Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Persib Ubah Rencana Setelah Madura United Berkandang di Pamekasan

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts terpaksa harus mengubah rencana untuk menghadapi Madura United di lanjutan Liga 1 2020.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Rabu, 23 September 2020
Persib Ubah Rencana Setelah Madura United Berkandang di Pamekasan
Gim internal Persib Bandung. (Media Persib)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts terpaksa harus mengubah rencana untuk menghadapi Madura United di lanjutan Liga 1 2020. Pasalnya tim berjulukan Laskar Sape Kerrab itu memilih untuk berkandang di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGRP), Kota Pamekasan, Madura.

Sebelumnya, Madura United memilih Stadion Gelora Delta Sidoarjo sebagai kandangnya. Namun keinginan itu tidak bisa tercapai setelah tidak mendapatkan izin dari pemerintah setempat.

Alasannya karena Sidoarjo masih dalam kategori zona merah COVID-19. Selain itu, akan ada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dalam waktu yang nyaris bersamaan.

"Tentu itu mengubah rencana kami juga untuk melakukan perjalanan ke Sidoarjo, dan juga mengubah rencana perjalanan dari Sidoarjo ke Yogyakarta," kata Robert di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (23/9).

Robert Rene Alberts mengaku sekitar tiga pekan lalu memberikan surat kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengenai jadwal di Liga 1 2020. Dia meminta perubahan jadwal.

"Kami bertanya dengan sangat sopan, untuk memperbaiki jadwalnya. Maksudnya dari Surabaya (Sidoarjo), kami bisa berjalan lebih awal ke Yogyakarta. Karena ada waktu 6 hari (jeda dari laga Madura United ke Barito Putera) dan bagi klub itu adalah perjalanan yang sangat mahal," jelasnya.

Baca Juga:

Komisaris Persib Beberkan Ancaman Hukuman jika Suporter Tetap Memaksa Datang ke Stadion

Motivasi Orang Tua Punya Peran Penting untuk Seorang Pesepak Bola Jadi Profesional

"Kami tidak bisa pulang dulu ke Bandung (usai lawan Madura) karena membutuhkan waktu 15 jam menggunakan bus dan berkendara lagi 10 jam ke Yogyakarta kembali menggunakan bus. Kami meminta, bisakah memainkan laga tandang kedua, dua hari lebih cepat," tambahnya.

Artinya, setelah laga pertama melawan Madura United, Persib bisa langsung menuju Sleman untuk menghadapi laga tandangnya melawan Barito Putera dengan jeda waktu empat hari lamanya. Sehingga waktu yang dimiliki tidak terbuang sia-sia.

"Harus dipikirkan, kami memainkan dua laga tandang dan menghabiskan waktu delapan hari di luar Bandung," katanya.

Namun demikian, Robert Rene Alberts merasa permintaan itu tidak bisa dikabulkan. Sehingga jadwal Persib di Liga 1 2020 tidak mengalami perubahan.

"Tapi semuanya diabaikan dan itu menyisakan pertanyaan kenapa tidak bisa membuat jadwal yang lebih baik. Saya sangat kecewa karena tidak ada surat balasan untuk Persib Bandung atas permintaan kami yang ingin memperbaiki jadwal," bebernya.

Dengan jadwal itu, Robert Rene Alberts memastikan Persib akan menjadi tim yang akan meninggalkan markasnya sejak 1 Oktober hingga 11 Oktober mendatang. Setelah itu Maung Bandung bertindak sebagai tuan rumah menjadi Persita Tangerang pada 14 Oktober.

"Yang mana hanya ada waktu satu hari (persiapan) bagi kami setelah bermain di Yogyakarta dan menghabiskan waktu 10 hari di laga tandang, lalu harus bermain lagi di kandang," ujarnya.

"Satu hari perjalanan pulang (dari Yogyakarta) dan satu hari untuk recovery. Itu harus kami terima, tapi dengan tidak adanya upaya dari mereka membenahi jadwal ini, tentu menyisakan pertanyaan, kenapa?," pungkasnya.(Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)

Robert Rene Alberts Persib Bandung Liga 1 Breaking News

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 14 years of experience. Covered major international tournaments, including FIFA World Cup 2026, AFC Asian Cup 2023, the FIFA U-17 World Cup 2023, ASEAN Championship (2014, 2016, 2018, 2020 2022, 2024), and Southeast Asian Games (2015, 2017, 2019, 2023, 2025). Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan