique, Carles Puyol, dan Sergio Busquets membawa filosofi tiki-taka itu ke ranah internasional yang disempurnakan kualitas pemain top lainnya seperti David Villa, Fernando Torres, Xabi Alonso, dan Sergio Ramos.

Baca Juga:

Ketika Piala Dunia Dilahirkan di Amsterdam demi Perdamaian Dunia

3 Pemain Paling Sering Dilanggar di Satu Laga Piala Dunia

Quique Setien Sudah Berbicara soal Tiki-Taka Sejak 43 Tahun Silam

Pola permainan Spanyol sangat kental dengan penguasaan bola dan permainan ofensif yang menghasilkan banyak gol. Namun tak ada gading yang tak retak, permainan Spanyol ala tiki-taka itu juga memiliki kelemahan dan tak selamanya efisien.

Bukti itu bisa dilihat pada Piala Dunia 2014. Selayaknya juara bertahan Spanyol juga dijagokan untuk setidaknya ke final lagi dan menjadi juara. La Furia Roja - julukan Spanyol - berada di grup B bersama Belanda, Chili, dan Australia.

Di atas kertas Belanda bisa jadi pesaing Spanyol untuk lolos ke fase berikutnya dan Chili tim kuda hitam. Prediksi itu pun meleset. Spanyol gagal lolos penyisihan grup dan hanya berada di urutan tiga di bawah Belanda dan Chili.

Spanyol vs Belanda

Laga pertama Spanyol di fase grup menjadi momen yang memengaruhi kepercayaan diri mereka. Bermain melawan Belanda di Salvador, Brasil pada 13 Juni 2014 (enam tahun lalu) secara mengejutkan Spanyol keok dengan skor telak ... 1-5.

Hasil yang sungguh tak terduga. Spanyol tetap dengan permainan ala itiki-taka mereka di bawah arahan Vicente Del Bosque, tetapi Belanda dengan kejeniusan taktik Louis van Gaal memainkan anti-taktik penguasaan bola Spanyol: 5-3-2.

Formasi itu bisa fleksibel berubah dan melakukan transisi dalam fase bertahan (tetap 5-3-2) dan menjadi (3-5-2) ketika bermain ofensif. Siapa sangka sistem yang diterapkan Van Gaal efisien mematikan permainan Spanyol.

"Louis van Gaal telah melakukan sesuatu yang tidak pernah dipikirkan pelatih lain. Dia mengubah sistem yang amat dibanggakan oleh Belanda: 4-3-3. Saya pikir itu langkah yang sangat berani, sebab sistem itu seperti sudah disucikan di Belanda," tutur Frank Arnesen di Guardian.

"Bermain dengan 5-3-2, yang sangat defensif dan sangat mengandalkan serangan balik, sungguh tak bisa dipercaya. Dia menunjukkan keberanian dan dia tahu apa yang dia lakukan, karena mereka menang 5-1."

Satu gol Spanyol lahir dari penalti Xabi Alonso di menit 27. Sementara empat gol Belanda dicetak Robin van Persie (44' 72'), Arjen Robben (53' 80'), dan Stefan de Vrij (64').

Di antara gol itu gol Van Persie di menit 44 menjadi gol bersejarah dengan caranya mengonversi umpan lambung Daley Blind. Legenda Arsenal dan Manchester United itu menanduk dan me-lob bola sembari melompat menjatuhkan diri.

Van Persie melihat Iker Casillas keluar dari sarangnya dan bola berhasil masuk ke gawang Spanyol. Momen ketika Van Persie menanduk bola itu diabadikan melalui berbagai macam gambar dan karikatur menarik.

Robin van Persie

"Setelah mencetak gol, stadion pecah, bangku cadangan juga pecah, begitu pula dengan kepala saya (terbawa euforia). Saya melakukan apa yang belum pernah saya lakukan sebelumnya. Saya menatap bola itu ketika terbang hingga saya mendarat dengan wajah yang mencium tanah," cerita Van Persie soal golnya tersebut.

"Saya merasa harus merayakan dengan istri dan anak-anak. Tapi sebelum menuju ke sana Van Gaal mendekati. Saya ingin merayakan dengan semua orang dan tentunya dia."

"Gol itu tak cuma menjadi mimpi yang jadi nyata, tapi juga mengubah banyak hal setelah Piala Dunia. Itu menjadi cara si bos bergabung dengan Manchester United."

Percaya atau tidak Spanyol benar-benar terpukul dengan kekalahan telak itu. Pada laga berikutnya mereka kalah dua gol tanpa balas melawan Chili dari gol Eduardo Vargas (20') dan Charles Aranguiz (43'). Kalah dua kali beruntun menyulitkan Spanyol untuk lolos.

Timnas Spanyol pada Piala Dunia 2014

Benar saja mereka duduk di urutan tiga grup B dan di laga pamungkas meraih kemenangan hiburan dengan skor 3-0 atas Australia dari gol yang dicetak David Villa (36'), Fernando Torres (69'), dan Juan Mata (82').

Spanyol tak lagi sama setelahnya apalagi Piala Dunia 2014 itu menjadi panggung terakhir bagi beberapa pemain membela timnas sebelum pensiun seperti: Xavi, Xabi Alonso, Villa, Torres, Casillas.

Spanyol sampai saat ini tetap mengandalkan penguasaan bola tapi tidak lagi ada permainan tiki-taka dengan pola serangan cepat, transisi bermain yang bagus dan fleksibel. Luis Enrique tengah meregenerasi skuat dengan pemain-pemain muda berbakat.

Breaking News Piala Dunia 2014 Piala Dunia Belanda Timnas Belanda Spanyol Timnas Spanyol Nostalgia

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Road to OGFC Unite 2027, Dua Legenda MU Dukung Sport Tourism di Indonesia
Offside Corp memperkenalkan Road to OGFC Unite 2027 bersama Patrice Evra dan Park Ji-sung. Ajang ini mengusung potensi sport tourism Indonesia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 23 Oktober 2026
Road to OGFC Unite 2027, Dua Legenda MU Dukung Sport Tourism di Indonesia
Liga Indonesia
Eks Ketum The Jakmania Saran Persija Tidak Banding Sanksi Komdis PSSI
Bung Ferry menyarankan Persija Jakarta tidak mengajukan banding atas sanksi larangan away The Jakmania dalam enam laga tandang Super League 2026/2027 demi pembelajaran dan introspeksi.
Rizqi Ariandi - Jumat, 23 Oktober 2026
Eks Ketum The Jakmania Saran Persija Tidak Banding Sanksi Komdis PSSI
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Beri Kabar Baik soal Rizky Ridho dan Kyohei Yoshino Jelang Persija vs Persik
Shin Tae-yong memberi sinyal Rizky Ridho dan Kyohei Yoshino bisa kembali memperkuat Persija Jakarta saat menghadapi Persik Kediri di JIS pada pekan ke-7 Super League 2026/2027, Senin (26/10).
Rizqi Ariandi - Jumat, 23 Oktober 2026
Shin Tae-yong Beri Kabar Baik soal Rizky Ridho dan Kyohei Yoshino Jelang Persija vs Persik
Liga Indonesia
Eks Ketum The Jakmania Nilai Sanksi Larangan 6 Kali Away untuk Suporter Persija Bisa Diterima
Bung Ferry menilai sanksi larangan away enam laga dan denda Rp90 juta dari Komdis PSSI untuk Persija Jakarta menjadi pelajaran serta peringatan bagi The Jakmania.
Rizqi Ariandi - Jumat, 23 Oktober 2026
Eks Ketum The Jakmania Nilai Sanksi Larangan 6 Kali Away untuk Suporter Persija Bisa Diterima
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Bournemouth vs AC Milan, Live di SCTV
Cara menonton dan link streaming Bournemouth vs AC Milan di Liga Europa 2026/2027, Jumat 23 Oktober pukul 02.00 WIB. Cek jadwal kick-off, siaran langsung SCTV, dan peluang Rossoneri meraih kemenangan di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Bournemouth vs AC Milan, Live di SCTV
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Madura United vs Persib, Live di Indosiar
Cara menonton Madura United vs Persib Bandung di BRI Super League 2026/2027, Kamis 22 Oktober pukul 19.00 WIB. Cek siaran langsung Indosiar, link streaming Vidio, dan rekor head to head kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Madura United vs Persib, Live di Indosiar
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Juventus vs Rennes, Live di SCTV
Cara menonton Juventus vs Rennes di Liga Europa 2026/2027, Kamis 22 Oktober pukul 23.45 WIB. Cek siaran langsung SCTV, link streaming Vidio, jadwal, dan kondisi terbaru kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Juventus vs Rennes, Live di SCTV
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Persik vs PSS Sleman, Cek di Sini!
Cara menonton dan link streaming Persik Kediri vs PSS Sleman di BRI Super League 2026/2027. Cek jadwal kick-off, siaran langsung, prediksi susunan pemain, dan head to head kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persik vs PSS Sleman, Cek di Sini!
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming PSM vs Persebaya, Cek di Sini!
Cara menonton dan link streaming PSM Makassar vs Persebaya Surabaya di BRI Super League 2026/2027. Cek jadwal kick-off, siaran langsung Indosiar, dan akses streaming PSM vs Persebaya di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming PSM vs Persebaya, Cek di Sini!
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persik Kediri vs PSS Sleman: Pertahankan Momentum
Prediksi Persik Kediri vs PSS Sleman di BRI Super League 2026/2027. Simak prediksi skor, jadwal, head to head, perkiraan susunan pemain, dan link streaming Persik vs PSS di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Persik Kediri vs PSS Sleman: Pertahankan Momentum
Bagikan