Pesepak Bola Eropa Ramai-ramai Menyerang Bonucci Terkait Isu Rasisme Moise Kean

Leonardo Bonucci tidak sepenuhnya salahkan fans Cagliari atas ejekan rasial kepada Moise Kean.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 04 April 2019
Pesepak Bola Eropa Ramai-ramai Menyerang Bonucci Terkait Isu Rasisme Moise Kean
Leonardo Bonucci dan Moise Kean (@Goal)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Mulutmu harimaumu, Leonardo Bonucci, bek Juventus, kini menanggung konsekuensi atas ucapan kepada rekan setimnya, Moise Kean, selepas laga pekan 30 Serie A melawan Cagliari. Kean dan Blaise Matuidi menjadi korban rasisme di laga tersebut.

Bianconeri menang 2-0 melalui gol yang dicetak Bonucci dan Kean di Sardegna Arena, Rabu (3/4) dini hari WIB. Fans Cagliari mulai melontarkan ejekan berbau rasial kala Kean melakukan selebrasi gol dan parahnya lagi ... Bonucci tidak menyalahkan fans.

"Kean tahu ketika dia mencetak gol, dia harus fokus merayakannya kepada rekan setimnya. Dia tahu dia juga bisa melakukannya dengan berbeda. Ada ejekan rasial setelah gol itu, Blaise mendengarnya dan marah," tutur Bonucci.

"Saya pikir kesalahannya 50-50, karena Moise seharusnya tidak melakukan hal tersebut dan Curva (tribun fans ultras) juga seharusnya tidak bereaksi seperti itu. Kami profesional, kami harus memberikan contoh dan tidak memprovokasi siapa pun."

Baca Juga:

Kembali Cetak Gol, Moise Kean Tepat Satu Langkah di Belakang Jadon Sancho

Allegri Tuntut Hukuman untuk Pelaku Pelecehan Rasial kepada Moise Kean

Moise Kean di Mata Giorgio Chiellini: Kombinasi Balotelli-Trezeguet

Moise Kean

Sontak komentar dari Bonucci itu direspons dengan kritikan dan kekesalan dari pesepakbola Eropa, yang juga berperang dalam kampanye menghapuskan rasisme di Eropa. Salah satu komentar paling vokal diutarakan gelandang Pantai Gading, Yaya Toure.

"Bagi saya itu (ucapan Bonucci) skenario terburuk yang dapat Anda miliki dalam sepak bola, rekan setim menyerang Anda dan mengatakannya demikian. Saya pikir itu sulit dipercaya. Anda bisa bayangkan betapa sakitnya saya ketika saya melihat hal-hal seperti itu terjadi," tutur Toure kepada BBC Sport.

"Saya tidak ingin terlibat dengan apa yang dikatakannya, karena untuk saya itu sangatlah tidak respek kepada rekan setimnya. Anda tak bisa mengatakannya dengan tweeting (menulisnya di Twitter)."

"Saya tak ingin mengatakan hal buruk atau kasar kepadanya, tapi jika dia rekan setim saya, dia akan memahami perasaan saya. Saya pikir, yang paling pertama, dia harus meminta maaf kepadanya (Kean) dan kemudian kepada tim."

"Bonucci harus lebih pintar lagi (ketika berbicara). Kami ingin melihat hal-hal seperti itu tidak ada dan jika dia pesepakbola bagus Italia sesungguhnya, yang berkulit putih, berbicara mengenai 50-50, jika dia rekan setim saya ... sudah pasti dia mengerti saya. Saya tidak menanggapinya lebih jauh lagi," terangnya.

Breaking News Juventus Cagliari Serie a Leonardo Bonucci Moise Kean Rasisme Yaya toure Mario Balotelli

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
BTN membeberkan persiapan Timnas Indonesia menuju ASEAN Hyundai Cup 2026. John Herdman menargetkan Skuad Garuda meraih gelar AFF pertama sepanjang sejarah.
Rizqi Ariandi - Jumat, 03 Juli 2026
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
Piala Dunia
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Lamine Yamal kembali menegaskan ambisi besarnya di Piala Dunia 2026, yakni membawa Spanyol meraih gelar juara.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Julian Nagelsmann resmi mundur dari timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. DFB langsung bergerak mendekati Jurgen Klopp sebagai calon pelatih baru. (157 karakter)
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Antusiasme publik begitu tinggi hingga jersey tim nasional Norwegia menjadi barang langka menjelang duel seru melawan Brasil di babak 16 besar.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Piala Dunia
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Dari total delapan gol yang telah dicetak Albiceleste sejauh ini, enam di antaranya lahir dari sang kapten Lionel Messi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Piala Dunia
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengaku memahami fungsi VAR, tetapi menilai teknologi tersebut telah mengurangi emosi dan spontanitas yang menjadi bagian penting dari sepak bola.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Prediksi Australia vs Mesir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Football Meets Data memberi Mesir peluang menang 42 persen, sementara Australia tetap berpeluang membuat kejutan.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Piala Dunia
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Pelatih Cape Verde, Bubista, percaya diri timnya mampu memberi kejutan saat menghadapi Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak komentar lengkap dan peluang Cape Verde lolos ke 16 besar.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Timnas Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Piala Dunia
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Setelah mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia, Cape Verde kini bersiap menghadapi tantangan terbesar melawan juara bertahan Argentina.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Bagikan