BolaSkor.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya kepada perangkat pertandingan yang memimpin laga kontra Persijap Jepara.
Pasalnya, pertandingan pekan ke-22 Super League 2025/2026 di Stadion Bumi Kartini, Sabtu (21/2) malam WIB itu, dinilai Bernardo Tavares ada beberapa keputusan keliru dari perangkat pertandingan.
Pertandingan berakhir 1-3 untuk kekalahan Persebaya. Dalam situasi tertinggal 0-1, terjadi beberapa kali situasi di kotak penalti Persijap. Namun wasit mengabaikan klaim-klaim yang diajukan Persebaya.
"Yang saya tahu adalah bahwa di babak pertama seharusnya penalti. Dan saya tidak tahu mengapa semua ini begitu lucu bagi Indonesia. Di China atau pun Inggris, itu penalti," kecamnya.
"Kami seharusnya mendapat tiga penalti dalam pertandingan. VAR tidak mau melihat ini. VAR seharusnya bertaruh apakah penalti itu diberikan, saat di babak pertama dan di babak kedua," tambah Tavares.
Baca Juga:
Hasil Super League 2025/2026: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Borneo FC
Hasil Super League 2025/2026: Gol Andrew Jung Bawa Persib Bandung Kalahkan Persita di GBLA
View this post on Instagram