Perpisahan Memang Menyakitkan, Roman Abramovich

Kisah perjalanan Roman Abramovich hingga akhirnya menjual Chelsea.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Kamis, 03 Maret 2022
Perpisahan Memang Menyakitkan, Roman Abramovich
Roman Abramovich (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Roman Abramovich membuat sebagian suporter klub Premier League iri. Bagaimana tidak, pengusaha 55 tahun itu tidak ragu menggelontorkan banyak biaya untuk membuat Chelsea berada di puncak tertinggi. Namun, kini Abramovich memutuskan berpisah dengan The Blues.

Cerita bermula ketika Roman Abramovich membeli Chelsea pada 2003. Untuk mendapatkan The Blues, Abramovich mengeluarkan dana hingga 140 juta pounds.

Pada awal kedatangannya, Abramovich sadar jika perlu meningkatkan kualitas Chelsea untuk bersaing dengan klub lainnya. Maklum, The Blues hanya mengakhiri kompetisi dengan menduduki peringkat keempat pada musim sebelumnya.

Sebagai permulaan, Abramovich menunjuk Claudio Ranieri sebagai manajer. Pelatih asal Italia itu dianggap punya kemampuan dan pengalaman yang cukup untuk membangun fondasi awal kerajaan sang taipan.

Selain itu, Abramovich juga memboyong sejumlah pemain seperti Hernan Crespo, Damian Duff, Juan Sebastian Veron, Claude Makelele, Adrian Mutu, hingga Joe Cole.

Pada musim debutnya sebagai pemilik, Abramovich membawa Chelsea menempati posisi kedua klasemen akhir Premier League. Selain itu, Chelsea juga melangkah hingga semifinal Liga Champions.

Baca Juga:

Dengan Berat Hati Roman Abramovich Putuskan Jual Chelsea

Abramovich Jual Chelsea, Tuchel Tetap Kalem

Tuchel Akui Serangan Rusia ke Ukraina Pengaruhi Final Chelsea Lawan Liverpool

Namun, hasil tersebut tidak membuat Abramovich puas. Ia memecat Ranieri dan menunjuk pelatih yang pada akhirnya meraih banyak kesuksesan, The Special One, Jose Mourinho.

Bersama Mourinho, Chelsea mengakhiri dahaga gelar Premier League selama 50 tahun dengan memenangi edisi 2004-2005. Berikutnya, pelatih 59 tahun itu membawa The Blues memenangi satu titel Premier League, satu trofi Piala FA, dua gelar Piala Liga Inggris, dan satu medali Piala Super Liga Inggris.

Sejak saat itu, apa yang dirancang Abramovich untuk Chelsea mulai terlihat arah tujuannya. Pengusaha asal Rusia itu ingin membawa Chelsea tidak hanya berprestasi di domestik, tetapi juga Eropa.

Tak heran, dalam perjalanannya, sejumlah pelatih dipecat. Melalui tangan kanannya, Maria Granovskaia, Abramovich mengambil sejumlah keputusan penting termasuk mendepak juru taktik yang dianggap gagal.

Luis Felipe Scolari, Avram Grant, Carlo Ancelotti, Andre Villas-Boas, Roberto Di Matteo, Rafael Banitez, Antonio Conte, Maurizio Sarri, dan Frank Lampard adalah sederet nama yang pernah merasakan hubungan kerjanya diputus sepihak oleh Abramovich.

Selain itu, Abramovich juga terus memperkuat Chelsea dengan menggaet pemain bintang. Menurut catatan Transfermarkt, 38 besar transfer termahal Chelsea seluruhnya terjadi pada era Abramovich.

Posisi pertama ditempati Romelu Lukaku yang membuat Chelsea menghabiskan dana 113 juta euro untuk mendatangkannya dari Inter Milan. Berikutnya, ada Kai Havertz dan Kepa Arrizabalaga yang memiliki nilai beli identik, 80 juta euro.

Butuh waktu hampir 10 tahun bagi Abramovich untuk membawa Chelsea meraih trofi Liga Champions. Menekuk Bayern Munchen di final, The Pensioners menjadi yang terbaik pada musim 2011-2012.

Setelah itu, Abramovich kembali melihat klub yang sudah seperti buah hatinya kembali berada di podium tertinggi Liga Champions pada musim 2020-2021. Chelsea yang ditukangi Thomas Tuchel menghentikan mimpi Manchester City merengkuh si Kuping Besar.

Bahkan, Abramovich kian tersenyum karena Chelsea menjadi klub terbaik dunia setelah memenangi Piala Dunia Antarklub 2021. The Blues menekuk Palmeiras 2-1 pada laga puncak. Gol penalti Kai Havertz pada menit ke-117 menjadi pembeda.

Total, Abramovich membawa Chelsea meraih 20 gelar. Prestasi itu termasuk lima titel Premier League, dua trofi Liga Champions, dua piala Liga Europa, dan satu gelar Piala Dunia Antarklub.

Memang benar kata pepatah, ketika pohon semakin tinggi menjulang, maka semakin besar juga angin yang menerpa. Itulah yang dialami Abramovich bersama Chelsea.

Ketika Chelsea yang dibangunnya sejak 2003 menjadi klub terbaik, masalah pelik mulai menerpa. Kali ini problem hadir dari luar lapangan.

Roman Abramovich ikut dikaitkan dalam penyerangan Rusia ke Ukraina. Hal itu tak terlepas dari kedekatan Abramovich dengan presiden Rusia, Vladimir Putin.

Desakan untuk menjual Chelsea pun mulai terdengar. Bahkan, pemerintah Inggris dikabarkan sudah menyusun sanksi untuk Chelsea jika tetap dikuasai Abramovich.

Jalan kesatria pun diambil Abramovich. Ia memilih menjual Chelsea setelah sebelumnya menarik diri dari manajemen The Blues.

"Saya ingin menyampaikan spekulasi di media selama beberapa hari terakhir sehubungan dengan kepemilikan saya atas Chelsea FC. Saya selalu mengambil keputusan dengan mengutamakan kepentingan Klub," ungkap Abramovich.

"Dalam situasi saat ini, saya mengambil keputusan untuk menjual klub karena yakin itu demi kepentingan Chelsea, suporter, karyawan, sponsor, dan mitra," papar Abramovich.

"Penjualan ini tidak akan dipercepat, tetapi akan mengikuti proses yang semestinya. Saya tidak akan meminta pinjaman apa pun untuk dilunasi."

Menurut kabar yang berkembang, Abramovich menyewa pialang dari Amerika untuk mencari pembeli Chelsea. Hebatnya, Abramovich akan menyumbangkan hasil bersih dari penjualan Chelsea untuk korban perang Ukraina. Selain itu, ia juga berperan aktif dalam perdamaian kedua kubu.

Kecintaan Abramovich kepada Chelsea semakin terlihat usai tidak mau menerima 1,5 miliar pounds yang merupakan utang klub kepadanya. Abramovich sadar, ia hanya akan menjadi benalu jika bertahan lebih lama.

Namun, perasaan tidak bisa dibohongi. Dari lubuk hatinya yang terdalam, Abramovich menegaskan jika berpisah adalah jalan yang menyakitkan.

"Tolong ketahuilah ini adalah keputusan yang sangat sulit dan menyakitkan untuk berpisah dengan Chelsea melalui cara ini. Namun, saya yakin ini demi kepentingan terbaik Chelsea," jelas Abramovich.

"Saya berharap dapat mengunjungi Stamford Bridge untuk terakhir kalinya dan mengucapkan selamat tinggal kepada Anda semua secara langsung. Merupakan hak istimewa seumur hidup untuk menjadi bagian Chelsea dan saya bangga atas semua pencapaian bersama. Chelsea dan para pendukungnya akan selalu berada di hati saya."

Kini, kebersamaan Roman Abramovich bersama Chelsea hanya tinggal menghitung hari hingga pemilik baru tiba. Namun, Abramovich akan tetap dikenang sebagai pemilik terbaik The Blues yang bikin banyak suporter lain iri.

Chelsea Breaking News Roman abramovich

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Sports
Link Streaming MLBB Asian Games 2026: Timnas Indonesia vs Malaysia, Live Gratis di YouTube
Link streaming MLBB Indonesia vs Malaysia di Asian Games 2026 tersedia di sini. Simak jadwal, cara menonton, dan live pertandingan Indonesia vs Malaysia, gratis di YouTube.
Johan Kristiandi - Selasa, 29 September 2026
Link Streaming MLBB Asian Games 2026: Timnas Indonesia vs Malaysia, Live Gratis di YouTube
Timnas
Update Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup Usai Indonesia Ditahan Malaysia: Begini Peluang Garuda ke Final
Update klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 usai Indonesia vs Malaysia 0-0. Simak posisi Garuda, hitung-hitungan lolos ke final, dan laga penentu!
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Update Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup Usai Indonesia Ditahan Malaysia: Begini Peluang Garuda ke Final
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Jepang Comeback Lawan Venezuela, Uruguay Bantai Korea Selatan
Hasil pertandingan Jepang vs Venezuela dan Uruguay vs Korea Selatan. Jepang comeback 2-1, sementara Uruguay menang telak 4-1 atas Korea Selatan.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Hasil Pertandingan: Jepang Comeback Lawan Venezuela, Uruguay Bantai Korea Selatan
Italia
Milan dan Inter Rebutan Striker Cagliari, Satu Tim Kini Lebih Unggul
Inter Milan dan AC Milan berebut striker muda Cagliari, Paul Mendy. Inter disebut lebih unggul, tetapi Cagliari belum berniat melepas sang striker.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Milan dan Inter Rebutan Striker Cagliari, Satu Tim Kini Lebih Unggul
Liga Indonesia
Sandy Walsh Punya Kabar Baik untuk Persib
Sandy Walsh membawa kabar baik untuk Persib Bandung. Bek Timnas Indonesia itu mulai kembali berlatih di lapangan setelah menjalani pemulihan cedera.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Sandy Walsh Punya Kabar Baik untuk Persib
Timnas
Link Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia: Live Gratis di Youtube
FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia vs Malaysia, Senin (28/9), SUGBK, Jakarta, kick off pukul 19.30 WIB, Live Indosiar, Rans Entertainment, dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Link Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia: Live Gratis di Youtube
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Korea Selatan vs Uruguay, Live Sebentar Lagi di Sini!
Korea Selatan vs Uruguay berlangsung malam ini. Simak cara menonton, link streaming, jadwal, dan live score Korea Selatan vs Uruguay di sini!
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Korea Selatan vs Uruguay, Live Sebentar Lagi di Sini!
Timnas
Timnas Indonesia vs Malaysia, John Herdman Ajak Suporter Jaga Keangkeran GBK
John Herdman mengajak suporter Timnas Indonesia menciptakan atmosfer SUGBK yang intimidatif saat menghadapi Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Timnas Indonesia vs Malaysia, John Herdman Ajak Suporter Jaga Keangkeran GBK
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Venezuela, Live Sebentar Lagi di Sini!
Cara menonton Jepang vs Venezuela, lengkap dengan jadwal, link streaming, dan live score. Saksikan laga Jepang vs Venezuela hari ini, Senin (28/9).
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Venezuela, Live Sebentar Lagi di Sini!
Timnas
Ditantang Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Tetap Tenang
John Herdman meminta suporter Timnas Indonesia tetap realistis soal target juara FIFA ASEAN Cup 2026 karena membangun tim juara membutuhkan proses.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Ditantang Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Tetap Tenang
Bagikan